Table of Contents

Persiapan Kuliah

Cara Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat, Agar Tidak Menyesal

Table of Contents

Jurusan kuliah berperan penting dalam menentukan banyak aspek kehidupan seseorang di masa depan. Tidak hanya pekerjaan, jurusan kuliah tertentu bahkan bisa menentukan siapa jodoh kamu di masa depan. Oleh karena itu, menentukan jurusan kuliah yang tepat itu menjadi sangat penting. 

Lalu, gimana caranya? Yuk ketahui cara menentukan jurusan kuliah berikut ini:

1. Kenali Minat dan Passion

Mengerjakan apapun itu akan jauh lebih mudah dan nikmat kalau kamu memang tertarik untuk mengerjakannya. Jadi, langkah pertama cara menentukan jurusan kuliah adalah cari tahu terlebih dahulu mata pelajaran apa saja yang kamu minati dan kenapa. 

Contoh, kamu suka mata pelajaran seni, khususnya menggambar. Hal ini karena menurut kamu, menggambar adalah salah satu cara menyampaikan isi hati dengan tanpa emosi. Nah, kemudian kamu bisa turunkan jurusan-jurusan apa saja yang terkait dengan kegiatan menggambar. Misalnya, Seni Rupa Murni, Desain Komunikasi Visual (DKV), Teknik Arsitektur. 

Jangan hanya satu mata pelajaran atau minat. Buatlah daftar yang setidaknya berisi 3 minat, termasuk jika mata pelajaran yang kamu minati menuntutmu untuk lintas jurusan kuliah. Misalnya, menggambar, coding dan menulis. Lalu, kembangkan jurusan di masing-masing minat tersebut. Tujuannya adalah supaya kamu bisa lebih mudah mengeliminasi jurusan-jurusan tersebut berdasarkan faktor-faktor lain yang akan dibahas di bawah. 

2. Pahami Bakat dan Potensi

Selain minat, bakat juga penting banget, lho. Kamu bisa tanya ke diri sendiri: “Apa aku punya kemampuan yang sesuai sama jurusan ini?”. Misalnya, kamu pintar menggambar tapi payah di Matematika dan Fisika, sementara Jurusan Teknik Arsitektur di kampus incaran cukup banyak mengandung Matematika dan Fisika. Maka, kamu bisa menghapus Jurusan Teknik Arsitektur sebagai jurusan pilihan atau masih pilih Teknik Arsitektur tapi di kampus lain yang kurikulumnya tidak menekankan Fisika dan Matematika. 

Tidak hanya dari raport! Untuk mengetahui minat dan bakat ini, kamu bisa mengevaluasi kembali kompetisi apa saja yang pernah kamu menangkan, meminta pendapat teman-teman kamu atau tanya guru BK secara langsung. Bahkan kalau perlu, ikuti tes minat dan bakat. 

3. Riset Jurusan

Hal yang nggak kalah penting dari memilih jurusan adalah melakukan riset. Berikut ini beberapa hal yang perlu kamu ketahui saat riset jurusan:

  • Kurikulum jurusan tersebut. Jurusan yang sama di PTN yang berbeda belum tentu menawarkan mata kuliah yang berbeda. Apalagi jika kamu ingin mata kuliah khusus, seperti magang atau Praktek Kerja Lapangan (PKL);
  • Peluang lolos di SNBP dan UTBK SNBT. Cari tahu berapa jumlah peminatnya, peluang lolosnya dan kalau bisa rata-rata skor UTBK-SNBT yang diterima. Tujuannya adalah supaya kamu nggak salah masuk jurusan hanya karena peluang lolosnya lebih besar atau salah pilih jurusan karena ternyata terlalu banyak peminatnya;
  • Biaya. Beda kampus beda biaya pendidikan. Jurusan yang sama tapi beda jenjang, juga akan beda biaya pendidikan. Contohnya, biaya pendidikan D3 Keperawatan tentu akan berbeda dengan S1 Keperawatan. Padahal, lulus sama-sama jadi Perawat. Jadi, jangan lupa cek biaya pendidikan jurusan incaran kamu terlebih dahulu ya.

