Table of Contents

Persiapan Kuliah

Jurusan Bisnis Logistik: Info Kuliah, Prospek Kerja, dan Kampusnya

Table of Contents

Dalam beberapa tahun ke belakang ini, industri logistik Indonesia sedang berkembang pesat. Tidak hanya di pusat logistik penting, saat ini banyak pertumbuhan perusahaan-perusahaan logistik last mile, seperti SiCepat, Anteraja, JNT, JNE dan lain sebagainya. Perusahaan-perusahaan tersebut berlomba-lomba untuk menghadirkan solusi bisnis yang efektif dan efisien, entah itu dengan membuka semakin banyak cabang sampai mengembangkan sistem berbasis blockchain dan artificial intelligence (AI). 

Perkembangan perusahaan logistik yang cepat ini harus dilengkapi dengan pertumbuhan SDM di bidang logistik yang cepat pula. Jika kamu tertarik untuk bekerja di perusahaan tersebut atau tertarik mengenai bagaimana blockchain dan kecerdasan buatan bisa mempengaruhi sistem rantai pasok di Indonesia, maka Jurusan Bisnis Logistik adalah pilihan program studi yang sesuai. 

Mengenal Jurusan Bisnis Logistik

Jurusan Bisnis Logistik adalah jurusan yang mempelajari aspek logistik dan supply chain dari sebuah bisnis, mulai dari masalah transportasi, pergudangan, inventory sampai teknologi yang memfasilitasi kelancaran arus logistik tersebut. 

Memiliki materi yang kurang lebih sama, Jurusan Bisnis Logistik juga bisa hadir dengan nama lain, seperti Jurusan Manajemen Rantai Pasok, Teknik Logistik, Digital Supply Chain, Manajemen Logistik dan lain sebagainya. 

Apa yang Dipelajari di Jurusan Bisnis Logistik?

Jurusan bisnis logistik belajar apa? Seperti yang telah dijelaskan di atas, jurusan ini mempelajari segala aspek mengenai industri logistik, mulai dari aspek transportasi, hukum, keuangan sampai sumber daya manusia. Berikut ini rincian beberapa mata kuliah yang umum dipelajari di jurusan ini:

  1. Bisnis Pengantar;
  2. Manajemen Sumber Daya Manusia;
  3. Manajemen Operasi;
  4. Ekspor Impor;
  5. Bisnis Internasional;
  6. Hukum Bisnis;
  7. Sistem Informasi Logistik;
  8. Kepabeanan;
  9. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3);
  10.  Pergudangan.

Beberapa kampus menawarkan kurikulum yang lebih spesifik sesuai dengan industri yang dituju. Universitas Negeri Jakarta (UNJ) misalnya, menawarkan jurusan ini dengan nama Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim, sehingga kurikulumnya juga disesuaikan dengan logistik di pelabuhan, mulai dari sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Pelabuhan sampai manajemen peti kemas. 

Oleh karena itu, meskipun jurusan ini masih relatif terbatas di Indonesia, sebelum memilih kampus, pastikan kamu cek kurikulumnya terlebih dahulu. Sebab, meskipun nama jurusannya sama atau mirip, kurikulum yang ditawarkan bisa jadi berbeda. 

Prospek Kerja Jurusan Bisnis Logistik

1. Warehouse Manager

Warehouse manager atau warehouse supervisor adalah orang yang bertanggung jawab atas efisiensi ritme kerja di sebuah gudang. Tugasnya meliputi memastikan kelancaran barang yang masuk dan keluar, membuat dan mengelola staf sesuai dengan jadwalnya, memastikan kuantitas stok barang yang tersedia, sampai mengatur tata letak barang tersebut. Warehouse manager dituntut untuk memiliki kemampuan problem solving yang baik supaya bisa beradaptasi dan berinovasi apabila suatu ketika ada masalah di gudang. 

2. Purchasing atau Procurement Officer

Lulusan Jurusan Bisnis Logistik di Indonesia juga bisa bekerja sebagai purchasing atau procurement officer di sebuah perusahaan. Tanggung jawab staf yang bekerja di bidang ini adalah berkomunikasi dengan supplier dari seluruh dunia untuk memastikan bahan baku atau barang yang dipesan tiba di perusahaan atau pabrik sesuai dengan jadwal yang sudah dijanjikan. Dengan demikian, produksi perusahaan tersebut tidak terhambat dan barang bisa sampai ke konsumen sesuai dengan tanggal yang dijanjikan. 

3. Logistics Management Staff

Prospek kerja lulusan Jurusan Bisnis Logistics yang selanjutnya adalah menjadi logistics management staff. Tugas karyawan di bidang ini bervariasi mulai dari mencatat barang yang keluar masuk gudang sesuai ketentuan yang berlaku, memastikan barang dari supplier sesuai dengan yang dibutuhkan, memastikan jumlah stok produk yang ada di gudang dan lain sebagainya. 

