Kamu tertarik menjadi seorang seniman? Atau ingin membangun karya di bidang animasi dan DKV? ISI Denpasar adalah salah satu pilihan kampus yang tepat! Yuk ketahui profil salah satu kampus seni di Bali ini secara lengkap dengan membaca artikel berikut ini:
Sejarah ISI Denpasar
Atas dasar kepedulian terhadap memudarnya seni kebudayaan Bali, para seniman dari tanah dewata ini kemudian mendirikan Akademi Seni Tari Indonesia pada tahun 1967. Sempat menjadi bagian dari ASTI Yogyakarta, ASTI Bali kemudian berevolusi menjadi perguruan tinggi mandiri dengan nama Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Denpasar pada tahun 1988.
Nama Sekolah Tinggi Seni Indonesia Denpasar kemudian berubah menjadi Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar pada tahun 2003 seiring dengan penggabungan perguruan tinggi ini dengan Program Studi Seni Rupa dan Desain (PSSRD) Universitas Udayana. Nama ISI Denpasar kemudian berubah lagi menjadi ISI Bali seiring dengan keluarnya peraturan presiden tahun 2025.
Fakultas dan Jurusan di ISI Denpasar
ISI Denpasar memiliki 2 fakultas dan 20 program studi untuk jenjang sarjana, yaitu:
1. Fakultas Seni Pertunjukan
Tari
Seni Karawitan
Pedalangan
Pendidikan Seni Pertunjukan
Musik
Teater
Bisnis Digital
Bahasa dan Kebudayaan Inggris
Tata Rias
2. Fakultas Seni Rupa dan Desain
Seni Murni
Kriya
Desain Interior
Desain Komunikasi Visual
Fotografi
Desain Mode
Produksi Film dan TV
Animasi
Desain Produk
Arsitektur
Selain program studi seni musik yang berakreditasi “Baik Sekali” seluruh program studi di atas sudah mengantongi akreditasi “A” atau “Unggul” dari BAN-PT.
Macam-macam Jalur Masuk ISI Denpasar
Secara garis besar, jalur masuk kampus seni terbaik di Bali ini sama seperti PTN lainnya, yaitu melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) dan Seleksi Mandiri. Hanya saja berbeda dengan kampus lainnya, jalur seleksi mandiri di kampus ISI Bali dikhususkan untuk calon mahasiswa yang berasal dari kalangan keluarga kurang mampu dan tidak menggunakan tes berbasis komputer.
Selain itu, ISI Bali juga mempublikasikan skema penilaian seleksi mandiri seperti berikut ini:
Seleksi Mandiri menggunakan skor UTBK SNBT : Penilaian 100% hanya menggunakan skor UTBK SNBT.
Seleksi Mandiri menggunakan Portofolio : Penilaian 20% berdasarkan nilai rapor, 20% berdasarkan Tes Kemampuan Akademik (TKA), dan 60% berdasarkan Portofolio yang dilampirkan.
Seleksi Mandiri tanpa Portofolio : Penilaian 50% dari TKA dan 50% dari rapor.
Oleh karena itu, kamu perlu mendapatkan skor UTBK SNBT dan TKA yang bagus sebelum mendaftar ke perguruan tinggi yang satu ini. Untungnya, aplikasi Skuling dirancang untuk membantu kamu meningkatkan kemampuan UTBK SNBT dan TKA sekaligus. Jadi, unduh aplikasi ini sekarang juga untuk mempersiapkan dua tes paling penting selama SMA ini sebelum terlambat.
Daftar Beasiswa di ISI Denpasar
Biaya pendidikan di ISI Bali berkisar antara Rp500.000 sampai Rp7.500.000 per semester belum termasuk IPI. Kampus ini juga menawarkan berbagai beasiswa dari banyak mitra, salah satunya adalah beasiswa dari Pemerintah Bali untuk warga yang tercatat sebagai penduduk asli Pulau Dewata ini. Kamu bisa mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai berbagai program menarik di ISI Bali dengan membuka Instagram kampus ini di ISI Bali.
Yuk, Belajar Bareng Skuling!
Kunci tempat kamu di salah satu kampus seni terbaik di Indonesia ini dengan belajar bersama Skuling! Kerjakan latihan soal UTBK dan tryout UTBK online di dalamnya supaya kamu bisa dapat skor UTBK tinggi dan masuk ke kampus ini melalui UTBK SNBT maupun melalui seleksi mandiri. Unduh aplikasi Skuling sekarang juga dan dapatkan berbagai manfaatnya!
