Tes Kemampuan Akademik (TKA) biasanya diujikan saat pesertanya hendak masuk perguruan tinggi. Materinya mencakup pelajaran inti di SMA yang mengukur kemampuan berpikir, bukan sekedar hafalan.
Apa saja sih materi TKA SMA untuk jurusan IPS? Simak penjelasannya berikut ini beserta simulasi soalnya!
Materi TKA SMA Jurusan IPS
Kalau kamu berasal dari jurusan IPS, materi TKA yang perlu dipelajari biasanya meliputi Matematika Soshum, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, dan Sejarah. Di Matematika Soshum, kamu akan bertemu soal seputar logika, statistika, peluang, aritmatika sosial, sampai pola bilangan yang aplikatif. Sementara di Ekonomi, materi yang diuji mencakup konsep dasar seperti permintaan dan penawaran, pasar, inflasi, kebijakan pemerintah, hingga akuntansi sederhana. Untuk Geografi, fokusnya ada pada pemahaman ruang dan lingkungan, seperti peta, atmosfer, hidrosfer, litosfer, serta dinamika penduduk yang sering muncul dalam soal.
Selain itu, kamu juga perlu siap dengan materi TKA IPS SMA mata pelajaran Sosiologi yang membahas interaksi sosial, norma, lembaga sosial, masalah sosial, sampai perubahan masyarakat. Di bagian Sejarah, kamu bakal diminta memahami alur peristiwa penting, tokoh, serta dinamika sosial politik dari masa klasik sampai modern, baik di Indonesia maupun dunia.
Nah, dalam ujian TKA IPS biasanya ada 80 soal pilihan ganda yang harus kamu selesaikan dalam waktu sekitar 105 menit. Jadi, bukan cuma penguasaan materi yang penting, tapi juga strategi mengatur waktu dan pemahaman soal gaya belajar agar bisa mengerjakan soal secara efektif. Kalau kamu bisa menguasai pola soal dari tiap mata pelajaran sekaligus melatih kecepatan mengerjakan, peluang buat lolos ujian masuk perguruan tinggi tentu semakin besar.
Simulasi Soal TKA SMA Jurusan IPS dan Pembahasannya
Salah satu tips ambis belajar agar mendapatkan nilai yang memuaskan di TKA SMA jurusan IPS adalah berlatih terus mengerjakan soal. Nah, berikut simulasi soalnya sebagai referensi untuk kamu!
Soal 1 — Matematika Soshum (Aritmatika Sosial)
Harga sebuah baju Rp200.000. Jika mendapat diskon 20%, maka harga yang harus dibayar adalah …
A. Rp150.000
B. Rp160.000
C. Rp170.000
D. Rp180.000
Jawaban: B. Rp160.000
Pembahasan: Diskon 20% dari Rp200.000 = Rp40.000. Jadi harga akhir = Rp200.000 – Rp40.000 = Rp160.000.
Soal 2 — Ekonomi (Inflasi)
Jika tingkat inflasi suatu negara pada tahun 2022 sebesar 5% dan pada tahun 2023 sebesar 8%, maka inflasi tersebut termasuk ke dalam kategori …
A. Inflasi ringan
B. Inflasi sedang
C. Inflasi berat
D. Hiperinflasi
Jawaban: B. Inflasi sedang
Pembahasan: Inflasi sedang berkisar antara 5%–10% per tahun. Karena tahun 2023 mencapai 8%, maka termasuk inflasi sedang.
Soal 3 — Geografi (Skala peta & Kepadatan penduduk)
Di peta berskala 1 : 500.000, jarak antar dua kota pada peta adalah 4 cm. Kota A memiliki luas 250 km² dan jumlah penduduk 350.000 jiwa.
Pertanyaan gabungan: (1) Jarak nyata antar kota (dalam km)? (2) Kepadatan penduduk Kota A (jiwa/km²)?
Pilihan:
A. 20 km; 1.400 jiwa/km²
B. 200 km; 1.400 jiwa/km²
C. 20 km; 140 jiwa/km²
D. 200 km; 140 jiwa/km²
Jawaban: A. 20 km; 1.400 jiwa/km²
Pembahasan:
(1) Skala 1 : 500.000 artinya 1 cm mewakili 500.000 cm di lapangan. 100.000 cm = 1 km, jadi:
500.000 cm=5 km. Jadi 1 cm = 5 km.
Maka 4 cm → 4×5=20 km.
(2) Kepadatan = jumlah penduduk ÷ luas = 350.000÷250=1.400 jiwa/km².
