Rumpun Soshum D4 (Sarjana Terapan) · 8 semester

Produksi Film dan Televisi D4

Program sarjana terapan yang menyiapkan kru produksi film dan televisi yang siap kerja di industri.

Diperbarui November 2026 · Sumber: data tryout Skuling 2026, SNPMB, dan PDDikti

Cocok buatmu?

Ambil Produksi Film dan Televisi kalau kamu…

  • suka membuat video

  • senang kerja tim

  • siap jadwal produksi padat

  • lebih suka praktik

  • Kurang cocok kalau kamu tidak tahan jam kerja panjang

Belajar apa

Yang kamu pelajari di Produksi Film dan Televisi

Hampir semua berbasis produksi. Kamu belajar kamera, tata suara, editing, penyutradaraan, dan manajemen produksi, lalu magang.

Tahun 1

  • Dasar Produksi
  • Fotografi
  • Menulis Naskah
  • Komputer Grafis

Tahun 2

  • Sinematografi
  • Tata Suara
  • Editing
  • Tata Cahaya

Tahun 3

  • Penyutradaraan
  • Produksi Televisi
  • Produksi Dokumenter
  • Manajemen Produksi

Tahun 4

  • Karya Akhir
  • Magang Industri
  • Seminar
  • Tugas Akhir

Contoh mata kuliah umum, bukan kurikulum resmi kampus tertentu.

Skill yang kamu dapat

SinematografiEditing videoTata suaraManajemen produksiPenyutradaraan

Mitos

Industri film sulit ditembus.

Fakta

Produksi konten digital membuka banyak lowongan kru.

Prospek karir

Lulusannya kerja di mana?

Kisaran gaji per bulan dari iklan lowongan di JobStreet (25–75% tengah, semua level pengalaman, data November 2026). Lulusan baru biasanya mulai di bagian bawah kisaran.

  • Video Editor

    Rumah produksi

    Rp 4–6 jt / bulan

  • Producer

    TV, OTT

    Rp 8,5–10 jt / bulan

  • Camera Operator / DOP

    Produksi

    Rp 3,5–6 jt / bulan

    Acuan: peran serupa di JobStreet, Videographer
Mau lanjut S2?
Magister Penciptaan Seni

Langkah berikutnya

Mau masuk Produksi Film dan Televisi? Cek dulu skormu.

Tryout gratis Skuling pakai penilaian IRT, mirip UTBK aslinya.

Ikut tryout gratis

Kampus & skor

Kampus yang punya Produksi Film dan Televisi D4

Kuota, peminat, dan keketatan dari SNPMB (jalur SNBT). Skor minimum dari data tryout Skuling 2026; zona aman = skor minimum + margin. Skor adalah estimasi, bukan passing grade resmi.

Isi untuk melihat label Aman, Kompetitif, atau Ambisius.
KampusSkor min. 2026Kuota 2026 Peminat 2025 KeketatanPeluangmu
Politeknik Negeri Media Kreatif Kota Jakarta Selatan Akreditasi Baik508aman ≥ 53848 203 23,7%1 dari 4Isi skor
Institut Seni Indonesia Yogyakarta Kabupaten Bantul 500aman ≥ 53014 389 3,6%1 dari 28Isi skor
Institut Seni Indonesia Bali Kota Denpasar Akreditasi Unggul498aman ≥ 52856 82 46,3%1 dari 2Isi skor

Cek peluang

Seberapa dekat kamu ke kursi impian?

Masukkan skor tryout terakhirmu, pilih kampus, dan lihat jaraknya ke zona aman.

Produksi Film dan Televisi · Politeknik Negeri Media Kreatif

Peluangmu saat ini

Isi skor tryout terakhirmu untuk melihat label peluang dan berapa poin lagi menuju zona aman.

Estimasi dari data tryout Skuling, bukan passing grade resmi.

Kejar Mimpi Masuk PTN dengan Skuling.

Mulai dari subtes yang paling menentukan buat Produksi Film dan Televisi. Cuma 5 soal, gratis, langsung ada pembahasannya.

Latihan 5 soal gratis

Pertanyaan soal Produksi Film dan Televisi

Gelar lulusannya apa?

Sarjana Terapan Seni.

Berapa skor UTBK untuk masuk Produksi Film dan Televisi?

Tergantung kampusnya. Berdasarkan data tryout Skuling 2026, skor minimum Produksi Film dan Televisi berkisar 498 sampai 508, dengan median 500. Yang tertinggi di PoliMedia (508), yang terendah di ISI BALI (498). Angka ini estimasi, bukan passing grade resmi.

Berapa gaji lulusan Produksi Film dan Televisi?

Gaji awal lulusan Produksi Film dan Televisi diperkirakan sekitar Rp 3,5–8,5 jt per bulan, dihitung dari kisaran bawah gaji di iklan lowongan JobStreet untuk profesi seperti Video Editor, Producer, Camera Operator / DOP. Angka sebenarnya bergantung pada kota, perusahaan, dan pengalaman.

Kampus mana saja yang punya jurusan Produksi Film dan Televisi?

Ada 3 kampus di data Skuling, antara lain PoliMedia, ISI Yogyakarta, ISI BALI. Lihat tabel di halaman ini untuk daftar lengkap.

Produksi Film dan Televisi di kampus mana yang paling ketat?

Berdasarkan data SNPMB 2025 jalur SNBT, yang paling ketat adalah ISI Yogyakarta (3,6%, 389 peminat), PoliMedia (23,7%, 203 peminat), ISI BALI (46,3%, 82 peminat). Keketatan = daya tampung ÷ jumlah peminat.

Produksi Film dan Televisi di kampus mana yang skornya paling terjangkau?

Dari data Skuling, skor minimum terendah ada di ISI BALI (498), ISI Yogyakarta (500), PoliMedia (508). Cocok jadi pilihan cadangan kalau skor tryout-mu belum masuk zona aman kampus impian.