Untuk mengikuti perubahan zaman dan perkembangan teknologi terbaru, Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berulang kali mengubah sistem seleksi masuk perguruan tinggi. Dulu, pada generasi ayah dan ibu kamu, seleksi ini bisa jadi disebut dengan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN), pada masa penulis masuk kuliah, istilah yang digunakan adalah SNMPTN jalur undangan dan SBMPTN.
Lalu, kini yang akan kamu hadapi adalah UTBK SNBT. Apa sih UTBK SNBT itu dan apa bedanya dengan SBMPTN dulu? Simak selengkapnya di sini ya!
Apa Itu UTBK SNBT?
UTBK SNBT adalah singkatan dari ujian tertulis berbasis komputer – seleksi nasional berbasis tes untuk masuk perguruan tinggi negeri. Sama seperti UTBK sebelum-sebelumnya, seleksi ini juga diselenggarakan menggunakan komputer di lokasi-lokasi tertentu yang telah ditentukan oleh Kemendikbud.
Tujuan dari seleksi UTBK SNBT adalah untuk memungkinkan PTN memilih calon mahasiswa yang mampu menyelesaikan studinya tepat waktu dan memungkinkan calon mahasiswa untuk memilih perguruan tinggi di luar daerah dengan memilih lokasi tes yang sesuai.
Berbeda dengan SNBP atau SNMPTN, pemilihan calon mahasiswa untuk masuk PTN tertentu melalui UTBK SNBT dilakukan berdasarkan nilai tes dan bukan berdasarkan prestasi. Jadi, para siswa lulusan SMA atau sederajat yang belum lulus masuk PTN melalui SNBP, bisa masuk ke perguruan tinggi impian mereka melalui jalur ini.
Syarat dan Ketentuan
Syarat peserta
- Lulusan SMA sederajat tahun ajaran 2023, 2024, 2025. Jadi, tes ini bisa diikuti oleh kamu yang gap year.
- Lulusan program Kejar Paket C tahun ajaran 2023, 2024, 2025 dengan maksimal usia 25 tahun.
- Peserta tidak lulus SNBP pada tahun 2025 atau tahun-tahun sebelumnya.
Ketentuan umum
- Seleksi SNBT 2025 hanya berdasarkan nilai atau skor UTBK 2025 dengan ditambah portofolio bagi peserta yang mengambil jurusan seni dan/atau olahraga.
- Peserta hanya diperbolehkan untuk mengikuti UTBK SNBT 2025 sebanyak 1 kali.
- Hasil UTBK 2025 hanya bisa digunakan untuk masuk perguruan tinggi pada tahun 2025 saja.
Ketentuan pelaksanaan
- UTBK 2025 hanya dilaksanakan dalam 1 gelombang saja. Berbeda dari UTBK tahun-tahun sebelumnya, UTBK 2025 ini hanya akan dilaksanakan dalam 1 gelombang saja, yaitu selama 10 hari dari tanggal 23 April 2025 sampai 3 Mei 2025. Setiap harinya, akan ada 2 sesi tes, yaitu sesi pagi dan siang.
- Peserta bisa memilih maksimal 4 jurusan dengan ketentuan:
- Bebas memilih jurusan dan jenjang apapun jika hanya memilih 1 atau 2 jurusan.
- Kombinasi 2 prodi S1 dan 1 prodi vokasi (D1-D4), 1 prodi S1 dan 2 prodi vokasi, atau 3 prodi vokasi sekaligus dengan 1 diantaranya adalah jenjang D3 jika peserta memilih 3 jurusan.
- Kombinasi 2 prodi S1 dan 2 prodi vokasi (D1-D4) dengan 1 diantaranya adalah jenjang D3 atau kombinasi 3 prodi S1 dan 2 prodi vokasi (D1-D4) dengan 1 diantaranya adalah jenjang D3 jika peserta memilih 4 jurusan.
Prosedur Pendaftaran
Berikut ini cara daftar snbt 2025:
- Registrasi akun SNPMB di https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/. Biasanya, registrasi akun ini jadi satu dengan registrasi untuk akun SNBP. Jadi, pastikan pihak sekolah mendaftarkan dirimu ke akun ini ya.
- Login ke akun SNPMB kamu menggunakan email dan password. Lalu klik masuk.
- Pilih menu pendaftaran UTBK SNBT di kanan atas.
- Cek data pribadi kamu. Pastikan data tersebut benar.
- Isi data orang tua dengan baik dan benar.
- Jika kamu memiliki kebutuhan khusus, maka centang kolom kebutuhan khusus dan unggah surat keterangan kebutuhan khusus.
- Periksa kembali data kamu. Jika sudah benar, maka klik menu “Simpan Permanen” lalu klik “Ya, Simpan Permanen”.
- Pilih program studi sesuai ketentuan, lalu klik “Simpan dan Lanjutkan”.
