Kadang, karena satu dan lain hal, orang tidak bisa mengikuti sekolah formal sebagaimana rekan-rekan seusianya. Tapi, hal ini tidak seharusnya menjadi halangan untuk meraih mimpi. Sebab pemerintah sejak dulu sudah membuka program kesetaraan yang bernama program kejar paket, A, B dan C.
Program kejar paket A untuk yang belum lulus SD, kejar paket B untuk yang belum lulus SMP dan kejar paket C untuk yang belum lulus SMA. Berikut ini penjelasan lebih lengkapnya:
Apa Itu Lulusan Paket C?
Program kejar paket C adalah program pendidikan non formal setara SMA. Jadi, lulusan paket C adalah orang-orang yang mengikuti program ini karena tidak bisa mengikuti pendidikan formal atau tidak lulus SMA karena satu dan lain hal.
Berbeda dengan SMA, program kejar paket umumnya diselenggarakan oleh lembaga swasta dengan nama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Selain itu, jam belajar di sekolah ini juga fleksibel bisa online maupun Sabtu dan Minggu saja, sehingga cocok untuk orang yang sekolah sambil kerja.
Kelebihan Sekolah Paket C
1. Fleksibel
Seperti yang telah disebutkan di atas, program kejar paket C menawarkan jadwal belajar yang fleksibel sesuai dengan kebutuhan siswa. Siswa bisa memilih kelas malam, kelas weekend atau bahkan kelas online. Oleh karena itu, program ini cocok untuk diambil oleh siswa yang ingin belajar sambil kuliah.
2. Ijazah diakui
Lulusan paket C apakah bisa kuliah? Jawabannya adalah bisa. Kamu nggak perlu khawatir. Ijazah program kejar paket C itu diakui oleh pemerintah dan industri. Kamu tetap bisa menggunakan ijazah ini untuk melamar pekerjaan maupun mendaftar di perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Hanya saja memang, untuk mendaftar PTN menggunakan ijazah ini, kamu perlu mempersiapkan diri ikut UTBK terlebih dahulu dan atau mendaftar melalui jalur seleksi mandiri. Untungnya, saat ini sudah ada website belajar UTBK gratis yang bisa kamu manfaatkan untuk belajar di rumah.
3. Biaya terjangkau
Biaya kejar paket C sangat bervariasi tergantung pihak penyelenggara program. Di beberapa lembaga misalnya, biaya mengikuti program ini “hanya” sekitar Rp3.000.000, sehingga cocok untuk kamu yang ingin mendapatkan ijazah setara SMA tapi dengan menggunakan uang hasil jerih payah sendiri.
4. Variasi model pembelajaran
Jika di SMA, kamu perlu mengikuti kelas sehari-hari, di program paket C kamu bisa memilih program pembelajaran. Ada yang menawarkan kelas offline tapi di Sabtu Minggu saja, kelas online tapi setiap hari dan ada juga yang menawarkan sistem pembelajaran mandiri. Tapi ingat, program ini tetap memiliki sistem ujian dari UTS sampai UAS.
Tantangan Lulusan Paket C
1. Mendapatkan kualitas belajar yang kurang komprehensif
Meskipun ijazah paket C diakui, namun nggak bisa dipungkiri juga kalau kualitas pembelajaran di program penyetaraan ini nggak selengkap kalau kamu ikut sekolah formal biasa. Misalnya, jika di sekolah formal biasa (SMA sederajat) kamu bisa ikut praktikum atau bahkan magang, di program kejar paket C kamu hanya bisa ikut kelas klasikal saja, itu pun cuma Sabtu dan Minggu.
Hal ini berujung pada dua akibat yaitu adanya anggapan kalau lulusan kejar paket C nggak sepintar lulusan SMA sederajat biasa dan kalau kamu ingin masuk ke PTN, maka kamu harus mengejar ketertinggalan pelajaran.
2. Mendapatkan stigma sosial
Tidak dapat dipungkiri kalau lulusan program kesetaraan ini sedikit banyak akan mendapatkan stigma sosial. Pasalnya, sistem dan kualitas pembelajaran di program kejar paket ini sangat bervariasi antar lembaga. Tapi, kamu nggak perlu menyerah. Lulusan paket C juga bisa mendaftar CPNS maupun diterima di berbagai perusahaan swasta.
Jadi, jika kamu ingin mengikuti program ini, pastikan kamu memilih lembaga yang memiliki akreditasi yang baik dan tidak perlu menyerah saat mencari pekerjaan.
3. Jalur penerimaan perguruan tinggi yang terbatas
Tidak seperti lulusan SMA/MA atau SMK pada umumnya, lulusan kejar paket C umumnya hanya bisa mendaftar PTN melalui jalur mandiri dan atau UTBK. Ini pun dengan catatan, ijazah paket C tersebut dikeluarkan maksimal 2 atau 3 tahun sebelum masa pendaftaran. Misalnya, daftar PTN tahun 2025, maka ijazah Paket C maksimal keluaran tahun 2023.
Selain itu, beberapa jurusan, seperti Kedokteran, Kedokteran Gigi, Farmasi dan lain sebagainya biasanya juga tidak menerima calon mahasiswa dari kejar Paket C. Begitu pula dengan perguruan tinggi kedinasan. Lulusan paket C saat ini hanya bisa mendaftar sebagai Bintara dan Tamtama, serta belum bisa mendaftar AKMIL atau AKPOL.
4. Jaringan pertemanan yang terbatas
Tantangan lain dari lulusan paket C adalah jaringan pertemanan yang terbatas. Hal ini karena interaksi yang terbatas antar teman di kelas. Apalagi jika kamu mengambil kelas online atau belajar mandiri.
Mengapa jaringan pertemanan ini penting? Karena, tidak dapat dipungkiri kalau teman semasa SMA seringkali menjadi teman seumur hidup dan kamu bisa jadi juga akan mendapatkan informasi berbagai peluang kerja dari teman SMA kamu ini. Tentu hal ini bukan berarti kamu nggak akan bisa mendapatkan informasi pekerjaan. Apalagi sekarang ini sudah banyak informasi kerja yang dipublikasikan secara online.
Yuk, Belajar Bareng Skuling!
Skuling adalah solusi untuk kamu, lulusan kejar paket C, yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi baik ke PTN maupun ke PTS. Di aplikasi ini, latihan soal UTBK dan tryout UTBK serta seleksi mandiri-nya lengkap, dan juga sudah ada fitur Xplain dan live class. Belum lagi ada event tryout gratis yang diadakan hampir tiap bulan. Jadi, kamu nggak perlu ikut les tambahan dan bisa belajar sesuai dengan ritme kamu sendiri.
Biaya langganan Skuling Pro juga terjangkau. Cukup Rp59.000 per bulan kamu sudah bisa mengerjakan latihan soal UTBK dan tryout UTBK online kapanpun dan dimanapun yang kamu mau. Belajar UTBK habis kerja? Bisa! Karena Skuling selalu ada untuk kamu!

