Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi D4
Program sarjana terapan yang menyiapkan ahli operasi dan pemeliharaan pembangkit listrik, dari PLTU dan PLTA sampai energi terbarukan.
Cocok buatmu?
Ambil Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi kalau kamu…
penasaran cara listrik dihasilkan
suka mesin dan energi
siap kerja shift di pembangkit
lebih suka praktik
Kurang cocok kalau kamu tidak suka bekerja di lingkungan industri
Belajar apa
Yang kamu pelajari di Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi
Kamu belajar termodinamika, turbin, boiler, generator, dan sistem kontrol pembangkit, dengan praktik dan magang di pembangkit listrik.
Tahun 1
- Matematika Teknik
- Fisika Terapan
- Gambar Teknik
- Dasar Konversi Energi
Tahun 2
- Termodinamika
- Mekanika Fluida
- Mesin Listrik
- Perpindahan Panas
Tahun 3
- Turbin dan Boiler
- Sistem Kontrol Pembangkit
- Pemeliharaan Pembangkit
- Energi Terbarukan
Tahun 4
- Manajemen Operasi Pembangkit
- Magang Industri
- Seminar
- Tugas Akhir
Contoh mata kuliah umum, bukan kurikulum resmi kampus tertentu.
Skill yang kamu dapat
Mitos
Pembangkit akan tutup semua.
Fakta
Transisi energi justru membutuhkan ahli pembangkit konvensional dan terbarukan.
Prospek karir
Lulusannya kerja di mana?
Kisaran gaji per bulan dari iklan lowongan di JobStreet (25–75% tengah, semua level pengalaman, data November 2026). Lulusan baru biasanya mulai di bagian bawah kisaran.
-
Operator / Engineer Pembangkit
PLN, IPPRp 3,4–5,5 jt / bulan
Acuan: peran serupa di JobStreet, Operator -
Maintenance Technician
PembangkitRp 4–5,8 jt / bulan
-
Mechanical Engineer
EnergiRp 6,7–9,7 jt / bulan
Langkah berikutnya
Mau masuk Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi? Cek dulu skormu.
Tryout gratis Skuling pakai penilaian IRT, mirip UTBK aslinya.
Kampus & skor
Kampus yang punya Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi D4
Kuota, peminat, dan keketatan dari SNPMB (jalur SNBT). Skor minimum dari data tryout Skuling 2026; zona aman = skor minimum + margin. Skor adalah estimasi, bukan passing grade resmi.
Cek peluang
Seberapa dekat kamu ke kursi impian?
Masukkan skor tryout terakhirmu, pilih kampus, dan lihat jaraknya ke zona aman.
Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi · Universitas Negeri Malang
Peluangmu saat ini
Isi skor tryout terakhirmu untuk melihat label peluang dan berapa poin lagi menuju zona aman.
Estimasi dari data tryout Skuling, bukan passing grade resmi.
Jurusan serupa
Pilihan lain yang mirip
Kejar Mimpi Masuk PTN dengan Skuling.
Mulai dari subtes yang paling menentukan buat Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi. Cuma 5 soal, gratis, langsung ada pembahasannya.
Latihan 5 soal gratis
Pertanyaan soal Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi
Kerja di mana?
PLN, produsen listrik swasta, pabrik dengan pembangkit sendiri, dan EPC.
Gelar lulusannya apa?
Sarjana Terapan Teknik.
Berapa skor UTBK untuk masuk Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi?
Tergantung kampusnya. Berdasarkan data tryout Skuling 2026, skor minimum Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi berkisar 350 sampai 570, dengan median 519. Yang tertinggi di UM (570), yang terendah di Polines (350). Angka ini estimasi, bukan passing grade resmi.
Berapa gaji lulusan Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi?
Gaji awal lulusan Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi diperkirakan sekitar Rp 3,4–6,7 jt per bulan, dihitung dari kisaran bawah gaji di iklan lowongan JobStreet untuk profesi seperti Operator / Engineer Pembangkit, Maintenance Technician, Mechanical Engineer. Angka sebenarnya bergantung pada kota, perusahaan, dan pengalaman.
Kampus mana saja yang punya jurusan Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi?
Ada 10 kampus di data Skuling, antara lain UM, POLBAN, PENS, POLSRI, POLIBATAM, PNUP, dan lainnya. Lihat tabel di halaman ini untuk daftar lengkap.
Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi di kampus mana yang paling ketat?
Berdasarkan data SNPMB 2025 jalur SNBT, yang paling ketat adalah PNJ (5,9%, 513 peminat), Polines (6,8%, 486 peminat), POLBAN (9,1%, 526 peminat). Keketatan = daya tampung ÷ jumlah peminat.