Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan D4
Program sarjana terapan yang menyiapkan ahli perancangan, pelaksanaan, dan pemeliharaan jalan dan jembatan.
Cocok buatmu?
Ambil Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan kalau kamu…
kagum pada jalan tol dan jembatan besar
suka menggambar teknik
siap bekerja di lapangan proyek
lebih suka praktik
Kurang cocok kalau kamu tidak mau bekerja di lapangan
Belajar apa
Yang kamu pelajari di Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan
Banyak praktik laboratorium bahan, survei, dan proyek desain. Kamu belajar perkerasan jalan, struktur jembatan, dan manajemen proyek, lalu magang di proyek.
Tahun 1
- Matematika Teknik
- Gambar Teknik
- Mekanika Teknik
- Ilmu Ukur Tanah
Tahun 2
- Teknologi Bahan
- Mekanika Tanah
- Rekayasa Lalu Lintas
- Hidrologi
Tahun 3
- Perkerasan Jalan
- Struktur Jembatan
- Geometrik Jalan
- Estimasi Biaya
Tahun 4
- Manajemen Proyek
- Magang Industri
- Seminar
- Tugas Akhir
Contoh mata kuliah umum, bukan kurikulum resmi kampus tertentu.
Skill yang kamu dapat
Mitos
D4 sipil kalah dari S1.
Fakta
Lulusan D4 bergelar sarjana terapan dan kuat di pelaksanaan proyek.
Prospek karir
Lulusannya kerja di mana?
Kisaran gaji per bulan dari iklan lowongan di JobStreet (25–75% tengah, semua level pengalaman, data November 2026). Lulusan baru biasanya mulai di bagian bawah kisaran.
-
Site Engineer
KontraktorRp 5,6–7 jt / bulan
-
Civil Engineer
KonsultanRp 6–7,5 jt / bulan
-
Quantity Surveyor
KontraktorRp 5,5–7,5 jt / bulan
-
Surveyor
ProyekRp 3,2–5,3 jt / bulan
Langkah berikutnya
Mau masuk Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan? Cek dulu skormu.
Tryout gratis Skuling pakai penilaian IRT, mirip UTBK aslinya.
Kampus & skor
Kampus yang punya Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan D4
Kuota, peminat, dan keketatan dari SNPMB (jalur SNBT). Skor minimum dari data tryout Skuling 2026; zona aman = skor minimum + margin. Skor adalah estimasi, bukan passing grade resmi.
Cek peluang
Seberapa dekat kamu ke kursi impian?
Masukkan skor tryout terakhirmu, pilih kampus, dan lihat jaraknya ke zona aman.
Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan · Politeknik Negeri Bandung
Peluangmu saat ini
Isi skor tryout terakhirmu untuk melihat label peluang dan berapa poin lagi menuju zona aman.
Estimasi dari data tryout Skuling, bukan passing grade resmi.
Jurusan serupa
Pilihan lain yang mirip
Kejar Mimpi Masuk PTN dengan Skuling.
Mulai dari subtes yang paling menentukan buat Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan. Cuma 5 soal, gratis, langsung ada pembahasannya.
Latihan 5 soal gratis
Pertanyaan soal Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan
Gelar lulusannya apa?
Sarjana Terapan Teknik.
Kerja di mana?
Kontraktor, konsultan, BUMN karya, dan dinas PU.
Berapa skor UTBK untuk masuk Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan?
Tergantung kampusnya. Berdasarkan data tryout Skuling 2026, skor minimum Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan berkisar 399 sampai 578, dengan median 492. Yang tertinggi di POLBAN (578), yang terendah di POLINEF (399). Angka ini estimasi, bukan passing grade resmi.
Berapa gaji lulusan Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan?
Gaji awal lulusan Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan diperkirakan sekitar Rp 5,5–6 jt per bulan, dihitung dari kisaran bawah gaji di iklan lowongan JobStreet untuk profesi seperti Site Engineer, Civil Engineer, Quantity Surveyor. Angka sebenarnya bergantung pada kota, perusahaan, dan pengalaman.
Kampus mana saja yang punya jurusan Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan?
Ada 23 kampus di data Skuling, antara lain POLBAN, POLSRI, PNP, POLMED, PNK, POLNES, dan lainnya. Lihat tabel di halaman ini untuk daftar lengkap.
Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan di kampus mana yang paling ketat?
Berdasarkan data SNPMB 2025 jalur SNBT, yang paling ketat adalah POLBAN (3,7%, 861 peminat), Polines (5,3%, 453 peminat), PNJ (6,5%, 464 peminat). Keketatan = daya tampung ÷ jumlah peminat.