Jurusan Teknik Industri
Jurusan ini tentang membuat sistem kerja jadi lebih efisien, dari pabrik dan rantai pasok sampai layanan dan bisnis digital.
Cocok buatmu?
Ambil Teknik Industri kalau kamu…
gemas melihat antrean atau proses yang lambat
suka matematika yang dipakai untuk memecahkan masalah nyata
tertarik pada bisnis sekaligus teknologi
senang merapikan sistem dan membuat rencana
Kurang cocok kalau kamu ingin fokus mendalami satu mesin atau alat secara teknis
Belajar apa
Yang kamu pelajari di Teknik Industri
Gabungan teknik, matematika, dan manajemen. Kamu banyak belajar statistik, optimasi, dan analisis proses, lalu menerapkannya lewat studi kasus dan kerja praktik di industri.
Tahun 1
- Kalkulus
- Fisika Dasar
- Pengantar Teknik Industri
- Menggambar Teknik
Tahun 2
- Statistika Industri
- Penelitian Operasional
- Ergonomi
- Proses Manufaktur
Tahun 3
- Perencanaan dan Pengendalian Produksi
- Pengendalian Kualitas
- Manajemen Rantai Pasok
- Simulasi Sistem
Tahun 4
- Perancangan Tata Letak Fasilitas
- Analisis Keputusan
- Kerja Praktik
- Tugas Akhir
Contoh mata kuliah umum, bukan kurikulum resmi kampus tertentu.
Skill yang kamu dapat
Mitos
Teknik Industri itu teknik yang paling gampang.
Fakta
Banyak matematika terapan, statistik, dan pemodelan sistem yang cukup menantang.
Mitos
Lulusannya hanya bekerja di pabrik.
Fakta
Banyak juga di logistik, konsultan, perbankan, dan perusahaan teknologi.
Prospek karir
Lulusannya kerja di mana?
Kisaran gaji per bulan dari iklan lowongan di JobStreet (25–75% tengah, semua level pengalaman, data November 2026). Lulusan baru biasanya mulai di bagian bawah kisaran.
-
Production Supervisor
ManufakturRp 5,3–7,8 jt / bulan
-
Quality Assurance
Manufaktur, FMCGRp 6,3–9,3 jt / bulan
-
Business Analyst
Konsultan, teknologiRp 6–8,5 jt / bulan
-
Logistics / Supply Chain Officer
Logistik, e-commerceRp 5,6–8,6 jt / bulan
-
Data Analyst
Semua industriRp 5–7,9 jt / bulan
Langkah berikutnya
Mau masuk Teknik Industri? Cek dulu skormu.
Tryout gratis Skuling pakai penilaian IRT, mirip UTBK aslinya.
Kampus & skor
Kampus yang punya Teknik Industri
Kuota, peminat, dan keketatan dari SNPMB (jalur SNBT). Skor minimum dari data tryout Skuling 2026; zona aman = skor minimum + margin. Skor adalah estimasi, bukan passing grade resmi.
Cek peluang
Seberapa dekat kamu ke kursi impian?
Masukkan skor tryout terakhirmu, pilih kampus, dan lihat jaraknya ke zona aman.
Teknik Industri · Universitas Gadjah Mada
Peluangmu saat ini
Isi skor tryout terakhirmu untuk melihat label peluang dan berapa poin lagi menuju zona aman.
Estimasi dari data tryout Skuling, bukan passing grade resmi.
Jurusan serupa
Pilihan lain yang mirip
Dari blog Skuling
Baca lebih lanjut soal Teknik Industri
Kejar Mimpi Masuk PTN dengan Skuling.
Mulai dari subtes yang paling menentukan buat Teknik Industri. Cuma 5 soal, gratis, langsung ada pembahasannya.
Latihan 5 soal gratis
Pertanyaan soal Teknik Industri
Apa bedanya Teknik Industri dan Manajemen?
Teknik Industri memakai pendekatan teknik dan matematika untuk merancang sistem, Manajemen fokus pada pengelolaan organisasi.
Apakah Teknik Industri butuh jago fisika?
Fisika dipakai di awal, tapi yang paling banyak dipakai adalah matematika, statistik, dan logika sistem.
Berapa skor UTBK untuk masuk Teknik Industri?
Tergantung kampusnya. Berdasarkan data tryout Skuling 2026, skor minimum Teknik Industri berkisar 448 sampai 738, dengan median 606. Yang tertinggi di UGM (738), yang terendah di UNG (448). Angka ini estimasi, bukan passing grade resmi.
Berapa gaji lulusan Teknik Industri?
Gaji awal lulusan Teknik Industri diperkirakan sekitar Rp 5,3–6,3 jt per bulan, dihitung dari kisaran bawah gaji di iklan lowongan JobStreet untuk profesi seperti Production Supervisor, Quality Assurance, Business Analyst. Angka sebenarnya bergantung pada kota, perusahaan, dan pengalaman.
Kampus mana saja yang punya jurusan Teknik Industri?
Ada 41 kampus di data Skuling, antara lain UGM, ITB, UI, UNAIR, UNDIP, ITS, dan lainnya. Lihat tabel di halaman ini untuk daftar lengkap.
Teknik Industri di kampus mana yang paling ketat?
Berdasarkan data SNPMB 2025 jalur SNBT, yang paling ketat adalah UGM (2,2%, 1.613 peminat), UNS (2,9%, 1.366 peminat), UNY (2,9%, 1.223 peminat). Keketatan = daya tampung ÷ jumlah peminat.