Siapa yang ingin kuliah di luar negeri? Hayok! Opsi kuliah di luar negeri kini banyak banget. Pertama, kamu bisa mengambil International Undergraduate Program (IUP). Selama kuliah di program ini, kamu akan diajar menggunakan Bahasa Inggris lisan maupun tulisan. Biasanya, di semester-semester akhir, kamu juga berkesempatan untuk kuliah selama 1 atau 2 tahun di perguruan tinggi mitra di luar negeri.
Tapi, masuk program IUP itu mahal. Kalau kamu mau program kuliah di luar negeri yang relatif lebih singkat dan terjangkau, kamu bisa mengambil program student exchange atau pertukaran pelajar. Program student exchange tidak hanya bermanfaat sebagai wadah pengembangan diri mahasiswa, tetapi juga menjadi event untuk memperkenalkan kampus-kampus di luar negeri kepada prospective student di Indonesia.
Berikut ini daftar 10 program pertukaran pelajar ke luar negeri yang bisa kamu ikuti:
10 Program Pertukaran Pelajar ke Luar Negeri
1. Global Undergraduate Exchange Program (UGRAD)
Rekomendasi program pertukaran mahasiswa yang pertama adalah program Global Undergraduate Exchange Program (UGRAD). Jika lolos seleksi Global UGRAD, maka kamu akan berkesempatan untuk kuliah di Amerika Serikat selama 1 semester penuh secara gratis.
Selain gratis biaya kuliah, kamu juga akan mendapatkan uang saku bulanan, free travel dari dan ke Amerika Serikat, asuransi, biaya buku dan lain sebagainya. Untuk informasi lebih lengkap mengenai Global UGRAD, kamu bisa mengunjungi website resminya.
2. Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI)
Masih dari Amerika Serikat, Young Southeast Asian Leaders Initiative atau YSEALI adalah program pertukaran mahasiswa singkat selama 5 minggu khusus untuk mahasiswa-mahasiswa tingkat sarjana yang memiliki minat di bidang kepimpinan, sumber daya alam, sipil (civic engagement), kewirausahaan, dan sosial.
Sama seperti Global UGRAD, selama 5 minggu kamu mengikuti program ini, pemerintah Amerika Serikat juga akan memfasilitasi diri kamu dengan gratis biaya transportasi dari dan ke Amerika Serikat, uang saku, biaya akomodasi dan lain lain sebagainya.
3. Japanese Language and Culture Studies Program (JLCSP)
Japanese Language and Culture Studies Program (JLCSP) adalah program pertukaran mahasiswa ke Jepang untuk mahasiswa Jurusan Bahasa atau Sastra Jepang di seluruh dunia. Program ini diselenggarakan oleh Hokkaido University dan bisa diikuti oleh mahasiswa dari perguruan tinggi di seluruh dunia yang memiliki kerjasama dengan kampus ini.
Berbeda dengan dua program exchange mahasiswa sebelumnya, untuk mengikuti JLCSP tidak gratis. Tapi, pihak Hokkaido University menerima mahasiswa dengan skema scholarship, seperti MEXT Scholarship atau JASSO Scholarship.
4. ASEAN International Mobility for Students (AIMS)
Sesuai dengan namanya, ASEAN International Mobility for Students (AIMS) adalah program pertukaran mahasiswa antar perguruan tinggi di 10 negara-negara Asia Tenggara. Sedikit berbeda dengan 3 program sebelumnya, untuk mengikuti AIMS ini, kamu harus berasal dari universitas yang sudah bekerja sama dengan AIMS dan belajar di perguruan tinggi anggota AIMS lainnya.
Selain itu, ada atau tidaknya fasilitas beasiswa untuk membiayai kamu selama exchange juga bervariasi tergantung kebijakan universitas asal (home university) dan universitas tujuan. Cek tautan ini untuk mengetahui apakah kampus kamu bekerja sama dengan AIMS atau tidak.
5. NTU Global Connect Program
NTU Global Connect Program adalah program pertukaran mahasiswa yang diselenggarakan oleh Nanyang Technological university (NTU). NTU Global Connect menyediakan fasilitas kuliah gratis di NTU selama 2-3 bulan untuk mahasiswa S1 maupun S2 dari seluruh dunia. Selama mengikuti program, kamu akan mendapatkan uang saku sebanyak 5.000 SGD dan tempat tinggal di asrama NTU.
Program ini ditujukan untuk mahasiswa S1 dan S2 yang tertarik di bidang riset dan ingin menempuh pendidikan lanjutan di NTU. Jadi, manfaat dari program exchange yang diselenggarakan oleh NTU ini tidak hanya akan menambah pengalaman kamu belajar di luar negeri, tapi juga memperkenalkan kamu ke berbagai fasilitas pembelajaran dan riset yang tersedia di kampus tersebut.
Adapun beberapa dokumen yang harus kamu persiapkan antara lain, fotokopi paspor, motivation letter, surat keterangan kesanggupan finansial, transkrip kuliah dan lain sebagainya.
