Budidaya Tanaman Perkebunan D3
Program ini menyiapkan tenaga teknis perkebunan yang terampil membudidayakan sawit, karet, kopi, kakao, dan teh.
Cocok buatmu?
Ambil Budidaya Tanaman Perkebunan kalau kamu…
ingin cepat bekerja di perkebunan
suka praktik lapangan
siap ditempatkan di daerah
tahan bekerja di luar ruangan
Kurang cocok kalau kamu tidak mau ditempatkan di daerah terpencil
Belajar apa
Yang kamu pelajari di Budidaya Tanaman Perkebunan
Banyak praktik di kebun. Kamu belajar pembibitan, pemupukan, pengendalian hama, dan panen, lalu magang di perusahaan perkebunan.
Tahun 1
- Dasar Budidaya Tanaman
- Biologi
- Ilmu Tanah
- Pengantar Perkebunan
Tahun 2
- Pembibitan
- Pemupukan
- Hama dan Penyakit
- Budidaya Kelapa Sawit
Tahun 3
- Budidaya Karet dan Kopi
- Panen dan Pascapanen
- Praktik Kerja Lapangan
- Tugas Akhir
Contoh mata kuliah umum, bukan kurikulum resmi kampus tertentu.
Skill yang kamu dapat
Mitos
Lulusan D3 sulit naik jabatan.
Fakta
Banyak yang naik menjadi asisten kebun setelah berpengalaman.
Prospek karir
Lulusannya kerja di mana?
Kisaran gaji per bulan dari iklan lowongan di JobStreet (25–75% tengah, semua level pengalaman, data November 2026). Lulusan baru biasanya mulai di bagian bawah kisaran.
-
Mandor / Asisten Kebun
PerkebunanRp 4,2–5,4 jt / bulan
-
Teknisi Kebun
PerkebunanRp 3,1–3,9 jt / bulan
Acuan: peran serupa di JobStreet, Field Officer -
Wirausaha Perkebunan
Usaha sendiriData gaji belum tersedia
Langkah berikutnya
Mau masuk Budidaya Tanaman Perkebunan? Cek dulu skormu.
Tryout gratis Skuling pakai penilaian IRT, mirip UTBK aslinya.
Kampus & skor
Kampus yang punya Budidaya Tanaman Perkebunan D3
Kuota, peminat, dan keketatan dari SNPMB (jalur SNBT). Skor minimum dari data tryout Skuling 2026; zona aman = skor minimum + margin. Skor adalah estimasi, bukan passing grade resmi.
| Kampus | Skor min. 2026 | Kuota 2026 | Peminat 2025 | Keketatan | Peluangmu |
|---|---|---|---|---|---|
| 530aman ≥ 560 | 27 | 426 | 6,3%1 dari 16 | Isi skor | |
| 490aman ≥ 520 | 51 | 169 | 32%1 dari 3 | Isi skor | |
| 463aman ≥ 493 | 100 | 203 | 50,7%1 dari 2 | Isi skor | |
| 461aman ≥ 491 | — | — | — | Isi skor | |
| 440aman ≥ 470 | 34 | 55 | 67,3%1 dari 1 | Isi skor | |
| 421aman ≥ 451 | — | — | — | Isi skor | |
| 410aman ≥ 440 | 35 | 3 | 1.866,7%1 dari 1 | Isi skor |
Cek peluang
Seberapa dekat kamu ke kursi impian?
Masukkan skor tryout terakhirmu, pilih kampus, dan lihat jaraknya ke zona aman.
Budidaya Tanaman Perkebunan · Universitas Tanjungpura
Peluangmu saat ini
Isi skor tryout terakhirmu untuk melihat label peluang dan berapa poin lagi menuju zona aman.
Estimasi dari data tryout Skuling, bukan passing grade resmi.
Jurusan serupa
Pilihan lain yang mirip
Kejar Mimpi Masuk PTN dengan Skuling.
Mulai dari subtes yang paling menentukan buat Budidaya Tanaman Perkebunan. Cuma 5 soal, gratis, langsung ada pembahasannya.
Latihan 5 soal gratis
Pertanyaan soal Budidaya Tanaman Perkebunan
Bisa lanjut D4?
Bisa, lewat program alih jenjang.
Kerja di mana?
Perusahaan perkebunan sawit, karet, teh, kopi, dan kakao.
Berapa skor UTBK untuk masuk Budidaya Tanaman Perkebunan?
Tergantung kampusnya. Berdasarkan data tryout Skuling 2026, skor minimum Budidaya Tanaman Perkebunan berkisar 410 sampai 530, dengan median 461. Yang tertinggi di UNTAN (530), yang terendah di UNIPA (410). Angka ini estimasi, bukan passing grade resmi.
Berapa gaji lulusan Budidaya Tanaman Perkebunan?
Gaji awal lulusan Budidaya Tanaman Perkebunan diperkirakan sekitar Rp 3,1–4,2 jt per bulan, dihitung dari kisaran bawah gaji di iklan lowongan JobStreet untuk profesi seperti Mandor / Asisten Kebun, Teknisi Kebun. Angka sebenarnya bergantung pada kota, perusahaan, dan pengalaman.
Kampus mana saja yang punya jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan?
Ada 7 kampus di data Skuling, antara lain UNTAN, POLIJE, POLINELA, POLITANI PAYAKUMBUH, Politani Samarinda, Politani Pangkep, dan lainnya. Lihat tabel di halaman ini untuk daftar lengkap.
Budidaya Tanaman Perkebunan di kampus mana yang paling ketat?
Berdasarkan data SNPMB 2025 jalur SNBT, yang paling ketat adalah UNTAN (6,3%, 426 peminat), POLIJE (32%, 169 peminat), POLINELA (50,7%, 203 peminat). Keketatan = daya tampung ÷ jumlah peminat.