Table of Contents

Tips Belajar

Kisi-kisi Soal Biologi (Mapel Pilihan) TKA SMA 2025 Lengkap dengan Contoh Soal dan Pembahasan

Table of Contents

Kamu yang mengincar jurusan kesehatan seperti Kedokteran, Farmasi, dan Ilmu Gizi perlu mempertimbangkan biologi sebagai mata pelajaran pilihan. Hal ini karena soal biologi TKA SMA menilai pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis yang memang dibutuhkan pada bidang tersebut.

Supaya kamu mantap memilih, bisa cermati terlebih dahulu kisi-kisi soal biologi TKA SMA 2025 beserta contoh soal dan pembahasannya berikut ini! 

Kisi-kisi Soal Biologi (Mapel Pilihan) TKA SMA

Kisi-kisi materi TKA SMA mata pelajaran Biologi dibagi menjadi 5 bagian, yaitu:

1. Keanekaragaman Hayati

  • Klasifikasi dan keanekaragaman makhluk hidup
    • Mengidentifikasi ciri-ciri berbagai kingdom dan filum.
    • Menentukan hubungan taksonomi antara organisme.
    • Contoh soal: klasifikasi tumbuhan, hewan, fungi.
  • Bakteri
    • Ciri-ciri dan struktur sel bakteri.
    • Peran bakteri dalam kehidupan (simbiosis, penyakit, bioteknologi).
  • Ekosistem
    • Komponen biotik dan abiotik.
    • Rantai makanan dan jaring-jaring makanan.
    • Aliran energi dan daur materi (air, karbon, nitrogen).

2. Sel

  • Metabolisme
    • Proses respirasi (aerob dan anaerob).
    • Fotosintesis.
    • Fermentasi dan enzim sebagai katalis biologis.

3. Proses-proses pada Makhluk Hidup

  • Transport dan pertukaran zat pada manusia
    • Sistem sirkulasi: jantung, pembuluh darah, darah.
    • Sistem respirasi: mekanisme pertukaran gas.
    • Sistem ekskresi: ginjal, ureter, proses filtrasi.
  • Sistem imun
    • Pertahanan tubuh (alami dan adaptif).
    • Imunitas aktif vs pasif.
    • Contoh penyakit dan mekanisme pertahanan tubuh.
  • Sistem koordinasi
    • Sistem saraf: neuron, sinaps, refleks.
    • Sistem hormon: endokrin dan pengaruhnya pada metabolisme dan reproduksi.
  • Sistem reproduksi
    • Reproduksi manusia: anatomi, gamet, siklus menstruasi, fertilisasi.
    • Reproduksi tumbuhan dan hewan.

4. Keterampilan Proses

  • Mempertanyakan dan memprediksi
    • Menyusun hipotesis biologis sederhana.
  • Merencanakan dan melakukan penyelidikan
    • Desain percobaan sederhana (misal: pengaruh cahaya terhadap fotosintesis).
  • Memproses, menganalisis data dan informasi
    • Membaca grafik, tabel, dan hasil eksperimen.
    • Menarik kesimpulan berdasarkan data biologis.

5. Konteks Soal

  • Mengaitkan konsep biologi dengan kehidupan sehari-hari, misalnya:
    • Kesehatan (nutrisi, penyakit, vaksin).
    • Lingkungan (pencemaran, konservasi, ekosistem).
    • Pertanian (pertumbuhan tanaman, pupuk, pestisida).
    • Sosiokultural (dampak bioteknologi pada masyarakat).

Contoh Soal dan Pembahasan Biologi (Mapel Pilihan)

Setelah mengetahui apa saja materi TKA SMA jurusan IPA mapel Biologi, kamu juga harus coba cermati contoh soalnya. Semakin banyak kamu berlatih mengerjakan soal, maka akan semakin terbiasa mentalmu menghadapinya. Simak contoh soal dan pembahasan Biologi berikut ini!

Soal 1

Paus biru (Balaenoptera musculus) dan hiu putih (Carcharodon carcharias) sama-sama hidup di laut dan memiliki bentuk tubuh yang streamline dengan sirip dan ekor, sehingga keduanya efisien saat berenang. Namun, paus bernapas melalui paru-paru dan menyusui anaknya, sedangkan hiu bernapas menggunakan insang dan biasanya bertelur. Meskipun memiliki bentuk fisik yang serupa, keduanya diklasifikasikan dalam kelompok yang berbeda.
Prinsip utama apa yang digunakan untuk membedakan kedua hewan tersebut dalam sistem klasifikasi?
A. Keduanya menempati ekosistem laut yang berbeda.
B. Mereka memiliki posisi berbeda dalam rantai makanan.
C. Pengelompokan didasarkan pada tempat hidup dan pola makan.
D. Klasifikasi didasarkan pada persamaan dan perbedaan ciri tubuh dan reproduksi.
E. Perbedaan massa tubuh menjadi dasar pengelompokan.

