Table of Contents

Persiapan Kuliah

Jurusan Broadcasting: Info Kuliah, Prospek Kerja, dan Kampus Terbaiknya

Table of Contents

Kamu ingin menjadi penulis skenario? Atau menjadi content creator? Meskipun profesi-profesi ini bisa dipelajari dalam berbagai kursus terpisah, namun jika ingin belajar secara menyeluruh, kamu bisa masuk ke Jurusan Broadcasting. 

Mengenal Jurusan Broadcasting

Secara sederhana, Jurusan Broadcasting adalah jurusan yang mempelajari tata cara produksi dan pengelolaan konten informasi yang disebarkan ke publik, khususnya menggunakan media Televisi dan Radio. 

Kata broadcasting sendiri berasal dari Bahasa Inggris yang berarti Penyiaran. Dilansir dari Encyclopedia Britannica, broadcasting secara istilah dapat diartikan sebagai transmisi atau penyiaran sinyal televisi dan radio yang ditujukkan untuk publik atau masyarakat secara umum. Jadi, secara sempit, ilmu penyiaran atau broadcasting secara khusus merujuk pada dua media publik, televisi dan radio. 

Tapi, seiring dengan perkembangan internet, ilmu ini juga mencakup media digital (private), seperti YouTube dan aplikasi over-the-top (Netflix, Disney+, dll). Hal ini karena dasar-dasar pembuatan dan pengelolaan konten di media massa, seperti TV dan Radio tetap bisa diterapkan di media-media baru di atas. 

Jurusan ini cocok untuk kamu yang suka dunia perfilman atau sekedar enggan berinteraksi dengan matematika dan hitung-hitungan.

Apa yang Dipelajari di Jurusan Broadcasting?

Kuliah Jurusan Broadcasting belajar apa saja? Program studi Broadcasting umumnya hadir dalam Jenjang D3 (vokasi), sehingga lebih banyak praktek dibanding teori. Begitu pula dengan tugas-tugasnya. Alih-alih menjawab soal dengan essay sebagaimana mahasiswa S1, bisa jadi kamu akan diminta untuk menganalisis film dan melaporkannya ke dalam sebuah laporan atau bahkan membuat film itu sendiri. 

Berikut ini beberapa mata kuliah yang akan kamu pelajari di jurusan ini:

  1. Teknik Dasar Kamera;
  2. Fotografi;
  3. Manajemen Penyiaran;
  4. Creativity and Innovation;
  5. Etika dan Hukum Penyiaran;
  6. Pengantar Komunikasi;
  7. Pengantar Teknologi Komunikasi dan Praktikum;
  8. Penulisan Naskah Radio dan TV;
  9. Sinematografi;
  10. Teknik Wawancara;
  11. Video Editing;
  12. Produksi Program TV;
  13. Produksi Program Radio;
  14. Riset Penyiaran;
  15. Desain dan Animasi;
  16. Produksi Dokumenter. 

Prospek Kerja Jurusan Broadcasting

Seiring dengan perkembangan teknologi seperti saat ini, lulusan Jurusan Broadcasting banyak dibutuhkan di sektor swasta maupun pemerintahan. Hal ini karena tentunya pemerintah membutuhkan individu-individu yang mampu membuat konten di media sosial dengan baik, entah itu dari segi pengambilan gambar dan editingnya maupun dari segi penulisan naskah-nya. 

Berikut ini prospek kerja jurusan broadcasting:

1. Scriptwriter

Sebagai mahasiswa Jurusan Broadcasting, kamu akan diajari cara membuat naskah film maupun non-film, seperti membuat naskah untuk acara komedi (seperti Opera Van Java). Oleh karena itu, kamu berpeluang untuk bekerja sebagai penulis naskah. 

Tidak hanya di TV atau production house-loh. Tenaga penulis naskah ini kini juga dibutuhkan oleh para content creator yang memiliki jadwal konten yang cukup padat, sehingga tidak sempat menulis naskah sendiri. 