6. Erasmus+
Kamu ingin kuliah di Eropa? Maka, ikutilah program exchange Erasmus+! Erasmus+ adalah program exchange yang berdurasi 5 sampai 30 hari (short term) hingga 12 bulan (long term). Hanya saja, untuk mengikuti program ini, kamu harus mendaftar melalui universitas tempat kamu belajar dan tidak semua universitas bekerja sama dengan Erasmus.
Tidak hanya itu, Erasmus+ juga tidak menawarkan opsi fully funded. Ini artinya, kamu harus membiayai biaya pendidikanmu sendiri atau mencari beasiswa dari universitas tujuan. Salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang bekerjasama dengan perguruan tinggi di luar negeri dan menawarkan beasiswa Erasmus+ adalah Institut Teknologi Bandung (ITB).
7. Canada-ASEAN Scholarships and Educational Exchanges for Development (SEED)
Canada-ASEAN Scholarships and Educational Exchanges for Development (SEED) adalah beasiswa exchange untuk kamu yang ingin belajar di Kanada. Beasiswa ini menawarkan bantuan pembiayaan sebesar $10,200 selama 4 bulan baik untuk mahasiswa S1 maupun S2. Hanya saja, untuk mendapatkan beasiswa ini, mahasiswa S1 wajib mendapatkan program exchange yang dilengkapi dengan fasilitas gratis biaya kuliah.
8. National Tsinghua Global Summer School
Dapatkan kesempatan belajar selama 11 hari di Taiwan dengan mengikuti program National Tsinghua Global Summer School. Summer school yang satu ini cocok untuk kamu yang berminat untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi-perguruan tinggi terkemuka di Tiongkok, Korea atau Jepang dan berminat di bidang teknologi ramah lingkungan.
Tapi, mengikuti program ini tidak gratis. Kamu harus membayar sekitar $1.500 belum termasuk biaya visa dan transportasi dari dan ke negara tujuan. Oleh karena itu, akan lebih banyak waktu dan persiapan yang kamu butuhkan jika ingin mengikuti program pertukaran mahasiswa yang satu ini.
9. ASEAN-Japan Youth Forum
ASEAN-Japan Youth Forum adalah program pertukaran pelajar ke Jepang yang diselenggarakan oleh ASEAN University Network (AUN). Program ini berlangsung dari Agustus sampai Desember dengan kegiatan yang dilaksanakan secara online dan offline. Dengan mengikuti ASEAN-Japan Youth Forum ini, kamu bisa belajar menyusun solusi untuk permasalahan sosial sekaligus mengunjungi salah satu negara ASEAN (yang terbaru adalah Filipina) dan Jepang.
Program ini gratis dari mulai transportasi dari Indonesia ke negara tujuan, transportasi dan akomodasi selama di negara tujuan dan gratis biaya makanan. Namun, tidak semua mahasiswa bisa mengikutinya. ASEAN-Youth Program hanya diperuntukkan untuk mahasiswa S1 yang berasal dari universitas-universitas yang telah “diundang”.
10. NUS Young Fellowship Programme
NUS Young Fellowship Programme adalah program exchange yang diselenggarakan oleh College of Design and Engineering dari National University of Singapore (NUS). Program ini berlangsung online dan offline selama 1 bulan penuh dari akhir Juni ke akhir Juli.
Selama mengikuti kegiatan exchange, peserta akan mendapatkan gratis biaya program, akomodasi (selama di Singapura) dan uang saku transportasi sebesar $600 per peserta. Tapi, NUS Young Fellowship Program ini hanya bisa diikuti oleh mahasiswa tahun ke-3 di perguruan tinggi mitra NUS dan memiliki pencapaian akademik yang baik.
Selain 10 program di atas, kamu juga bisa mengikuti berbagai program pertukaran pelajar yang diselenggarakan secara terbatas antara universitas-universitas di luar negeri dengan universitas di Indonesia. Untuk mengetahui program exchange terbatas ini dan menjadi mahasiswa aktif, kamu bisa mengunjungi kantor atau website international office kampus kamu, seperti Office of International Affairs (OIA) di UGM atau Direktorat Kemitraan ITB. Kamu juga bisa berkonsultasi dengan mereka saat memilih program exchange yang tepat untuk studi dan kondisi keuangan kamu.
Yuk, Belajar Lebih Banyak Bareng Skuling!
Salah satu manfaat dari menjadi mahasiswa PTN dan PTS terkemuka di Indonesia adalah kamu berkesempatan untuk mengetahui dan mengikuti banyak program pertukaran pelajar ke seluruh dunia. Sebab, seperti yang telah kamu ketahui di atas, banyak program exchange yang hanya bisa diikuti oleh mahasiswa dari perguruan tinggi tertentu.
Jadi, langkah pertama untuk ikut berbagai program exchange diatas adalah pastikan kamu lolos PTN favorit kamu terlebih dahulu. Gunakan website belajar UTBK Skuling untuk mengerjakan latihan soal UTBK dan tryout UTBK dan unlock berbagai kesempatan di dalam maupun luar negeri dengan masuk kampus-kampus terbaik di Indonesia!

