Jurusan Agribisnis
Jurusan ini tentang bisnis di sektor pertanian, dari kebun dan peternakan sampai pengolahan, pemasaran, dan ekspor hasil tani.
Cocok buatmu?
Ambil Agribisnis kalau kamu…
tertarik pada bisnis tapi ingin dekat dengan alam
penasaran bagaimana beras atau kopi sampai ke meja makan
ingin membangun usaha di bidang pangan
senang turun ke lapangan bertemu petani
Kurang cocok kalau kamu ingin jurusan bisnis murni tanpa unsur pertanian
Belajar apa
Yang kamu pelajari di Agribisnis
Separuh pertanian, separuh ekonomi. Kamu belajar budidaya dasar, lalu banyak ekonomi pertanian, pemasaran, manajemen usaha tani, dan kebijakan pangan.
Tahun 1
- Pengantar Ekonomi
- Dasar-Dasar Agronomi
- Pengantar Agribisnis
- Matematika Ekonomi
Tahun 2
- Ekonomi Pertanian
- Manajemen Usaha Tani
- Statistika
- Sosiologi Pedesaan
Tahun 3
- Pemasaran Agribisnis
- Kelayakan Usaha Agribisnis
- Kebijakan Pertanian
- Manajemen Rantai Pasok
Tahun 4
- Kewirausahaan Agribisnis
- Praktik Kerja Lapangan
- Seminar
- Skripsi
Contoh mata kuliah umum, bukan kurikulum resmi kampus tertentu.
Skill yang kamu dapat
Mitos
Lulusan agribisnis jadi petani.
Fakta
Banyak bekerja di bank, perusahaan agro, ekspor, dan startup pangan.
Mitos
Agribisnis itu sepi peluang.
Fakta
Sektor pangan dan perkebunan adalah salah satu penyerap tenaga kerja terbesar di Indonesia.
Prospek karir
Lulusannya kerja di mana?
Kisaran gaji per bulan dari iklan lowongan di JobStreet (25–75% tengah, semua level pengalaman, data November 2026). Lulusan baru biasanya mulai di bagian bawah kisaran.
-
Agronomist
Perkebunan, agro industriRp 4,2–5,4 jt / bulan
-
Marketing Executive
Agro industri, FMCGRp 3,7–6,2 jt / bulan
-
Credit Analyst Agribisnis
PerbankanRp 3,8–5,5 jt / bulan
-
Penyuluh Pertanian
PemerintahanRp 3,1–3,9 jt / bulan
Acuan: peran serupa di JobStreet, Field Officer -
Wirausaha Agribisnis
Usaha sendiriData gaji belum tersedia
Langkah berikutnya
Mau masuk Agribisnis? Cek dulu skormu.
Tryout gratis Skuling pakai penilaian IRT, mirip UTBK aslinya.
Kampus & skor
Kampus yang punya Agribisnis
Kuota, peminat, dan keketatan dari SNPMB (jalur SNBT). Skor minimum dari data tryout Skuling 2026; zona aman = skor minimum + margin. Skor adalah estimasi, bukan passing grade resmi.
Cek peluang
Seberapa dekat kamu ke kursi impian?
Masukkan skor tryout terakhirmu, pilih kampus, dan lihat jaraknya ke zona aman.
Agribisnis · Universitas Siliwangi
Peluangmu saat ini
Isi skor tryout terakhirmu untuk melihat label peluang dan berapa poin lagi menuju zona aman.
Estimasi dari data tryout Skuling, bukan passing grade resmi.
Jurusan serupa
Pilihan lain yang mirip
Dari blog Skuling
Baca lebih lanjut soal Agribisnis
Kejar Mimpi Masuk PTN dengan Skuling.
Mulai dari subtes yang paling menentukan buat Agribisnis. Cuma 5 soal, gratis, langsung ada pembahasannya.
Latihan 5 soal gratis
Pertanyaan soal Agribisnis
Apa bedanya Agribisnis dan Agroteknologi?
Agribisnis fokus pada sisi ekonomi dan bisnis pertanian, Agroteknologi pada teknik budidaya tanamannya.
Apakah Agribisnis masuk rumpun Saintek atau Soshum?
Biasanya berada di fakultas pertanian, tapi isinya banyak ekonomi dan bisnis.
Berapa skor UTBK untuk masuk Agribisnis?
Tergantung kampusnya. Berdasarkan data tryout Skuling 2026, skor minimum Agribisnis berkisar 351 sampai 681, dengan median 560. Yang tertinggi di UNSIL (681), yang terendah di UT (351). Angka ini estimasi, bukan passing grade resmi.
Berapa gaji lulusan Agribisnis?
Gaji awal lulusan Agribisnis diperkirakan sekitar Rp 3,7–4,2 jt per bulan, dihitung dari kisaran bawah gaji di iklan lowongan JobStreet untuk profesi seperti Agronomist, Marketing Executive, Credit Analyst Agribisnis. Angka sebenarnya bergantung pada kota, perusahaan, dan pengalaman.
Kampus mana saja yang punya jurusan Agribisnis?
Ada 50 kampus di data Skuling, antara lain UNSIL, UNEJ, UGM, ULM, IPB, Universitas Palangka Raya, dan lainnya. Lihat tabel di halaman ini untuk daftar lengkap.
Agribisnis di kampus mana yang paling ketat?
Berdasarkan data SNPMB 2025 jalur SNBT, yang paling ketat adalah UGM (4,4%, 621 peminat), IPB (4,6%, 1.171 peminat), UNS (5,6%, 860 peminat). Keketatan = daya tampung ÷ jumlah peminat.