Rumpun Saintek D4 (Sarjana Terapan) · 8 semester

Teknologi Rekayasa Metalurgi D4

Program sarjana terapan yang menyiapkan ahli proses pengolahan logam di smelter dan industri logam.

Diperbarui November 2026 · Sumber: data tryout Skuling 2026, SNPMB, dan PDDikti

Cocok buatmu?

Ambil Teknologi Rekayasa Metalurgi kalau kamu…

  • tertarik pada nikel dan baja

  • suka kimia dan fisika

  • siap bekerja di smelter

  • lebih suka praktik

  • Kurang cocok kalau kamu tidak suka lingkungan industri berat

Belajar apa

Yang kamu pelajari di Teknologi Rekayasa Metalurgi

Kamu belajar ekstraksi logam, peleburan, perlakuan panas, dan pengujian material, dengan praktik laboratorium dan magang di smelter.

Tahun 1

  • Matematika Teknik
  • Kimia Dasar
  • Fisika Terapan
  • Pengantar Metalurgi

Tahun 2

  • Mineralogi
  • Termodinamika Material
  • Pengujian Material
  • Kimia Analitik

Tahun 3

  • Ekstraksi Logam
  • Peleburan
  • Perlakuan Panas
  • Korosi

Tahun 4

  • Proyek Metalurgi
  • Magang Industri
  • Seminar
  • Tugas Akhir

Contoh mata kuliah umum, bukan kurikulum resmi kampus tertentu.

Skill yang kamu dapat

Proses peleburanPengujian materialPerlakuan panasAnalisis kimia logamK3 industri

Mitos

Metalurgi industri yang meredup.

Fakta

Hilirisasi mineral membuat kebutuhan tenaga metalurgi meningkat.

Prospek karir

Lulusannya kerja di mana?

Kisaran gaji per bulan dari iklan lowongan di JobStreet (25–75% tengah, semua level pengalaman, data November 2026). Lulusan baru biasanya mulai di bagian bawah kisaran.

  • Process Engineer Smelter

    Smelter nikel

    Data gaji belum tersedia

  • Laboratory Analyst

    Smelter

    Rp 4,5–5,7 jt / bulan

  • Production Supervisor

    Industri logam

    Rp 5,3–7,8 jt / bulan

Mau lanjut S2?
Magister Teknik Metalurgi

Langkah berikutnya

Mau masuk Teknologi Rekayasa Metalurgi? Cek dulu skormu.

Tryout gratis Skuling pakai penilaian IRT, mirip UTBK aslinya.

Ikut tryout gratis

Kampus & skor

Kampus yang punya Teknologi Rekayasa Metalurgi D4

Kuota, peminat, dan keketatan dari SNPMB (jalur SNBT). Skor minimum dari data tryout Skuling 2026; zona aman = skor minimum + margin. Skor adalah estimasi, bukan passing grade resmi.

Isi untuk melihat label Aman, Kompetitif, atau Ambisius.
KampusSkor min. 2026Kuota 2026 Peminat 2025 KeketatanPeluangmu
Politeknik Negeri Batam Kota Batam Akreditasi Terakreditasi553aman ≥ 58327 300 5%1 dari 20Isi skor
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya Kota Surabaya 533aman ≥ 563— — —Isi skor

Cek peluang

Seberapa dekat kamu ke kursi impian?

Masukkan skor tryout terakhirmu, pilih kampus, dan lihat jaraknya ke zona aman.

Teknologi Rekayasa Metalurgi · Politeknik Negeri Batam

Peluangmu saat ini

Isi skor tryout terakhirmu untuk melihat label peluang dan berapa poin lagi menuju zona aman.

Estimasi dari data tryout Skuling, bukan passing grade resmi.

Kejar Mimpi Masuk PTN dengan Skuling.

Mulai dari subtes yang paling menentukan buat Teknologi Rekayasa Metalurgi. Cuma 5 soal, gratis, langsung ada pembahasannya.

Latihan 5 soal gratis

Pertanyaan soal Teknologi Rekayasa Metalurgi

Gelar lulusannya apa?

Sarjana Terapan Teknik.

Berapa skor UTBK untuk masuk Teknologi Rekayasa Metalurgi?

Tergantung kampusnya. Berdasarkan data tryout Skuling 2026, skor minimum Teknologi Rekayasa Metalurgi berkisar 533 sampai 553, dengan median 543. Yang tertinggi di POLIBATAM (553), yang terendah di PPNS (533). Angka ini estimasi, bukan passing grade resmi.

Berapa gaji lulusan Teknologi Rekayasa Metalurgi?

Gaji awal lulusan Teknologi Rekayasa Metalurgi diperkirakan sekitar Rp 4,5–5,3 jt per bulan, dihitung dari kisaran bawah gaji di iklan lowongan JobStreet untuk profesi seperti Laboratory Analyst, Production Supervisor. Angka sebenarnya bergantung pada kota, perusahaan, dan pengalaman.

Kampus mana saja yang punya jurusan Teknologi Rekayasa Metalurgi?

Ada 2 kampus di data Skuling, antara lain POLIBATAM, PPNS. Lihat tabel di halaman ini untuk daftar lengkap.