Kunci Jawaban: D

Pembahasan:
Meskipun paus dan hiu memiliki bentuk tubuh yang mirip (sirip, ekor, dan bentuk streamline), perbedaan mendasar pada cara bernapas dan reproduksi menjadi faktor penting dalam klasifikasi ilmiah. Paus termasuk mamalia karena bernapas dengan paru-paru dan menyusui anaknya, sedangkan hiu adalah ikan karena bernapas dengan insang dan berkembang biak dengan bertelur. Dengan demikian, klasifikasi biologis menekankan persamaan dan perbedaan ciri anatomi, fisiologi, dan reproduksi, bukan sekadar kesamaan habitat atau bentuk fisik.

Soal 2 

Seorang wanita menemui dokter spesialis kandungan untuk memasang IUD (Intrauterine Device). IUD adalah alat kontrasepsi jangka panjang yang terbuat dari plastik fleksibel, dimasukkan ke dalam rahim, dan perlu diganti setelah periode tertentu.
Apa tujuan penggunaan IUD ini?
A. Mencegah terjadinya pembuahan dengan menghambat pergerakan sperma sehingga sulit mencapai sel telur.
B. Menghentikan kesuburan secara permanen sehingga wanita tidak bisa hamil lagi.
C. Mengganggu implantasi embrio dengan membuat rahim kurang mendukung bagi perkembangan embrio.
D. Menghalangi ovulasi dengan mencegah pelepasan sel telur dari ovarium.
E. Mengurangi kemampuan sperma membuahi sel telur melalui efek hormon atau ion tembaga yang terkandung dalam alat tersebut.

Kunci Jawaban: A, C, E

Pembahasan:
IUD bekerja sebagai kontrasepsi jangka panjang dengan beberapa mekanisme. Pertama, alat ini bisa menghambat pergerakan sperma sehingga pembuahan lebih sulit terjadi (A). Kedua, IUD menciptakan kondisi rahim yang kurang cocok bagi implantasi embrio, sehingga jika terjadi pembuahan, embrio sulit menempel (C). Ketiga, beberapa jenis IUD memanfaatkan ion tembaga atau hormon untuk menurunkan kemampuan sperma membuahi sel telur (E). IUD tidak menyebabkan infertilitas permanen (B salah) dan tidak menghentikan ovulasi secara langsung (D salah).

Soal 3 

Masalah gizi di Indonesia saat ini cukup kompleks, tidak hanya kekurangan gizi, tetapi juga kelebihan gizi menjadi isu yang perlu ditangani. Pada anak-anak, kasus stunting (pendek) sering muncul karena asupan gizi tidak mencukupi secara konsisten sejak masa kehamilan hingga dua tahun pertama kehidupan. Kondisi ini berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak yang tidak optimal, meningkatkan risiko penyakit, dan menurunkan kemampuan bersaing.
Langkah awal menggunakan pendekatan ilmiah untuk menangani masalah gizi tersebut adalah …
A. Mengumpulkan data dari berbagai sumber mengenai pengaruh gizi terhadap pertumbuhan sebagai dasar untuk mengenali permasalahan.
B. Merumuskan masalah dengan menentukan batasan yang jelas dari isu gizi yang ingin dipecahkan.
C. Melakukan survei atau pendataan pada keluarga dengan anak yang mengalami kekurangan gizi.
D. Menyelenggarakan sosialisasi tentang pentingnya pola makan sehat untuk ibu dan anak di masyarakat.
E. Memberikan makanan bergizi seimbang kepada semua balita dan anak sekolah dasar.

Kunci Jawaban: A

Pembahasan:
Dalam metode ilmiah, langkah pertama adalah mengumpulkan informasi dan data sebagai dasar untuk memahami masalah. Pada kasus gizi, hal ini berarti mempelajari berbagai referensi dan penelitian tentang pengaruh nutrisi terhadap pertumbuhan anak (A). Setelah data terkumpul, barulah langkah-langkah berikutnya seperti merumuskan masalah (B), pendataan lapangan (C), sosialisasi (D), dan pemberian makanan (E) dapat dilakukan secara tepat dan efektif.

Yuk, Belajar Bareng Skuling!

Kalau kamu ingin latihan Biologi TKA SMA lebih banyak dan fleksibel, Skuling.id bisa jadi pilihan tepat. Lewat Skuling Freestyle, kamu bisa mencoba soal secara santai atau melawan waktu keduanya bisa kamu dapatkan secara gratis, dengan banyak pilihan mata pelajaran yang bisa dikerjakan kapan saja dan di mana saja. Cukup dengan gadget di tangan!

Kalau ingin tantangan lebih serius, kamu bisa upgrade ke Skuling Pro. Di sini tersedia Skuling Tryout lengkap untuk menghadapi TKA maupun UTBK. 

Jangan lupa juga untuk mampir ke Blog Skuling untuk tips, trik, dan artikel pembelajaran yang menarik. Ada juga informasi terbaru soal dunia kampus dan beasiswa baik dalam maupun luar negeri. Cek sekarang dan tingkatkan kemampuanmu!