Jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Jurusan ini menyiapkan ahli keselamatan dan kesehatan kerja yang mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja di berbagai industri.
Cocok buatmu?
Ambil Keselamatan dan Kesehatan Kerja kalau kamu…
peduli pada keselamatan orang
teliti melihat potensi bahaya
tegas dan berani mengingatkan
siap bekerja di lingkungan industri
Kurang cocok kalau kamu tidak mau bekerja di lingkungan industri
Belajar apa
Yang kamu pelajari di Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Kamu belajar identifikasi bahaya, higiene industri, ergonomi, epidemiologi kerja, dan sistem manajemen K3, dengan praktik di industri.
Tahun 1
- Pengantar K3
- Biologi
- Kimia Dasar
- Anatomi Fisiologi
Tahun 2
- Higiene Industri
- Toksikologi Industri
- Ergonomi
- Epidemiologi Kesehatan Kerja
Tahun 3
- Sistem Manajemen K3
- Analisis Risiko
- Keselamatan Proses
- Kesehatan Kerja
Tahun 4
- Audit K3
- Praktik Kerja Lapangan
- Seminar
- Skripsi
Contoh mata kuliah umum, bukan kurikulum resmi kampus tertentu.
Skill yang kamu dapat
Mitos
K3 hanya soal APD.
Fakta
K3 mencakup analisis risiko, kesehatan kerja, dan sistem manajemen.
Prospek karir
Lulusannya kerja di mana?
Kisaran gaji per bulan dari iklan lowongan di JobStreet (25–75% tengah, semua level pengalaman, data November 2026). Lulusan baru biasanya mulai di bagian bawah kisaran.
-
Safety Officer / HSE
Industri, tambangRp 6,3–7,1 jt / bulan
-
Ahli K3 Umum
PerusahaanRp 6,3–7,1 jt / bulan
Acuan: peran serupa di JobStreet, Safety Officer -
Konsultan K3
KonsultanRp 6,3–7,1 jt / bulan
Acuan: peran serupa di JobStreet, Safety Officer
Langkah berikutnya
Mau masuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja? Cek dulu skormu.
Tryout gratis Skuling pakai penilaian IRT, mirip UTBK aslinya.
Kampus & skor
Kampus yang punya Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Kuota, peminat, dan keketatan dari SNPMB (jalur SNBT). Skor minimum dari data tryout Skuling 2026; zona aman = skor minimum + margin. Skor adalah estimasi, bukan passing grade resmi.
| Kampus | Skor min. 2026 | Kuota 2026 | Peminat 2025 | Keketatan | Peluangmu |
|---|---|---|---|---|---|
| 693aman ≥ 723 | 27 | 1.287 | 2,1%1 dari 48 | Isi skor | |
| 580aman ≥ 610 | 41 | 2.565 | 1,4%1 dari 69 | Isi skor | |
| 488aman ≥ 518 | 12 | 45 | 28,9%1 dari 3 | Isi skor | |
| 420aman ≥ 450 | 48 | 304 | 13,5%1 dari 7 | Isi skor |
Cek peluang
Seberapa dekat kamu ke kursi impian?
Masukkan skor tryout terakhirmu, pilih kampus, dan lihat jaraknya ke zona aman.
Keselamatan dan Kesehatan Kerja · Universitas Indonesia
Peluangmu saat ini
Isi skor tryout terakhirmu untuk melihat label peluang dan berapa poin lagi menuju zona aman.
Estimasi dari data tryout Skuling, bukan passing grade resmi.
Jurusan serupa
Pilihan lain yang mirip
Kejar Mimpi Masuk PTN dengan Skuling.
Mulai dari subtes yang paling menentukan buat Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Cuma 5 soal, gratis, langsung ada pembahasannya.
Latihan 5 soal gratis
Pertanyaan soal Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Apa bedanya S1 K3 dan D4 K3?
S1 lebih banyak teori dan riset, D4 lebih terapan.
Perlu sertifikasi Ahli K3?
Banyak posisi meminta sertifikasi Ahli K3 Umum.
Berapa skor UTBK untuk masuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja?
Tergantung kampusnya. Berdasarkan data tryout Skuling 2026, skor minimum Keselamatan dan Kesehatan Kerja berkisar 420 sampai 693, dengan median 534. Yang tertinggi di UI (693), yang terendah di UTU (420). Angka ini estimasi, bukan passing grade resmi.
Berapa gaji lulusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja?
Gaji awal lulusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja diperkirakan sekitar Rp 6,3 jt per bulan, dihitung dari kisaran bawah gaji di iklan lowongan JobStreet untuk profesi seperti Safety Officer / HSE, Ahli K3 Umum, Konsultan K3. Angka sebenarnya bergantung pada kota, perusahaan, dan pengalaman.
Kampus mana saja yang punya jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja?
Ada 4 kampus di data Skuling, antara lain UI, UNDIP, Unpatti, UTU. Lihat tabel di halaman ini untuk daftar lengkap.
Keselamatan dan Kesehatan Kerja di kampus mana yang paling ketat?
Berdasarkan data SNPMB 2025 jalur SNBT, yang paling ketat adalah UNDIP (1,4%, 2.565 peminat), UI (2,1%, 1.287 peminat), UTU (13,5%, 304 peminat). Keketatan = daya tampung ÷ jumlah peminat.