Nah, untuk hal nomor 2 di atas, kamu bisa menggunakan fitur campus success probability yang ada di Skuling. Caranya mudah, cukup langganan Skuling Pro dan masukkan kampus serta pilihan jurusan kamu. Sistem akan secara otomatis mengecek potensi kelulusan kamu di kampus tersebut berdasarkan nilai-nilai yang kamu kumpulkan di Skuling Freestyle dan Skuling Try Out.

4. Peluang Kerja

Hal lain yang perlu kamu pertimbangkan saat memilih jurusan adalah peluang kerja lulusan jurusan tersebut setelah lulus. Biasanya, pihak universitas akan menjabarkan potensi peluang kerja ini di website masing-masing jurusan. Tapi, akan lebih baik juga kalau kamu cek dari sumber lain yang lebih elaboratif, seperti di YouTube atau di Blog Skuling. 

Tapi ingat, lulus jurusan tertentu belum tentu akan bekerja di bidang yang sama. Banyak loh, orang yang bekerja di bidang berbeda dibandingkan dengan jurusan kuliahnya dulu, and it’s fine

5. Diskusi dengan Orang yang Berpengalaman

Kadang, perspektif orang lain bisa bantu kamu melihat pilihan lebih jelas. Cobalah untuk ngobrol sama orang tua, kakak kelas, guru BK, atau bahkan alumni dari jurusan yang kamu incar. Mereka biasanya punya insight soal apa saja tantangan dan peluang di jurusan tersebut. 

Untuk kamu yang ingin kuliah S1 di luar negeri, kamu juga bisa bertanya ke student advisor yang disediakan oleh perguruan tinggi terkait atau tanya agen, seperti IDP atau SUN Education. Biasanya, mereka  bisa memberikan gambaran mengenai jurusan-jurusan di PTN-PTN luar negeri, termasuk bagaimana cara hidup mandiri di negara tersebut. 

6. Ikuti Program Pre University

Tips memilih jurusan kuliah yang ke-6 adalah mengikuti program pre-university  atau yang serupa. Saat ini, beberapa PTN juga sudah membuka kelas pre-university online untuk beberapa jurusan dan mata kuliah dengan biaya yang terjangkau. Kamu juga bisa menggunakan kelas pre-university ini untuk “menjajal” metode dan iklim perkuliahan di kampus tersebut sebelum memulai semester baru. 

Ibaratnya, kalau ikut study trip bisa mengetahui fasilitas fisik kampus terkait, ikut program pre university atau seminar di kampus tersebut bisa membuatmu tahu iklim non-fisik di kampus terkait. Mulai dari cara dosen mengajar, hingga kualitas siswa dan siswi yang masuk ke PTN tersebut. 

7. Pertimbangkan Faktor Eksternal

Selain minat dan bakat, kamu juga perlu mikirin faktor lain kayak lokasi kampus, dan dukungan dari keluarga. Hal ini khususnya jika kamu ingin magang atau PKL, kamu bisa sesuaikan pilihan jurusan dan kampus dengan lokasi kampus tersebut. Misalnya, kamu ingin magang di Kantor Jasa Akuntan (KJA), maka pilihlah Jurusan Akuntansi di kampus-kampus yang terletak di kota-kota yang cukup besar supaya bisa lebih mudah cari tempat magang. 

Pastikan semuanya realistis dan sesuai sama kemampuanmu! Jangan sampai, kamu terlalu memaksakan masuk kampus yang jauh banget dari rumah, tetapi malah bikin beban biaya jadi berat.

Yuk, Belajar Bareng Skuling!

Apapun jurusannya, Skuling Platform-nya!
Kriikk.. Krikk…krikk… Daripada bosen belajar sendirian di rumah, yuk nge-Skuling aja yuk! Di Skuling, kamu bisa memilih kampus dan jurusan pilihan di Campus Success Probability, mengerjakan latihan soal UTBK dan tryout UTBK online sebanyak mungkin dan tentunya cari teman baru dari seluruh Indonesia? Gimana caranya? Unduh dulu aplikasinya sekarang!