4. Vendor management specialist

Di beberapa jenis perusahaan, ada juga kebutuhan sebagai vendor management specialist. Berbeda dengan prospek karir yang sebelumnya, vendor management specialist sebagai person in-charge (PIC) untuk berkomunikasi dengan supplier, bertransaksi dengan supplier tersebut dan melakukan riset untuk memilih supplier lain yang ada di pasaran yang sekiranya bisa menawarkan barang lebih murah. 

5. Wirausahawan logistik

Setelah mengumpulkan modal yang memadai dengan menjadi karyawan perusahaan, tidak menutup kemungkinan kamu bisa membuka bisnis di bidang logistik secara mandiri. Misalnya, dengan membuka agen beberapa perusahaan logistik sekaligus atau dengan menawarkan jasa angkut bahan baku dan  pengiriman barang untuk UMKM-UMKM di dekat rumah kamu. 

Meskipun pada dasarnya membuka bisnis ini tidak membutuhkan jenjang pendidikan tertentu, tapi kuliah D4 atau S1 Bisnis Logistik cocok untuk calon pengusaha, karena dengan kuliah di bidang logistik terlebih dahulu, kamu bisa tahu software apa saja yang dibutuhkan untuk mengelola gudang dan moda transportasi, dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk ekspor dan impor dan tentunya tata cara mengelola gudang dan negosiasi dengan supplier yang baik dan benar. 

Kampus yang Ada Jurusan Bisnis Logistik

Berikut ini beberapa perguruan tinggi yang menawarkan Jurusan Bisnis Logistik di Indonesia atau serupa:

1. Universitas Padjadjaran (UNPAD)

D4 Bisnis Logistik UNPAD didirikan sejak tahun 2019. Dengan masa studi selama 4 tahun, kamu sudah akan mendapatkan materi kuliah yang lengkap mulai dari hukum bisnis, bisnis internasional, ekspor impor hingga manajemen pergudangan. Kamu juga akan mendapatkan kesempatan magang dengan bobot sebanyak 7 sks. Jurusan Bisnis Logistik UNPAD cocok buat kamu yang berminat di jurusan ini secara umum (belum pasti ingin kerja di industri apa). 

2. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

Seperti yang telah dijelaskan di atas, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menghadirkan jurusan yang mirip dengan Bisnis Logistik dengan nama D4 Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim. Maka dari itu, tidak heran jika mata kuliah yang akan kamu dapatkan di jurusan ini lebih spesifik ke bahan baku dan logistik yang akan dikirimkan melalui jalur laut (pelabuhan). 

3. Politeknik APP Jakarta

Politeknik APP adalah salah satu politeknik di bawah naungan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Kampus ini menawarkan Jurusan D4 Manajemen Logistik Industri Elektronika (MLIA). Kurikulum yang ditawarkan kurang lebih mirip dengan dua kampus di atas, hanya saja ada beberapa mata kuliah yang lebih spesifik ke industri elektrik. 

4. Universitas Telkom (Tel-U)

Berbeda dengan 3 perguruan tinggi negeri di atas, Tel-U menawarkan Jurusan Digital Supply Chain di jenjang S1. Hal ini berarti, kamu akan mendapatkan lebih banyak teori tapi lebih minim praktek dibandingkan dengan jenjang D4. Tapi, di tahun terakhir kamu juga akan mendapatkan mata kuliah capstone project dan design yang mana dengan mata kuliah ini kamu akan didorong untuk berinovasi di bidang manajemen rantai pasok digital. 

Perbedaan lain S1 Digital Supply Chain di Tel-U dengan kampus lain adalah jurusan ini di bawah naungan Fakultas Teknik, sehingga lebih cocok untuk lulusan Jurusan IPA. Hal ini karena ada beberapa mata kuliah sains, seperti Kimia Dasar dan Fisika Dasar. Kuliah S1 Digital Supply Chain cocok untuk kamu yang ingin berkarir atau membuka bisnis digital sendiri.

Yuk, Belajar Bareng Skuling!

Meskipun relatif baru, namun Jurusan Bisnis Logistik memiliki persaingan yang cukup ketat. Di UNPAD misalnya, dengan daya tampung hanya 36 mahasiswa untuk SNBP dan SNBT, peminatnya bisa mencapai sekitar 680 orang. Ini artinya, setiap calon mahasiswa yang memilih jurusan ini hanya memiliki kemungkinan masuk sebesar 5% saja. 
Tapi daripada khawatir, yuk perbesar saja kemungkinan kamu masuk kampus impian dengan belajar menggunakan Skuling Pro! Latihan soal UTBK di aplikasi ini terus update! Tidak hanya itu, kamu juga bisa mengerjakan tryout UTBK online dan tryout gratis yang disusun khusus seleksi mandiri PTN-PTN tertentu. Kini, Skuling bisa diakses via iPad, iPhone, dan WebApp, jadi praktis bisa belajar dari mana saja dan kapan saja.