- Unggah portofolio (jika masuk jurusan olahraga dan seni). Pada tahap ini, kamu bisa menggunakan portofolio yang sudah kamu unggah pada saat pendaftaran SNBP.
- Pilih pusat UTBK, lalu “Klik Simpan dan Lanjutkan”.
- Jika pilihan dan data sudah benar, klik “Ya, Simpan Permanen”.
- Klik tombol “Selanjutnya” dan unduh slip pembayaran. Lalu, bayar biaya pendaftaran UTBK SNBT dalam waktu yang telah ditentukan.
- Proses pendaftaran UTBK SNBT selesai dan kartu UTBK sudah bisa kamu unduh.
Waktu Pelaksanaan
Seperti yang telah dijelaskan di atas, UTBK SNBT 2025 ini akan dilaksanakan dalam 1 gelombang saja selama 10 hari, yaitu dari tanggal 23 April 2025 sampai tanggal 03 Mei 2025. Setiap hari akan dilaksanakan ujian dalam 2 sesi, yaitu sesi siang dan sesi pagi.
Adapun periode pendaftaran ujian masuk perguruan tinggi ini adalah dari tanggal 11-27 Maret 2025, sedangkan tanggal pengumuman hasil UTBK SNBT adalah pada tanggal 28 Mei 2025.
Sistem Penilaian SNBT 2025
Masih sama seperti UTBK periode sebelum-sebelumnya, sistem penilaian UTBK SNBT 2025 menggunakan sistem item response theory (IRT). Dalam sistem penilaian ini, tingkat kesulitan sebuah soal ditentukan berdasarkan jumlah peserta yang bisa menjawab soal tersebut dengan benar. Semakin banyak siswa yang menjawab dengan benar, semakin mudah pula soal tersebut, begitupun sebaliknya.
Pada edisi UTBK SNBT kali ini juga tidak ada nilai minus, sehingga kamu bisa menjawab soal dengan ngawur kali aja benar asalkan semua soal SNBT sudah terjawab saat waktu tes berakhir.
Materi yang Diujikan di SNBT 2025
UTBK SNBT kali ini juga tidak menggunakan tes kemampuan akademik (TKA) sebagai materi SNBT. Tapi, perlu diingat kalau skor UTBK SNBT ini bisa digunakan sebagai bahan seleksi mandiri di beberapa kampus yang mana tidak jarang kampus tersebut menjadikan satu atau dua mata pelajaran TKA sebagai tambahan materi ujian. Jadi meskipun tanpa TKA, tentu akan lebih baik jika kamu mempelajari mata pelajaran ini juga.
Berikut ini daftar materi SNBT 2025:
1. Tes potensi skolastik (TPS)
Tes potensi skolastik adalah tes yang bertujuan untuk mengukur kemampuan kognitif seseorang. Dalam tes UTBK, tes ini dibagi lagi menjadi:
- Kemampuan penalaran umum : 30 soal dalam waktu 30 menit.
- Kemampuan kuantitatif seperti deret bilangan, aljabar dan geometri : 15 soal dalam waktu 20 menit.
- Pengetahuan dan pemahaman umum : 15 soal dalam waktu 20 menit.
- Kemampuan memahami bacaan dan menulis : 20 soal dalam waktu 25 menit.
2. Tes literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
Tes ini digunakan untuk mengetahui kemampuan kamu dalam menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam konteks akademik. Tes ini penting, sebab mayoritas perguruan tinggi negeri di Indonesia menggunakan Bahasa Indonesia sebagai pengantar. Beberapa diantaranya juga menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dan bahasa yang digunakan dalam buku teks.
3. Penalaran Matematika
Hampir mirip dengan TPA bagian kuantitatif, tes penalaran matematika di desain khusus tidak hanya untuk menunjukkan kemampuan seseorang memahami ilmu yang satu ini, tetapi juga untuk menunjukkan kemampuan seseorang dalam menggunakannya di kehidupan sehari-hari.
Semua materi di atas bisa kamu pelajari dan uji di website belajar UTBK Skuling. Termasuk diantaranya juga materi-materi TKA yang biasa diujikan pada sesi UTBK, SBMPTN atau seleksi mandiri tahun-tahun sebelumnya.
Lolos SNBT Tanpa Bimbel, Bareng Skuling Pasti Bisa!
Sekali tepuk dua nyamuk kena, hanya dengan Skuling, kamu bisa belajar untuk UTBK dan seleksi mandiri sekaligus! Kerjakan ribuan latihan soal UTBK SNBT dan seleksi mandiri di Skuling Freestyle, ajak teman kamu balapan mengerjakan soal di Skuling Battle dan uji kemampuan kamu dengan paket tryout UTBK online di Skuling Tryout! Lengkap deh!
Mau kerjakan tryout SNBT dengan asyik? Buat akun Skuling kamu sekarang juga!