2. Producer

Ada tenaga producer dibalik pembuatan sebuah konten atau film. Para produser ini umumnya bertugas untuk melakukan hal-hal teknis terkait pembuatan konten tersebut, seperti membuat anggaran (budgeting), cari promotor, memasarkan konten, sampai mengumpulkan kru dan melakukan casting

Sama seperti scriptwriter, produser juga bisa bekerja di TV, Radio, Film, maupun konten yang ada di YouTube.

3. Reporter dan pembawa acara

Kamu ingin menjadi pembawa acara keren, seperti Najwa Shihab atau Andy F. Noya? Maka salah satu jalan yang bisa kamu tempuh adalah dengan masuk Jurusan Broadcasting. Beberapa kampus yang menyediakan jurusan ini menawarkan mata kuliah “Announcing” atau teknik-teknik menjadi penyiar. Selain itu, kamu juga akan diajari sedikit banyak mengenai jurnalisme. Jadi, jurusan ini cocok untuk kamu yang ingin jadi reporter dan penyiar yang berdampak seperti Mbak Nana dan Kick “Andy”. 

4. Video editor

Di Jurusan Broadcasting dan beberapa program studi serupa, kamu juga akan diajari cara mengedit video. Oleh karena itu, lulusan jurusan ini diharapkan dapat menjadi video editor yang handal di berbagai industri. 

5. Content Creator

Di jurusan ini, kamu akan diajari banyak skill yang dibutuhkan untuk menjadi content creator, mulai dari mengambil gambar (fotografi), editing video, menulis skrip sampai mengatur jadwal penerbitan, semuanya diajari. Oleh karena itu, jika kamu ingin jadi content creator entah itu di YouTube, TikTok atau Instagram, jurusan ini adalah pilihan yang tepat. 

Kampus yang Ada Jurusan Broadcasting

Berikut ini universitas jurusan broadcasting di Indonesia:

  1. Universitas Indonesia (UI). Universitas Indonesia menawarkan program D3 Penyiaran Multimedia (Broadcasting). 
  2. Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS). Perguruan Tinggi Swasta di Semarang ini menawarkan program D3 Broadcasting dan S1 Terapan Film dan Televisi, dua jurusan di jenjang yang berbeda namun menawarkan kurikulum yang mirip. 
  3. Telkom University (Tel-U). Universitas Telkom secara spesifik menyediakan Jurusan Broadcasting untuk konten digital dengan nama S1 Penyiaran Konten Digital. Selain itu, kampus ini juga menyediakan jurusan S1 Film dan Animasi. 

Seperti yang telah dibahas di atas, Jurusan Broadcasting dan Perfilman memiliki struktur kurikulum yang mirip, mulai dari teori penulisan konten hingga manajemen produksi. Jika kamu lebih tertarik dengan Jurusan Film dan Televisi, berikut ini beberapa kampus lain yang dapat dijadikan pertimbangan:

  1. Universitas Padjadjaran (UNPAD). UNPAD menawarkan Jurusan Televisi dan Film dengan pendekatan yang berfokus pada teori komunikasi. Jurusan Televisi dan Film UNPAD cocok buat kamu yang ingin belajar segala hal tentang Televisi dan Film dari nol. 
  2. Universitas Negeri Jember (UNEJ). Program Studi Televisi dan Film UNEJ telah mendapatkan akreditasi B dari BAN-PT. 

Selain 2 perguruan tinggi di atas, kamu juga bisa mengambil Jurusan Televisi dan Film atau secara spesifik Jurusan Sinematografi di perguruan tinggi seni, seperti Institut Kesenian Jakarta (IKJ), atau Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Namun, perlu diingat, karena merupakan perguruan tinggi seni, maka pendekatan yang diambil di perguruan tinggi di atas juga lebih fokus pada aspek “kesenian” dari sebuah konten TV, Radio atau konten digital.

Masuk Kampus Impian? Bareng Skuling Aja!

Dare to dream big!
Apapun jurusan impian kamu, dan kampus impian kamu, bersama Skuling pasti bisa! Dilengkapi dengan latihan soal UTBK online terbaru dan paket tryout gratis yang nggak ada habisnya, Skuling cocok untuk kamu yang ingin mempersiapkan diri masuk kampus terbaik dari jauh-jauh hari! Kuy! Download Skuling sekarang!