Table of Contents

Dunia Perkuliahan

Apa Kelebihan dan Kekurangan Tinggal di Asrama Kampus? Mahasiswa Baru Simak, ya!

Table of Contents

Pada zaman modern seperti saat ini, mahasiswa bisa tinggal di berbagai jenis akomodasi, mulai dari kos-kosan, ngontrak bareng teman, sewa apartemen sampai jadi penghuni asrama kampus. Masing-masing jenis akomodasi tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. 

Dalam artikel Skuling kali ini, penulis akan membahas kelebihan dan kekurangan tinggal di asrama kampus. Perlu diketahui, kalau beberapa kampus negeri di Indonesia seperti UGM, IPB dan UI menyediakan asrama khusus untuk mahasiswa. Jadi, buat kamu yang berasal dari luar pulau, tidak perlu pusing lagi cari hunian. 

Yuk simak kelebihan dan kekurangan tinggal di asrama mahasiswa berikut ini:

Mengenal Fasilitas Asrama Kampus

Asrama kampus adalah fasilitas tempat tinggal yang disediakan secara resmi oleh pihak perguruan tinggi khususnya untuk mahasiswa yang berasal dari luar daerah. Biasanya, kamar di asrama kampus dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap, mulai dari kasur, dipan, almari, meja belajar, sampai kamar mandi dalam juga ada. Jadi, kamu tinggal perlu bawa badan dan baju aja saat masuk kampus pertama kali. 

Tidak hanya kamar, fasilitas di asrama kampus juga meliputi fasilitas umum bersifat fisik maupun non fisik. Fasilitas umum fisik meliputi parkir, dapur umum, kantin, koperasi, musholla sampai wifi. Adapun fasilitas non fisik biasanya meliputi acara-acara yang diselenggarakan khusus untuk mahasiswa asrama. Fasilitas umum seperti inilah yang umumnya nggak akan kamu dapatkan jika kamu mencari kamar kos biasa. Bahkan kamar kos premium saja seringkali nggak dilengkapi dengan fasilitas olahraga atau musholla.

Kelebihan Tinggal di Asrama Kampus

1. Dekat kampus

Fasilitas asrama kampus umumnya dibangun di dekat lokasi kampus, sehingga mahasiswa bisa pergi ke lokasi belajar mereka hanya dengan jalan kaki atau naik sepeda/sepeda motor. Asrama mahasiswa Ratnaningsih Kinanti UGM, misalnya. Jika tinggal di asrama ini, kamu bisa menyeberang Jalan Kaliurang saja untuk ke fakultas-fakultas UGM timur Jakal, seperti FKH, FH atau FTP dan tinggal jalan kaki untuk ke Fakultas Farmasi. 

2. Fasilitas lengkap

Jika tinggal di asrama kampus, kamu nggak perlu lagi beli kasur, almari, atau bantal. Hal ini berbeda dengan tinggal di kos atau kontrakan yang nggak jarang dalam bentuk kamar kosongan tanpa perabotan. Apalagi banyak kos juga tidak dilengkapi dengan fasilitas keamanan yang memadai, seperti CCTV atau gerbang. 

3. Faktor keamanan

Asrama mahasiswa umumnya juga dilengkapi dengan CCTV, satpam dan gerbang yang siap ditutup saat jam malam tiba. Di satu sisi, hal ini bisa berarti kamu nggak bisa seenaknya keluar malam hari, tapi di sisi lain, hal ini juga membuat keamanan di asrama jadi lebih terjamin. 

4. Senior yang siap membantu

Asrama mahasiswa umumnya diperuntukkan untuk mahasiswa baru. Tapi, ada juga mahasiswa lama yang diperkenankan untuk tinggal di asrama tersebut. Biasanya, mahasiswa lama ini adalah orang-orang yang sengaja dipilih oleh pihak kampus untuk membantu “mengayomi” para mahasiswa baru. Jadi, jika kamu sakit atau perlu bantuan apapun, kamu bisa tanya kepada kakak senior ini. 

5. Harga yang relatif terjangkau

Harga kamar kos sekarang cukup mahal loh, apalagi yang berada di sekitar kampus. Satu bulan saja bisa seharga Rp600.000 ke atas belum termasuk perabotan, listrik dan internet. Asrama mahasiswa adalah salah satu solusi untuk kamu yang ingin tinggal di dekat kampus dengan harga yang relatif terjangkau. Asrama mahasiswa UI misalnya, hanya sekitar Rp200.000 sampai Rp500.000 per bulan. Menarik bukan?