(Jadi A benar.)
Soal 4 — Sosiologi (Konsep perubahan sosial)
Urbanisasi cepat menyebabkan lemahnya kontrol sosial tradisional, meningkatnya ketidakpastian norma, dan perasaan terasing pada sebagian masyarakat. Teori sosiologis yang paling tepat menjelaskan fenomena ketidakpastian normatersebut adalah:
A. Fungsionalisme (Parsons)
B. Konflik (Marx)
C. Anomi (Durkheim)
D. Interaksionisme simbolik (Mead)
Jawaban: C. Anomi (Durkheim)
Pembahasan:
Konsep anomi (Durkheim) menggambarkan kondisi saat norma sosial melemah atau tidak jelas akibat perubahan cepat (mis. urbanisasi, industrialisasi), sehingga individu merasa kehilangan arah dan kontrol sosial menurun. Pilihan lain kurang cocok dimana konflik fokus pada perjuangan kelas, fungsionalisme lebih menekankan integrasi fungsi sosial, dan interaksionisme simbolik pada interaksi mikro yang langsung menjelaskan lemahnya norma adalah anomi. Jadi pilih C.
Soal 5 — Sejarah (Akar pergerakan nasional)
Faktor mana yang paling mendasar memicu munculnya pergerakan nasional di banyak negara kolonial pada awal abad ke-20?
A. Timbulnya industrialisasi di pedesaan
B. Meluasnya pendidikan modern dan pergerakan intelektual
C. Penghapusan sistem perpajakan kolonial
D. Kenaikan harga komoditas pasar internasional
Jawaban: B. Meluasnya pendidikan modern dan pergerakan intelektual
Pembahasan:
Meluasnya pendidikan modern (sekolah, organisasi pemuda, surat kabar) menghasilkan generasi terdidik yang mulai memahami gagasan kebangsaan, hak asasi, dan pemerintahan modern sehingga mereka lebih mampu mengorganisir tuntutan politik dan budaya. Faktor ini sering dianggap akar penting bangkitnya kesadaran nasional di banyak wilayah kolonial. Pilihan lain mungkin mempengaruhi konteks, tapi yang paling mendasar adalah penyebaran pendidikan dan gagasan.
Yuk, Belajar Bareng Skuling!
Kalau kamu serius mau tembus PTN impian, jangan cuma mengandalkan teori. Kunci utamanya ada di jam terbang latihan soal. Semakin sering kamu latihan, semakin terbiasa juga menghadapi pola soal yang muncul di UTBK. Nah, salah satu cara praktis untuk nambah jam terbang adalah dengan coba latihan soal TKA SMA IPS lewat webiste belajar UTBK gratis yaitu Skuling.
Berbeda dengan aplikasi tryout UTBK SNBT lainnya, di Skuling kamu bisa mulai dengan akses gratis ribuan soal yang sudah disesuaikan dengan standar UTBK terbaru. Setelah itu, kalau butuh fitur yang lebih lengkap, kamu bisa upgrade ke Skuling Pro untuk mengoptimalkan persiapan. Jadi, fleksibel banget bisa coba gratis dulu, baru lanjut kalau memang cocok.
Skuling Pro sendiri menyediakan berbagai fitur unggulan yang bisa bikin persiapan UTBK kamu lebih maksimal. Ada Skuling Tryout yang menghadirkan simulasi tryout UTBK online, sehingga kamu bisa merasakan langsung atmosfer ujian sebenarnya. Kalau ingin belajar sambil seru-seruan, kamu bisa coba Skuling Battle, yaitu adu cepat dan tepat dengan pengguna lain.
Bagi yang suka menentukan strategi belajar sendiri, ada Skuling Freestyle yang memungkinkan kamu memilih topik tertentu untuk fokus latihan soal UTBK sesuai kebutuhan. Nah, yang paling menarik adalah fitur Campus Success Probability. Fitur ini bisa memprediksi peluang kamu diterima di PTN dan jurusan tertentu berdasarkan nilai tryout UTBK online, sehingga bisa jadi panduan penting untuk menentukan pilihan kuliah dengan lebih percaya diri.
Yuk, Belajar Bareng Skuling.id! Dengan rajin latihan soal UTBK, coba fitur-fitur canggihnya, dan memanfaatkan tryout gratis yang tersedia, peluangmu untuk sukses di UTBK bakal makin besar. Jangan lupa juga stay tune di blog Skuling kalau kamu ingin update seputar tips UTBK, strategi masuk PTN, sampai informasi beasiswa terbaru!

