Rumpun Saintek D4 (Sarjana Terapan) · 8 semester

Manajemen Rekayasa Konstruksi D4

Program sarjana terapan yang menyiapkan pengelola proyek konstruksi dengan dasar rekayasa sipil yang kuat.

Diperbarui November 2026 · Sumber: data tryout Skuling 2026, SNPMB, dan PDDikti

Cocok buatmu?

Ambil Manajemen Rekayasa Konstruksi kalau kamu…

  • suka mengatur proyek

  • tertarik pada konstruksi

  • teliti dengan angka

  • siap kerja lapangan

  • Kurang cocok kalau kamu tidak suka kerja lapangan

Belajar apa

Yang kamu pelajari di Manajemen Rekayasa Konstruksi

Kamu belajar struktur, metode konstruksi, estimasi biaya, penjadwalan, dan kontrak, dengan praktik software dan magang di proyek.

Tahun 1

  • Matematika Teknik
  • Gambar Teknik
  • Mekanika Teknik
  • Bahan Bangunan

Tahun 2

  • Struktur Beton
  • Metode Konstruksi
  • Ilmu Ukur Tanah
  • Estimasi Biaya

Tahun 3

  • Penjadwalan Proyek
  • Manajemen Kontrak
  • K3 Konstruksi
  • BIM

Tahun 4

  • Proyek Akhir
  • Magang Industri
  • Seminar
  • Tugas Akhir

Contoh mata kuliah umum, bukan kurikulum resmi kampus tertentu.

Skill yang kamu dapat

Manajemen proyekEstimasi biayaPenjadwalanMetode konstruksiManajemen kontrak

Mitos

Manajemen konstruksi cuma administrasi.

Fakta

Kamu juga menguasai teknik sipil untuk mengambil keputusan di lapangan.

Prospek karir

Lulusannya kerja di mana?

Kisaran gaji per bulan dari iklan lowongan di JobStreet (25–75% tengah, semua level pengalaman, data November 2026). Lulusan baru biasanya mulai di bagian bawah kisaran.

  • Project Engineer

    Kontraktor

    Rp 7–10 jt / bulan

  • Quantity Surveyor

    Kontraktor

    Rp 5,5–7,5 jt / bulan

  • Site Engineer

    Kontraktor

    Rp 5,6–7 jt / bulan

Mau lanjut S2?
Magister Manajemen Konstruksi

Langkah berikutnya

Mau masuk Manajemen Rekayasa Konstruksi? Cek dulu skormu.

Tryout gratis Skuling pakai penilaian IRT, mirip UTBK aslinya.

Ikut tryout gratis

Kampus & skor

Kampus yang punya Manajemen Rekayasa Konstruksi D4

Kuota, peminat, dan keketatan dari SNPMB (jalur SNBT). Skor minimum dari data tryout Skuling 2026; zona aman = skor minimum + margin. Skor adalah estimasi, bukan passing grade resmi.

Isi untuk melihat label Aman, Kompetitif, atau Ambisius.
KampusSkor min. 2026Kuota 2026 Peminat 2025 KeketatanPeluangmu
Politeknik Negeri Malang Kota Malang Akreditasi Unggul543aman ≥ 57359 508 10,4%1 dari 10Isi skor
Politeknik Negeri Padang Kota Padang Akreditasi B530aman ≥ 56023 279 8,2%1 dari 12Isi skor
Politeknik Negeri Medan Kota Medan Akreditasi Unggul525aman ≥ 55548 318 15,7%1 dari 6Isi skor

Cek peluang

Seberapa dekat kamu ke kursi impian?

Masukkan skor tryout terakhirmu, pilih kampus, dan lihat jaraknya ke zona aman.

Manajemen Rekayasa Konstruksi · Politeknik Negeri Malang

Peluangmu saat ini

Isi skor tryout terakhirmu untuk melihat label peluang dan berapa poin lagi menuju zona aman.

Estimasi dari data tryout Skuling, bukan passing grade resmi.

Kejar Mimpi Masuk PTN dengan Skuling.

Mulai dari subtes yang paling menentukan buat Manajemen Rekayasa Konstruksi. Cuma 5 soal, gratis, langsung ada pembahasannya.

Latihan 5 soal gratis

Pertanyaan soal Manajemen Rekayasa Konstruksi

Gelar lulusannya apa?

Sarjana Terapan Teknik.

Berapa skor UTBK untuk masuk Manajemen Rekayasa Konstruksi?

Tergantung kampusnya. Berdasarkan data tryout Skuling 2026, skor minimum Manajemen Rekayasa Konstruksi berkisar 525 sampai 543, dengan median 530. Yang tertinggi di POLINEMA (543), yang terendah di POLMED (525). Angka ini estimasi, bukan passing grade resmi.

Berapa gaji lulusan Manajemen Rekayasa Konstruksi?

Gaji awal lulusan Manajemen Rekayasa Konstruksi diperkirakan sekitar Rp 5,5–7 jt per bulan, dihitung dari kisaran bawah gaji di iklan lowongan JobStreet untuk profesi seperti Project Engineer, Quantity Surveyor, Site Engineer. Angka sebenarnya bergantung pada kota, perusahaan, dan pengalaman.

Kampus mana saja yang punya jurusan Manajemen Rekayasa Konstruksi?

Ada 3 kampus di data Skuling, antara lain POLINEMA, PNP, POLMED. Lihat tabel di halaman ini untuk daftar lengkap.

Manajemen Rekayasa Konstruksi di kampus mana yang paling ketat?

Berdasarkan data SNPMB 2025 jalur SNBT, yang paling ketat adalah PNP (8,2%, 279 peminat), POLINEMA (10,4%, 508 peminat), POLMED (15,7%, 318 peminat). Keketatan = daya tampung ÷ jumlah peminat.

Manajemen Rekayasa Konstruksi di kampus mana yang skornya paling terjangkau?

Dari data Skuling, skor minimum terendah ada di POLMED (525), PNP (530), POLINEMA (543). Cocok jadi pilihan cadangan kalau skor tryout-mu belum masuk zona aman kampus impian.