Bandingkan jurusan
Teknologi Rekayasa Elektro-Medis vs Teknik Elektronika vs Teknik Biomedis
Taruh 2–3 pilihan berdampingan, lalu putuskan dengan jujur mana yang paling cocok.
| Aspek | Teknologi Rekayasa Elektro-Medis | Teknik Elektronika | Teknik Biomedis |
|---|---|---|---|
| Jenjang & rumpun | D4 · Saintek | D4 · Saintek | S1 · Saintek |
| Tentang | Program sarjana terapan yang menyiapkan teknisi alat kesehatan. | Program sarjana terapan yang menyiapkan ahli elektronika untuk merancang dan mengembangkan sistem elektronik, IoT, dan otomasi. | Jurusan ini menggabungkan teknik dan kedokteran untuk merancang alat medis, dari alat monitor pasien sampai pencitraan medis. |
| Cocok kalau kamu… | suka elektronika, tertarik kesehatan | suka merakit gadget dan robot, tertarik pada IoT dan otomasi | suka teknik dan juga dunia medis, penasaran cara alat rumah sakit bekerja |
| Karir populer | Teknisi Elektromedis, Technical Sales | Embedded / IoT Engineer, Electronics Technician, Electrical Engineer | Engineer Alat Medis, Electronics Technician, Quality Assurance Engineer |
| Subtes kunci | Pengetahuan KuantitatifPenalaran Matematika | Pengetahuan KuantitatifPenalaran MatematikaPenalaran Umum | Pengetahuan KuantitatifPenalaran MatematikaPenalaran Umum |
| Jumlah kampus | 1 kampus | 17 kampus | 7 kampus |
| Skor minimum | 497–497median 497 | 345–598median 519 | 500–717median 636 |
| Tingkat persaingan | berdasarkan median skor | berdasarkan median skor | berdasarkan median skor |
| Keketatan (median) | — | 11,1%5.712 peminat SNBT | 3,9%2.818 peminat SNBT |
| Gaji awal | Rp 3,5–4,8 jt | Rp 4–6,5 jt | Rp 4,8–6,3 jt |
Kesimpulan Skully: Teknik Biomedis paling ketat di antara pilihanmu, sedangkan Teknik Elektronika paling banyak pilihan kampusnya.
Latihan subtes kuncinya