Jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
Jurusan ini menyiapkan guru olahraga yang mengajarkan aktivitas fisik, kesehatan, dan sportivitas kepada siswa.
Cocok buatmu?
Ambil Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi kalau kamu…
suka olahraga dan aktif bergerak
senang memimpin dan menyemangati orang
ingin jadi guru olahraga
peduli pada hidup sehat
Kurang cocok kalau kamu tidak suka aktivitas fisik
Belajar apa
Yang kamu pelajari di Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
Banyak praktik olahraga di lapangan, ditambah ilmu tubuh manusia, kesehatan, dan metode mengajar pendidikan jasmani.
Tahun 1
- Anatomi Manusia
- Pengantar Pendidikan
- Atletik
- Permainan Bola Besar
Tahun 2
- Fisiologi Olahraga
- Senam
- Renang
- Strategi Pembelajaran Penjas
Tahun 3
- Pendidikan Kesehatan
- Tes dan Pengukuran Olahraga
- Pertolongan Pertama Cedera
- Rekreasi
Tahun 4
- Praktik Pengalaman Lapangan
- Penelitian Pendidikan
- Seminar
- Skripsi
Contoh mata kuliah umum, bukan kurikulum resmi kampus tertentu.
Skill yang kamu dapat
Mitos
Kuliah PJKR cuma main olahraga.
Fakta
Ada juga anatomi, fisiologi, dan ilmu pendidikan yang harus dikuasai.
Prospek karir
Lulusannya kerja di mana?
Kisaran gaji per bulan dari iklan lowongan di JobStreet (25–75% tengah, semua level pengalaman, data November 2026). Lulusan baru biasanya mulai di bagian bawah kisaran.
-
Guru Pendidikan Jasmani
SekolahRp 2,5–4,7 jt / bulan
-
Pelatih Olahraga
Klub, sekolahRp 3,5–5,5 jt / bulan
Acuan: peran serupa di JobStreet, Personal Trainer -
Personal Trainer / Instruktur Kebugaran
Pusat kebugaranRp 3,5–5,5 jt / bulan
Langkah berikutnya
Mau masuk Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi? Cek dulu skormu.
Tryout gratis Skuling pakai penilaian IRT, mirip UTBK aslinya.
Kampus & skor
Kampus yang punya Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
Kuota, peminat, dan keketatan dari SNPMB (jalur SNBT). Skor minimum dari data tryout Skuling 2026; zona aman = skor minimum + margin. Skor adalah estimasi, bukan passing grade resmi.
Cek peluang
Seberapa dekat kamu ke kursi impian?
Masukkan skor tryout terakhirmu, pilih kampus, dan lihat jaraknya ke zona aman.
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi · Universitas Negeri Surabaya
Peluangmu saat ini
Isi skor tryout terakhirmu untuk melihat label peluang dan berapa poin lagi menuju zona aman.
Estimasi dari data tryout Skuling, bukan passing grade resmi.
Jurusan serupa
Pilihan lain yang mirip
Kejar Mimpi Masuk PTN dengan Skuling.
Mulai dari subtes yang paling menentukan buat Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi. Cuma 5 soal, gratis, langsung ada pembahasannya.
Latihan 5 soal gratis
Pertanyaan soal Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
Apa bedanya PJKR dan Kepelatihan Olahraga?
PJKR menyiapkan guru olahraga sekolah, Kepelatihan menyiapkan pelatih atlet.
Apakah harus atlet untuk masuk PJKR?
Tidak harus, tapi biasanya ada tes keterampilan atau kebugaran.
Berapa skor UTBK untuk masuk Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi?
Tergantung kampusnya. Berdasarkan data tryout Skuling 2026, skor minimum Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi berkisar 400 sampai 621, dengan median 550. Yang tertinggi di Unesa (621), yang terendah di UNMUS (400). Angka ini estimasi, bukan passing grade resmi.
Berapa gaji lulusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi?
Gaji awal lulusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi diperkirakan sekitar Rp 2,5–3,5 jt per bulan, dihitung dari kisaran bawah gaji di iklan lowongan JobStreet untuk profesi seperti Guru Pendidikan Jasmani, Pelatih Olahraga, Personal Trainer / Instruktur Kebugaran. Angka sebenarnya bergantung pada kota, perusahaan, dan pengalaman.
Kampus mana saja yang punya jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi?
Ada 25 kampus di data Skuling, antara lain Unesa, UNS, UPI, UHO, UNY, UNNES, dan lainnya. Lihat tabel di halaman ini untuk daftar lengkap.
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi di kampus mana yang paling ketat?
Berdasarkan data SNPMB 2025 jalur SNBT, yang paling ketat adalah UNY (7,2%, 837 peminat), UNS (8,8%, 548 peminat), UNNES (10,3%, 810 peminat). Keketatan = daya tampung ÷ jumlah peminat.