Teknik Konstruksi Sipil D3
Program ini menyiapkan teknisi konstruksi yang terampil menggambar, mengukur, dan mengawasi pembangunan gedung dan infrastruktur.
Cocok buatmu?
Ambil Teknik Konstruksi Sipil kalau kamu…
suka proyek pembangunan
lebih senang praktik di lapangan
teliti menggambar dan menghitung
ingin cepat bekerja
Kurang cocok kalau kamu tidak mau bekerja di proyek lapangan
Belajar apa
Yang kamu pelajari di Teknik Konstruksi Sipil
Fokus pada pelaksanaan proyek. Kamu berlatih gambar konstruksi, pengujian material, dan perhitungan biaya, lalu magang di proyek.
Tahun 1
- Matematika Teknik
- Menggambar Konstruksi
- Ilmu Ukur Tanah
- Teknologi Bahan
Tahun 2
- Mekanika Teknik
- Konstruksi Beton
- Konstruksi Kayu dan Baja
- Gambar CAD
Tahun 3
- Rencana Anggaran Biaya
- Pelaksanaan Konstruksi
- Praktik Kerja Lapangan
- Tugas Akhir
Contoh mata kuliah umum, bukan kurikulum resmi kampus tertentu.
Skill yang kamu dapat
Mitos
D3 konstruksi tidak bisa naik jabatan.
Fakta
Dengan pengalaman dan sertifikasi, lulusan bisa menjadi pengawas dan manajer lapangan.
Prospek karir
Lulusannya kerja di mana?
Kisaran gaji per bulan dari iklan lowongan di JobStreet (25–75% tengah, semua level pengalaman, data November 2026). Lulusan baru biasanya mulai di bagian bawah kisaran.
-
Pelaksana Lapangan
KontraktorRp 3,9–5,5 jt / bulan
Acuan: peran serupa di JobStreet, Field Supervisor -
Drafter
Konsultan, kontraktorData gaji belum tersedia
-
Surveyor
KonstruksiRp 3,2–5,3 jt / bulan
-
Quantity Surveyor
KontraktorRp 5,5–7,5 jt / bulan
Langkah berikutnya
Mau masuk Teknik Konstruksi Sipil? Cek dulu skormu.
Tryout gratis Skuling pakai penilaian IRT, mirip UTBK aslinya.
Kampus & skor
Kampus yang punya Teknik Konstruksi Sipil D3
Kuota, peminat, dan keketatan dari SNPMB (jalur SNBT). Skor minimum dari data tryout Skuling 2026; zona aman = skor minimum + margin. Skor adalah estimasi, bukan passing grade resmi.
| Kampus | Skor min. 2026 | Kuota 2026 | Peminat 2025 | Keketatan | Peluangmu |
|---|---|---|---|---|---|
| 561aman ≥ 591 | 48 | 2.051 | 2,3%1 dari 43 | Isi skor | |
| 522aman ≥ 552 | 21 | 747 | 4,3%1 dari 23 | Isi skor | |
| 517aman ≥ 547 | 45 | 1.414 | 3,3%1 dari 30 | Isi skor | |
| 445aman ≥ 475 | 43 | 1.482 | 3,4%1 dari 30 | Isi skor |
Cek peluang
Seberapa dekat kamu ke kursi impian?
Masukkan skor tryout terakhirmu, pilih kampus, dan lihat jaraknya ke zona aman.
Teknik Konstruksi Sipil · Politeknik Negeri Bandung
Peluangmu saat ini
Isi skor tryout terakhirmu untuk melihat label peluang dan berapa poin lagi menuju zona aman.
Estimasi dari data tryout Skuling, bukan passing grade resmi.
Jurusan serupa
Pilihan lain yang mirip
Kejar Mimpi Masuk PTN dengan Skuling.
Mulai dari subtes yang paling menentukan buat Teknik Konstruksi Sipil. Cuma 5 soal, gratis, langsung ada pembahasannya.
Latihan 5 soal gratis
Pertanyaan soal Teknik Konstruksi Sipil
Apa bedanya Teknik Konstruksi Sipil dan Teknik Sipil D3?
Isinya sangat mirip, perbedaan nama mengikuti kebijakan politeknik masing-masing.
Perlu sertifikat kompetensi?
Banyak proyek meminta sertifikat keahlian atau keterampilan konstruksi.
Berapa skor UTBK untuk masuk Teknik Konstruksi Sipil?
Tergantung kampusnya. Berdasarkan data tryout Skuling 2026, skor minimum Teknik Konstruksi Sipil berkisar 445 sampai 561, dengan median 520. Yang tertinggi di POLBAN (561), yang terendah di Polines (445). Angka ini estimasi, bukan passing grade resmi.
Berapa gaji lulusan Teknik Konstruksi Sipil?
Gaji awal lulusan Teknik Konstruksi Sipil diperkirakan sekitar Rp 3,2–5,5 jt per bulan, dihitung dari kisaran bawah gaji di iklan lowongan JobStreet untuk profesi seperti Pelaksana Lapangan, Surveyor, Quantity Surveyor. Angka sebenarnya bergantung pada kota, perusahaan, dan pengalaman.
Kampus mana saja yang punya jurusan Teknik Konstruksi Sipil?
Ada 4 kampus di data Skuling, antara lain POLBAN, PNUP, PNJ, Polines. Lihat tabel di halaman ini untuk daftar lengkap.
Teknik Konstruksi Sipil di kampus mana yang paling ketat?
Berdasarkan data SNPMB 2025 jalur SNBT, yang paling ketat adalah POLBAN (2,3%, 2.051 peminat), PNJ (3,3%, 1.414 peminat), Polines (3,4%, 1.482 peminat). Keketatan = daya tampung ÷ jumlah peminat.