Farmasi D3
Program ini menyiapkan tenaga teknis kefarmasian yang membantu pelayanan obat di apotek, rumah sakit, dan industri farmasi.
Cocok buatmu?
Ambil Farmasi kalau kamu…
tertarik pada obat dan kesehatan
teliti menimbang dan mencatat
ingin cepat bekerja di bidang kesehatan
ramah melayani pasien
Kurang cocok kalau kamu tidak suka praktikum dan hafalan nama obat
Belajar apa
Yang kamu pelajari di Farmasi
Banyak praktikum meracik dan mengelola obat. Kamu belajar farmakologi dasar, farmasetika, dan manajemen apotek, lalu praktik di apotek dan rumah sakit.
Tahun 1
- Kimia Dasar
- Anatomi Fisiologi
- Farmasetika Dasar
- Botani Farmasi
Tahun 2
- Farmakologi
- Kimia Farmasi
- Teknologi Sediaan
- Farmakognosi
Tahun 3
- Manajemen Farmasi
- Undang-Undang Kefarmasian
- Praktik Kerja Lapangan
- Tugas Akhir
Contoh mata kuliah umum, bukan kurikulum resmi kampus tertentu.
Skill yang kamu dapat
Mitos
Lulusan D3 Farmasi sama dengan apoteker.
Fakta
Lulusan D3 adalah tenaga teknis kefarmasian. Apoteker harus S1 Farmasi dan profesi apoteker.
Prospek karir
Lulusannya kerja di mana?
Kisaran gaji per bulan dari iklan lowongan di JobStreet (25–75% tengah, semua level pengalaman, data November 2026). Lulusan baru biasanya mulai di bagian bawah kisaran.
-
Asisten Apoteker / Tenaga Teknis Kefarmasian
Apotek, rumah sakitRp 2,9–3,2 jt / bulan
-
Staf Produksi Farmasi
Industri farmasiRp 2,8–5,4 jt / bulan
Acuan: peran serupa di JobStreet, Production Operator -
Medical Representative
Industri farmasiRp 4,3–5,7 jt / bulan
Langkah berikutnya
Mau masuk Farmasi? Cek dulu skormu.
Tryout gratis Skuling pakai penilaian IRT, mirip UTBK aslinya.
Kampus & skor
Kampus yang punya Farmasi D3
Kuota, peminat, dan keketatan dari SNPMB (jalur SNBT). Skor minimum dari data tryout Skuling 2026; zona aman = skor minimum + margin. Skor adalah estimasi, bukan passing grade resmi.
| Kampus | Skor min. 2026 | Kuota 2026 | Peminat 2025 | Keketatan | Peluangmu |
|---|---|---|---|---|---|
| 624aman ≥ 654 | 25 | 1.326 | 3,1%1 dari 32 | Isi skor | |
| 600aman ≥ 630 | 26 | 4.952 | 0,4%1 dari 227 | Isi skor | |
| 575aman ≥ 605 | 41 | 2.155 | 2,4%1 dari 42 | Isi skor | |
| 524aman ≥ 554 | 38 | 1.148 | 3,3%1 dari 30 | Isi skor | |
| 500aman ≥ 530 | 24 | 505 | 6,1%1 dari 16 | Isi skor | |
| 496aman ≥ 526 | — | — | — | Isi skor | |
| 450aman ≥ 480 | 47 | 1.761 | 2,6%1 dari 39 | Isi skor |
Cek peluang
Seberapa dekat kamu ke kursi impian?
Masukkan skor tryout terakhirmu, pilih kampus, dan lihat jaraknya ke zona aman.
Farmasi · Universitas Mulawarman
Peluangmu saat ini
Isi skor tryout terakhirmu untuk melihat label peluang dan berapa poin lagi menuju zona aman.
Estimasi dari data tryout Skuling, bukan passing grade resmi.
Jurusan serupa
Pilihan lain yang mirip
Kejar Mimpi Masuk PTN dengan Skuling.
Mulai dari subtes yang paling menentukan buat Farmasi. Cuma 5 soal, gratis, langsung ada pembahasannya.
Latihan 5 soal gratis
Pertanyaan soal Farmasi
Apa bedanya D3 Farmasi dan S1 Farmasi?
D3 menyiapkan tenaga teknis kefarmasian, S1 dilanjutkan profesi apoteker.
Lulusan D3 Farmasi kerja di mana?
Di apotek, rumah sakit, klinik, industri farmasi, dan distributor obat.
Berapa skor UTBK untuk masuk Farmasi?
Tergantung kampusnya. Berdasarkan data tryout Skuling 2026, skor minimum Farmasi berkisar 450 sampai 624, dengan median 524. Yang tertinggi di UNMUL (624), yang terendah di Unib (450). Angka ini estimasi, bukan passing grade resmi.
Berapa gaji lulusan Farmasi?
Gaji awal lulusan Farmasi diperkirakan sekitar Rp 2,8–4,3 jt per bulan, dihitung dari kisaran bawah gaji di iklan lowongan JobStreet untuk profesi seperti Asisten Apoteker / Tenaga Teknis Kefarmasian, Staf Produksi Farmasi, Medical Representative. Angka sebenarnya bergantung pada kota, perusahaan, dan pengalaman.
Kampus mana saja yang punya jurusan Farmasi?
Ada 7 kampus di data Skuling, antara lain UNMUL, UNS, UNTIDAR, UNG, Unsulbar, POLINELA, dan lainnya. Lihat tabel di halaman ini untuk daftar lengkap.
Farmasi di kampus mana yang paling ketat?
Berdasarkan data SNPMB 2025 jalur SNBT, yang paling ketat adalah UNS (0,4%, 4.952 peminat), UNTIDAR (2,4%, 2.155 peminat), Unib (2,6%, 1.761 peminat). Keketatan = daya tampung ÷ jumlah peminat.