Bandingkan jurusan
Studi Pembangunan vs Ekonomi Pembangunan vs Perencanaan Wilayah dan Kota
Taruh 2–3 pilihan berdampingan, lalu putuskan dengan jujur mana yang paling cocok.
| Aspek | Studi Pembangunan | Ekonomi Pembangunan | Perencanaan Wilayah dan Kota |
|---|---|---|---|
| Jenjang & rumpun | S1 · Soshum | S1 · Soshum | S1 · Saintek |
| Tentang | Jurusan ini mempelajari pembangunan dari sisi teknologi, ekonomi, dan sosial. | Jurusan ini tentang ekonomi sebuah negara atau daerah, mulai dari pertumbuhan, kemiskinan, inflasi, sampai kebijakan untuk memperbaikinya. | Jurusan ini tentang merencanakan kota dan wilayah supaya nyaman ditinggali, dari tata ruang dan transportasi sampai perumahan dan lingkungan. |
| Cocok kalau kamu… | peduli pembangunan, suka teknologi dan sosial | penasaran kenapa harga naik atau kenapa ada kemiskinan, suka membaca berita ekonomi dan kebijakan | gemas melihat macet atau kota yang semrawut, suka peta dan membayangkan kota masa depan |
| Karir populer | Perencana Pembangunan, Researcher, Consultant | Financial Analyst, Data Analyst, Researcher Ekonomi | Urban Planner, ASN Perencana, Konsultan Tata Ruang |
| Subtes kunci | Penalaran UmumPengetahuan Kuantitatif | Pengetahuan KuantitatifPenalaran MatematikaPenalaran Umum | Pengetahuan KuantitatifPenalaran UmumPemahaman Bacaan dan Menulis |
| Jumlah kampus | 1 kampus | 48 kampus | 26 kampus |
| Skor minimum | 585–585median 585 | 355–682median 560 | 358–730median 591 |
| Tingkat persaingan | berdasarkan median skor | berdasarkan median skor | berdasarkan median skor |
| Keketatan (median) | 14,4%374 peminat SNBT | 31,1%16.696 peminat SNBT | 23,6%6.450 peminat SNBT |
| Gaji awal | Rp 4–6 jt | Rp 5–6 jt | Rp 2,8–4,2 jt |
Kesimpulan Skully: Studi Pembangunan paling ketat di antara pilihanmu, sedangkan Ekonomi Pembangunan paling banyak pilihan kampusnya.
Latihan subtes kuncinya