Bandingkan jurusan
Manajemen Konstruksi vs Teknik Sipil vs Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung
Taruh 2–3 pilihan berdampingan, lalu putuskan dengan jujur mana yang paling cocok.
| Aspek | Manajemen Konstruksi | Teknik Sipil | Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung |
|---|---|---|---|
| Jenjang & rumpun | D4 · Saintek | S1 · Saintek | D4 · Saintek |
| Tentang | Program sarjana terapan yang menyiapkan manajer proyek konstruksi yang mengatur biaya, waktu, mutu, dan keselamatan. | Jurusan ini tentang merancang dan membangun infrastruktur, dari gedung, jalan, dan jembatan sampai bendungan dan sistem air. | Program sarjana terapan yang menyiapkan ahli perancangan dan pelaksanaan konstruksi gedung, dari rumah sampai gedung bertingkat. |
| Cocok kalau kamu… | suka mengatur dan memimpin, tertarik pada proyek konstruksi | kagum melihat gedung tinggi atau jembatan besar, suka fisika dan hitungan yang ada wujud nyatanya | kagum pada gedung tinggi, suka menggambar teknik |
| Karir populer | Project Engineer, Quantity Surveyor, Site Engineer | Civil Engineer, Site Engineer, Structural Engineer | Site Engineer, Structural Engineer, Quantity Surveyor |
| Subtes kunci | Pengetahuan KuantitatifPenalaran UmumPenalaran Matematika | Pengetahuan KuantitatifPenalaran MatematikaPenalaran Umum | Pengetahuan KuantitatifPenalaran MatematikaPenalaran Umum |
| Jumlah kampus | 5 kampus | 61 kampus | 9 kampus |
| Skor minimum | 452–579median 499 | 385–722median 580 | 474–575median 500 |
| Tingkat persaingan | berdasarkan median skor | berdasarkan median skor | berdasarkan median skor |
| Keketatan (median) | 116,7%1.312 peminat SNBT | 15,1%36.217 peminat SNBT | 11,7%2.963 peminat SNBT |
| Gaji awal | Rp 5,5–7 jt | Rp 5,6–6,8 jt | Rp 5,5–6,8 jt |
Kesimpulan Skully: Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung paling ketat di antara pilihanmu, sedangkan Teknik Sipil paling banyak pilihan kampusnya.
Latihan subtes kuncinya