6. Punya teman baru

Tinggal di asrama kampus adalah salah satu cara untuk mendapatkan teman baru. Pasalnya, satu kamar di asrama bisa dihuni oleh lebih dari dua orang dan pihak asrama bisa mengadakan acara rutin yang menyenangkan untuk meningkatkan komunikasi antar mahasiswa dalam satu lingkungan asrama. Acara tersebut seperti olahraga bareng, makan-makan bareng, dan lain sebagainya. 

7. Lingkungan yang kondusif

Salah satu tujuan tinggal di asrama kampus adalah supaya kamu bisa mendapatkan lingkungan yang kondusif untuk belajar. Karena lingkungan sekitarmu adalah mahasiswa semua, maka secara natural kamu juga akan didorong untuk terus belajar. Apalagi fasilitas asrama kampus juga memadai untuk belajar bukan?

Kekurangan Tinggal di Asrama Kampus

1. Banyak peraturan

Peraturan di asrama dirancang supaya semua orang nyaman tinggal di asrama tersebut. Sebagai konsekuensinya, kamu juga harus mematuhi peraturan-peraturan itu, mulai dari jam malam, batas tamu, larangan membawa barang-barang tertentu dan lain sebagainya. Buat kamu yang suka kebebasan tentu hal ini sedikit banyak akan membatasi ruang gerak kamu. 

2. Banyak kompromi

Tinggal bersama orang lain membuat kamu harus belajar berkompromi dalam hal kebiasaan. Misalnya, kamu nggak terlalu suka keramaian, sementara teman sekamar kamu sering telponan sampai malam. Hal ini bukan berarti kamu harus mengiyakan semua permintaan dan kebiasaan teman kamu tersebut, tapi coba katakan dengan baik-baik kalau kamu nggak nyaman dengan kebiasaan tersebut. 

3. Keterbatasan ruang pribadi

Ingin membicarakan masalah penting dengan pacar atau keluarga? Asrama kampus bisa jadi bukan merupakan lingkungan yang cocok untuk hal ini. Sebab asrama kampus memiliki banyak fasilitas umum dan bahkan satu kamar bisa diisi oleh lebih dari dua orang. Oleh karena itu, jika kamu ingin membicarakan hal penting dengan keluarga, jangan masuk kamar dulu. Kamu bisa memilih lokasi lain, seperti ruang khusus di coworking space atau bahkan toilet kampus. 

4. Risiko kehilangan barang-barang tertentu

Sebagai mantan penghuni asrama, penulis sudah terbiasa kehilangan barang-barang tertentu di asrama, khususnya di jemuran. Mulai dari baju, jilbab, sampai sandal dan alat makan juga pernah hilang. Selain karena penghuninya banyak, kasus-kasus seperti ini juga bisa disebabkan baju kamu diterbangkan oleh angin, apalagi jika kamu nggak menggunakan penjepit saat menjemurnya. 

5. Tidak semua mahasiswa bisa mendapatkan asrama

Kapasitas asrama kampus cukup terbatas, sehingga umumnya hanya mahasiswa baru yang diperbolehkan tinggal di fasilitas ini. Itupun tidak semua mahasiswa baru juga bisa mendapatkannya. Hanya mereka-mereka yang cepat melakukan pendaftaranlah yang bisa mendapatkan fasilitas ini. 

Asrama Universitas Indonesia (UI) malah hanya dikhususkan untuk mahasiswa perantauan yang berasal dari luar Jabodetabek. Mahasiswa baru asal Jabodetabek memang bisa mendaftar, namun hanya akan mendapatkan kamar di asrama kalau ada kamar yang kosong. 

Terakhir tapi bukan kekurangan, salah satu tantangan yang sering “dihadapi” oleh mahasiswa yang memilih hidup di asrama kampus adalah banyaknya urban legend dunia perkuliahan. Hal ini karena banyak bangunan asrama kampus di Indonesia yang sudah berusia puluhan tahun lamanya. 

Temukan Informasi Seputar Perkuliahan Lainnya di Blog Skuling!

Bentar lagi UTBK nih! Udah siap belom! Kerjakan latihan soal UTBK dan tryout UTBK online di Skuling ya! Gratis! Ikuti juga website belajar UTBK ini supaya nggak ketinggalan info seputar dunia perkuliahan dan tryout gratis! Unduh Skuling sekarang dan dapatkan manfaatnya!