Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagai negara dengan jumlah penduduk usia muda mencapai lebih dari 100 juta jiwa, pasar tenaga kerja di Indonesia cukup kompetitif. Tidak jarang karena tingginya kompetisi ini, anak muda Indonesia dituntut untuk memikirkan prospek karir bahkan dari saat memilih jurusan kuliah.
Berikut ini beberapa jurusan kuliah yang seringkali dianggap remeh dan tidak menjanjikan, meskipun peluang kerjanya lumayan:
7 Jurusan Kuliah Ini Sering Dianggap Remeh Tapi Prospek Karirnya Menjanjikan
1. Manajemen kuliner
Mungkin banyak orang akan bertanya, setelah lulus Jurusan Manajemen Kuliner, kamu mau ngapain? Apalagi orang tua kamu bukan pekerja di sektor hospitality maupun pariwisata. Lulusan Jurusan Manajemen Kuliner tidak harus menjadi karyawan F&B di hotel atau restoran, tetapi juga bisa bergabung sebagai karyawan catering atau bahkan membuka bisnis F&B dan catering sendiri. Akan tetapi tentu lebih baik jika kamu memilih perguruan tinggi yang memiliki koneksi industri yang baik, sehingga kemampuan kamu bisa dengan cepat terserap ke sektor hospitality, entah itu dengan magang atau on job training.
2. Sastra Bahasa Asing
Jurusan yang dianggap remeh selanjutnya adalah Sastra Bahasa Asing. Selain Jurusan Bahasa atau Sastra Inggris, masyarakat mungkin belum tahu pentingnya menguasai bahasa asing, khususnya berbagai bahasa yang digunakan di Perserikatan Bangsa-Bangsa, yaitu Arab, Rusia, Mandarin, dan Spanyol.
Dengan menguasai salah satu dari bahasa tersebut, bukan tidak mungkin kamu bisa menjadi perwakilan Indonesia di berbagai forum internasional, seperti PBB, WTO, atau di OPEC.
3. Psikologi
Psikologi memang menjadi salah satu jurusan dengan peminat paling banyak di beberapa perguruan tinggi ternama di Indonesia. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwasanya masih banyak juga yang meragukan prospek kerja lulusan ini.
Prospek kerja lulusan psikologi sebenarnya luas, khususnya di bidang psikologi klinis. Hal ini mengingat bahwasanya menurut data dari Good Stats (2024), ada 15 juta remaja yang mengalami masalah mental di Indonesia, sementara jumlah psikolog yang aktif hanya 3.000-an orang saja, karena untuk menjadi seorang psikolog klinis, kamu perlu pendidikan lanjutan. Belum lagi, sebagian besar psikolog tersebut masih beroperasi di Pulau Jawa saja.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa peluang kerja kamu sebagai seorang psikolog klinik masih luas, tapi kamu harus mengambil pendidikan s2 terlebih dahulu dan mau bekerja di luar Pulau Jawa.
4. Biologi
Biologi juga termasuk jurusan yang dianggap remeh soal prospek kerja. Hal ini mengingat bahwasanya hal-hal yang dipelajari di jurusan ini terbilang cukup umum, sehingga ketika kamu masuk ke pasar tenaga kerja nantinya, kamu harus bersaing dengan jurusan lain yang menawarkan irisan biologi dengan keterampilan lain, seperti Jurusan Farmasi (biologi dan kimia) atau Jurusan Proteksi Tanaman (biologi dan pertanian).
Tapi, disinilah seninya. Selama kamu benar-benar memahami ilmu biologi, memiliki kemampuan praktis serta soft skill yang memadai (khususnya kemampuan dan kemauan untuk belajar), bukan tidak mungkin kamu justru berpeluang untuk bekerja di berbagai sektor. Apalagi saat ini ada kerjasama antara Indonesia dan Australia untuk membangun industri terbarukan dan ramah lingkungan, yang pastinya butuh lulusan biologi yang ahli.
5. Animasi dan Film
Mungkin banyak orang tua jaman dahulu yang bertanya “mau jadi apa kamu kok masuk jurusan gambar menggambar?”. Tenang, nggak usah ikut emosi. Yakinkan orang tua kamu kalau industri perfilm-an dan animasi di Indonesia saat ini memang sedang booming. Setelah lulus dari jurusan animasi dan perfilman nanti, bukan tidak mungkin kamu akan direkrut untuk memproduksi film Jumbo selanjutnya, tetapi juga direkrut untuk bekerja bersama perusahaan komik luar negeri. Menarik, bukan?
6. Ilmu Perpustakaan
Ilmu Perpustakaan adalah salah satu jurusan kuliah yang banyak diremehkan oleh masyarakat. Pasalnya, masih banyak orang yang mengira jurusan ini “hanya” berkutat pada penataan buku-buku di perpustakaan saja. Padahal, jurusan ini juga mempelajari hal-hal terkait kearsipan dan teknologi yang menunjang Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan atau Sistem Informasi Manajemen Kearsipan.
Selain bekerja di perusahaan daerah maupun perguruan tinggi, lulusan jurusan ilmu perpustakaan ini juga berpeluang bekerja di perusahaan record management. Perusahaan jenis ini memberikan pelayanan pengelolaan dokumen kepada perusahaan lainnya (B2B). Pengelolaan dokumen ini bisa berbentuk penyimpanan dokumen-dokumen sensitif, menyediakan layanan digitalisasi dokumen sampai menghancurkan dokumen yang sekiranya sudah tidak perlu.
7. Ilmu Ekonomi
Sebenarnya, jurusan ini bukan termasuk jurusan yang dianggap remeh, tapi lebih kepada jurusan yang sering dikira Akuntansi atau Manajemen. Padahal, topik yang dipelajari oleh lulusan Ilmu Ekonomi jauh berbeda dari kedua jurusan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis tersebut.
Prospek kerjanya juga jauh berbeda. Lulusan Jurusan Ilmu Ekonomi umumnya bekerja di sektor pemerintahan (Kementerian, Bappenas atau BRIN), atau di sektor riset dan konsultan baik di dalam maupun di luar negeri.
Memilih jurusan berdasarkan peluang kerjanya memang penting. Tapi, yang lebih penting lagi adalah memilih jurusan kuliah yang sesuai dengan minat, bakat dan kemampuan kamu. Karena, tentunya akan lebih susah mempelajari mata kuliah yang tidak kamu minati atau dasar-dasarnya saja kamu tidak bisa pahami.
Yuk, Belajar Bareng Skuling!
Dapatkan langkah awal yang kuat untuk masuk PTN Terkemuka di Indonesia dengan menggunakan Skuling Pro! Hanya dengan Rp59.000 per bulan, kamu sudah bisa mengerjakan latihan soal UTBK dan tryout UTBK online, rasionalisasi kampus dan jurusan tujuan, akses pembahasan menggunakan AI, sampai akses ke grup WA Ambis Skuling yang berisi SkulCamps dari Seluruh Indonesia! Download Skuling sekarang dan dapatkan manfaatnya!

