Rumpun Saintek D4 (Sarjana Terapan) · 8 semester

Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol D4

Program sarjana terapan yang menyiapkan ahli instrumentasi dan kontrol untuk mengukur dan mengendalikan proses di pabrik, kilang, dan pembangkit.

Diperbarui November 2026 · Sumber: data tryout Skuling 2026, SNPMB, dan PDDikti

Cocok buatmu?

Ambil Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol kalau kamu…

  • suka mengukur dan mengatur sistem

  • tertarik bekerja di kilang atau pabrik

  • teliti dengan angka dan alat ukur

  • lebih suka praktik

  • Kurang cocok kalau kamu tidak suka elektronika dan fisika

Belajar apa

Yang kamu pelajari di Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol

Kamu belajar sensor, transmitter, kalibrasi, PLC, DCS, dan sistem kendali, dengan praktik laboratorium dan magang di industri proses.

Tahun 1

  • Matematika Teknik
  • Fisika Terapan
  • Rangkaian Listrik
  • Gambar Teknik

Tahun 2

  • Elektronika
  • Sensor dan Transduser
  • Pengukuran
  • Mikrokontroler

Tahun 3

  • Sistem Kendali
  • PLC
  • DCS
  • Kalibrasi Instrumen

Tahun 4

  • Instrumentasi Proses
  • Magang Industri
  • Seminar
  • Tugas Akhir

Contoh mata kuliah umum, bukan kurikulum resmi kampus tertentu.

Skill yang kamu dapat

Instrumentasi industriKalibrasiSistem kendaliPLC dan DCSSensor dan transmitterKeselamatan proses

Mitos

Instrumentasi itu sama dengan elektro.

Fakta

Instrumentasi fokus pada pengukuran dan kendali proses industri.

Prospek karir

Lulusannya kerja di mana?

Kisaran gaji per bulan dari iklan lowongan di JobStreet (25–75% tengah, semua level pengalaman, data November 2026). Lulusan baru biasanya mulai di bagian bawah kisaran.

  • Instrument Engineer

    Migas, petrokimia

    Rp 6,5–9,5 jt / bulan

    Acuan: peran serupa di JobStreet, Electrical Engineer
  • Electrical Engineer

    Industri

    Rp 6,5–9,5 jt / bulan

  • Maintenance Technician

    Pabrik, pembangkit

    Rp 4–5,8 jt / bulan

Mau lanjut S2?
Magister Terapan ElektroTeknik Fisika

Langkah berikutnya

Mau masuk Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol? Cek dulu skormu.

Tryout gratis Skuling pakai penilaian IRT, mirip UTBK aslinya.

Ikut tryout gratis

Kampus & skor

Kampus yang punya Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol D4

Kuota, peminat, dan keketatan dari SNPMB (jalur SNBT). Skor minimum dari data tryout Skuling 2026; zona aman = skor minimum + margin. Skor adalah estimasi, bukan passing grade resmi.

Isi untuk melihat label Aman, Kompetitif, atau Ambisius.
KampusSkor min. 2026Kuota 2026 Peminat 2025 KeketatanPeluangmu
Universitas Gadjah Mada Sleman Akreditasi Unggul686aman ≥ 71622 770 2,9%1 dari 35Isi skor
Universitas Airlangga Kota Surabaya Akreditasi Unggul645aman ≥ 67532 376 9,3%1 dari 11Isi skor
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Akreditasi Unggul630aman ≥ 66056 680 7,6%1 dari 13Isi skor
Universitas Sumatera Utara Kota Medan Akreditasi Terakreditasi557aman ≥ 58742 412 11,4%1 dari 9Isi skor
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya Kota Surabaya Akreditasi Terakreditasi Pertama533aman ≥ 56312 — —Isi skor
Politeknik Negeri Lhokseumawe Kota Lhokseumawe Akreditasi Baik Sekali505aman ≥ 53524 48 56,3%1 dari 2Isi skor
Politeknik Negeri Jakarta Kota Depok Akreditasi Unggul499aman ≥ 52924 333 7,2%1 dari 14Isi skor
Politeknik Negeri Indramayu Kabupaten Indramayu Akreditasi Baik493aman ≥ 52352 106 49,1%1 dari 2Isi skor

Cek peluang

Seberapa dekat kamu ke kursi impian?

Masukkan skor tryout terakhirmu, pilih kampus, dan lihat jaraknya ke zona aman.

Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol · Universitas Gadjah Mada

Peluangmu saat ini

Isi skor tryout terakhirmu untuk melihat label peluang dan berapa poin lagi menuju zona aman.

Estimasi dari data tryout Skuling, bukan passing grade resmi.

Kejar Mimpi Masuk PTN dengan Skuling.

Mulai dari subtes yang paling menentukan buat Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol. Cuma 5 soal, gratis, langsung ada pembahasannya.

Latihan 5 soal gratis

Pertanyaan soal Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol

Kerja di mana?

Migas, petrokimia, pembangkit, pabrik semen, dan perusahaan kalibrasi.

Gelar lulusannya apa?

Sarjana Terapan Teknik.

Berapa skor UTBK untuk masuk Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol?

Tergantung kampusnya. Berdasarkan data tryout Skuling 2026, skor minimum Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol berkisar 493 sampai 686, dengan median 545. Yang tertinggi di UGM (686), yang terendah di Polindra (493). Angka ini estimasi, bukan passing grade resmi.

Berapa gaji lulusan Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol?

Gaji awal lulusan Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol diperkirakan sekitar Rp 4–6,5 jt per bulan, dihitung dari kisaran bawah gaji di iklan lowongan JobStreet untuk profesi seperti Instrument Engineer, Electrical Engineer, Maintenance Technician. Angka sebenarnya bergantung pada kota, perusahaan, dan pengalaman.

Kampus mana saja yang punya jurusan Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol?

Ada 8 kampus di data Skuling, antara lain UGM, UNAIR, ITS, USU, PPNS, Poltek Lhokseumawe, dan lainnya. Lihat tabel di halaman ini untuk daftar lengkap.

Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol di kampus mana yang paling ketat?

Berdasarkan data SNPMB 2025 jalur SNBT, yang paling ketat adalah UGM (2,9%, 770 peminat), PNJ (7,2%, 333 peminat), ITS (7,6%, 680 peminat). Keketatan = daya tampung ÷ jumlah peminat.