Bandingkan jurusan
Teknologi Rekayasa Mekatronika vs Teknologi Rekayasa Otomasi vs Teknik Elektro
Taruh 2–3 pilihan berdampingan, lalu putuskan dengan jujur mana yang paling cocok.
| Aspek | Teknologi Rekayasa Mekatronika | Teknologi Rekayasa Otomasi | Teknik Elektro |
|---|---|---|---|
| Jenjang & rumpun | D4 · Saintek | D4 · Saintek | D4 · Saintek |
| Tentang | Program sarjana terapan yang menggabungkan mesin, elektronika, dan pemrograman untuk merancang robot dan mesin otomatis. | Program sarjana terapan yang menyiapkan ahli otomasi industri, dari PLC dan robot sampai sistem produksi pintar. | Program sarjana terapan yang menyiapkan ahli teknik elektro untuk sistem tenaga, otomasi industri, dan instalasi listrik skala besar. |
| Cocok kalau kamu… | suka membuat robot, senang mesin dan ngoding sekaligus | suka robot dan mesin otomatis, senang ngoding untuk menggerakkan alat | suka listrik dan otomasi industri, lebih senang praktik |
| Karir populer | Automation / Mechatronics Engineer, Maintenance Technician, Electrical Engineer | Automation Engineer, Electrical Engineer, Maintenance Technician | Electrical Engineer, Maintenance Technician, Project Engineer |
| Subtes kunci | Pengetahuan KuantitatifPenalaran MatematikaPenalaran Umum | Pengetahuan KuantitatifPenalaran MatematikaPenalaran Umum | Pengetahuan KuantitatifPenalaran MatematikaPenalaran Umum |
| Jumlah kampus | 7 kampus | 12 kampus | 4 kampus |
| Skor minimum | 455–540median 497 | 455–570median 510 | 516–695median 623 |
| Tingkat persaingan | berdasarkan median skor | berdasarkan median skor | berdasarkan median skor |
| Keketatan (median) | 89,1%656 peminat SNBT | 12,4%4.041 peminat SNBT | 3%4.276 peminat SNBT |
| Gaji awal | Rp 4–6,5 jt | Rp 4–6,5 jt | Rp 4–7 jt |
Kesimpulan Skully: Teknik Elektro paling ketat di antara pilihanmu, sedangkan Teknologi Rekayasa Otomasi paling banyak pilihan kampusnya.
Latihan subtes kuncinya