Teknologi Rekayasa Pangan D4
Program sarjana terapan yang menyiapkan ahli proses produksi pangan untuk mengolah bahan menjadi produk yang aman dan bermutu.
Cocok buatmu?
Ambil Teknologi Rekayasa Pangan kalau kamu…
penasaran cara makanan diproduksi massal
suka kimia dan praktik
tertarik bekerja di pabrik makanan
teliti menjaga kebersihan dan mutu
Kurang cocok kalau kamu tidak suka praktikum
Belajar apa
Yang kamu pelajari di Teknologi Rekayasa Pangan
Kamu belajar teknologi proses pangan, mesin pengolahan, mutu dan keamanan pangan, dengan praktik di pilot plant dan magang industri.
Tahun 1
- Kimia Dasar
- Biologi
- Matematika
- Pengantar Teknologi Pangan
Tahun 2
- Kimia Pangan
- Mikrobiologi Pangan
- Satuan Operasi
- Mesin Pengolahan
Tahun 3
- Teknologi Proses Pangan
- HACCP
- Pengendalian Mutu
- Pengemasan
Tahun 4
- Pengembangan Produk
- Magang Industri
- Seminar
- Tugas Akhir
Contoh mata kuliah umum, bukan kurikulum resmi kampus tertentu.
Skill yang kamu dapat
Mitos
Teknologi pangan cuma memasak.
Fakta
Fokusnya pada proses industri, mesin, dan keamanan pangan.
Prospek karir
Lulusannya kerja di mana?
Kisaran gaji per bulan dari iklan lowongan di JobStreet (25–75% tengah, semua level pengalaman, data November 2026). Lulusan baru biasanya mulai di bagian bawah kisaran.
-
Production Supervisor
Pabrik panganRp 5,3–7,8 jt / bulan
-
Quality Control Inspector
Industri panganRp 5–5,6 jt / bulan
-
Laboratory Analyst
Lab panganRp 4,5–5,7 jt / bulan
Langkah berikutnya
Mau masuk Teknologi Rekayasa Pangan? Cek dulu skormu.
Tryout gratis Skuling pakai penilaian IRT, mirip UTBK aslinya.
Kampus & skor
Kampus yang punya Teknologi Rekayasa Pangan D4
Kuota, peminat, dan keketatan dari SNPMB (jalur SNBT). Skor minimum dari data tryout Skuling 2026; zona aman = skor minimum + margin. Skor adalah estimasi, bukan passing grade resmi.
| Kampus | Skor min. 2026 | Kuota 2026 | Peminat 2025 | Keketatan | Peluangmu |
|---|---|---|---|---|---|
| 575aman ≥ 605 | — | — | — | Isi skor | |
| 532aman ≥ 562 | 15 | — | — | Isi skor | |
| 515aman ≥ 545 | 52 | 270 | 23,3%1 dari 4 | Isi skor | |
| 478aman ≥ 508 | 42 | 79 | 51,9%1 dari 2 | Isi skor | |
| 457aman ≥ 487 | 16 | 13 | 130,8%1 dari 1 | Isi skor | |
| 452aman ≥ 482 | 18 | 25 | 108%1 dari 1 | Isi skor |
Cek peluang
Seberapa dekat kamu ke kursi impian?
Masukkan skor tryout terakhirmu, pilih kampus, dan lihat jaraknya ke zona aman.
Teknologi Rekayasa Pangan · Universitas Sebelas Maret
Peluangmu saat ini
Isi skor tryout terakhirmu untuk melihat label peluang dan berapa poin lagi menuju zona aman.
Estimasi dari data tryout Skuling, bukan passing grade resmi.
Jurusan serupa
Pilihan lain yang mirip
Kejar Mimpi Masuk PTN dengan Skuling.
Mulai dari subtes yang paling menentukan buat Teknologi Rekayasa Pangan. Cuma 5 soal, gratis, langsung ada pembahasannya.
Latihan 5 soal gratis
Pertanyaan soal Teknologi Rekayasa Pangan
Gelar lulusannya apa?
Sarjana Terapan Teknologi Pangan.
Apa itu HACCP?
Sistem pengendalian bahaya keamanan pangan di industri.
Berapa skor UTBK untuk masuk Teknologi Rekayasa Pangan?
Tergantung kampusnya. Berdasarkan data tryout Skuling 2026, skor minimum Teknologi Rekayasa Pangan berkisar 452 sampai 575, dengan median 497. Yang tertinggi di UNS (575), yang terendah di POLITANI KUPANG (452). Angka ini estimasi, bukan passing grade resmi.
Berapa gaji lulusan Teknologi Rekayasa Pangan?
Gaji awal lulusan Teknologi Rekayasa Pangan diperkirakan sekitar Rp 4,5–5,3 jt per bulan, dihitung dari kisaran bawah gaji di iklan lowongan JobStreet untuk profesi seperti Production Supervisor, Quality Control Inspector, Laboratory Analyst. Angka sebenarnya bergantung pada kota, perusahaan, dan pengalaman.
Kampus mana saja yang punya jurusan Teknologi Rekayasa Pangan?
Ada 6 kampus di data Skuling, antara lain UNS, POLSRI, POLIJE, POLITANI PAYAKUMBUH, Politani Samarinda, POLITANI KUPANG. Lihat tabel di halaman ini untuk daftar lengkap.
Teknologi Rekayasa Pangan di kampus mana yang paling ketat?
Berdasarkan data SNPMB 2025 jalur SNBT, yang paling ketat adalah POLIJE (23,3%, 270 peminat), POLITANI PAYAKUMBUH (51,9%, 79 peminat), POLITANI KUPANG (108%, 25 peminat). Keketatan = daya tampung ÷ jumlah peminat.