Table of Contents

Persiapan Kuliah

Perbedaan Bidikmisi dan KIP Kuliah, Ini Penjelasan Lengkapnya!

Table of Contents

Istilah Bidikmisi mungkin tidak asing lagi, terutama di telinga calon mahasiswa yang mencari berbagai cara untuk tetap melanjutkan pendidikan meski memiliki keterbatasan biaya. Eits, tapi tahukah kamu kalau program bidikmisi sudah berganti nama menjadi KIP kuliah.

Meski terlihat serupa namun kedua program tersebut ternyata memiliki beberapa perbedaan. Apa saja? Simak selengkapnya berikut ini!

Apa Itu Bidikmisi?

Bidikmisi adalah program bantuan biaya pendidikan dari pemerintah Indonesia yang ditujukan untuk calon mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi namun memiliki prestasi akademik. 

Tak hanya gratis biaya kuliah saja, dengan program ini, mahasiswa nantinya juga akan memperoleh uang saku yang berlaku hingga 8 semester lamanya. Harapannya supaya mobilitas sosial generasi muda meningkat sehingga kondisi ekonomi keluarganya menjadi lebih baik. 

Hadir sejak 2010, beasiswa Bidikmisi dahulu diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Namun di tahun 2019, setelah mencerdaskan ratusan ribu mahasiswa, program bidikmisi kemudian berganti nama menjadi KIP Kuliah. 

Apa Itu KIP Kuliah?

Beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah adalah program bantuan biaya pendidikan dari pemerintah Indonesia yang ditujukan bagi siswa lulusan SMA/SMK/MA sederajat yang memiliki potensi akademik baik namun berasal dari keluarga kurang mampu.

Sekilas secara pengertian mungkin sama dengan Bidikmisi, sebab program ini memang pengembangan dari beasiswa Bidikmisi yang berlaku sejak tahun 2020. Namun, setelah evaluasi panjang, program ini tentu memiliki perbedaan yang mengarah pada peningkatan kualitas.

Perubahan beasiswa Bidikmisi menjadi KIP Kuliah dicantumkan dalam APBN 2020 sebagai bentuk transformasi beasiswa agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan terintegrasi dengan kebijakan Merdeka Belajar. Hingga saat ini, manfaatnya terus dirasakan oleh semakin banyak mahasiswa. 

Perbedaan Bidikmisi dan KIP Kuliah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, meski KIP Kuliah ini merupakan pengembangan program dari beasiswa Bidikmisi. Namun keduanya memiliki perbedaan, selengkapnya berikut ini!

1. Perbedaan syarat dan ketentuan 

Perbedaan Bidikmisi dan KIP Kuliah yang pertama terletak pada persyaratan dan ketentuan yang berlaku. Memang benar keduanya sama-sama mensyaratkan calon penerima adalah lulusan SMA/SMK/MA sederajat dengan prestasi akademik dan berasal dari keluarga kurang mampu.

Namun, pada KIP Kuliah ketetapan standar ekonomi lebih rinci. Ketetapan penerima beasiswa KIP Kuliah yaitu calon mahasiswa dengan pendapatan gabungan orang tua maksimal Rp4.000.000 per bulan atau Rp750.000 per anggota keluarga. Tak hanya itu, karena KIP Kuliah ini terhubung dengan data nasional, sehingga verifikasi data pendapatan ini bisa lebih objektif dan terukur. Beasiswa bisa diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan dukungan pembiayaan pendidikan lanjutan. 

2. Perbedaan prosedur pendaftaran 

Perbedaan Bidikmisi dan KIP Kuliah selanjutnya terletak pada prosedur pendaftaran. Pada program Bidikmisi, pendaftaran dilakukan melalui sekolah. Sekolah yang akan merekomendasikan siswa ke sistem, lalu siswa mengikuti jalur seleksi masuk perguruan tinggi seperti SNMPTN, SBMPTN, atau seleksi mandiri.

Sementara itu, KIP Kuliah menggunakan sistem pendaftaran online yang dapat dilakukan secara mandiri oleh siswa melalui sistem resmi. Setelah mendaftar dan memperoleh nomor pendaftaran serta kode akses, siswa bisa mengikuti seleksi masuk PTN/PTS. Jika lolos seleksi dan verifikasi data, maka bantuan akan diberikan. 

3. Perbedaan benefit yang didapatkan 

Keduanya memang memberikan manfaat utama berupa pembebasan biaya kuliah penuh selama maksimal 8 semester untuk program S1. Namun, KIP Kuliah memberikan tambahan biaya hidup yang lebih besar dan disesuaikan dengan wilayah domisili kampus, yakni antara Rp800.000 hingga Rp1.400.000 per bulan. Dana ini dikirim langsung ke rekening mahasiswa, memungkinkan mereka lebih mandiri secara finansial.

4. Perbedaan sistem dan skala program 

Salah satu perbedaan penting lainnya adalah pada sistem dan skala program. Bidikmisi lebih terbatas dalam jumlah penerima dan bergantung pada proses manual sekolah. 

Sebaliknya, KIP Kuliah didesain lebih luas, inklusif, dan transparan karena terintegrasi dengan berbagai data nasional. KIP Kuliah juga membuka peluang bagi lebih banyak mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia karena kuota yang diperluas dan proses seleksi yang lebih terbuka.

Temukan Informasi Seputar Perkuliahan di Blog Skuling!

Setelah mengenal berbagai jenis beasiswa seperti Bidikmisi, KIP Kuliah, dan beasiswa S1 lainnya, langkah selanjutnya adalah fokus mempersiapkan diri menghadapi UTBK dan memilih jurusan yang tepat. 

Nah, kamu bisa menemukan beragam informasi penting seputar tips UTBK, strategi masuk PTN, hingga dunia perkuliahan langsung di blog Skuling. Skuling.id sendiri merupakan website belajar UTBK yang menyediakan berbagai fitur pendukung belajar, seperti Skuling Tryout untuk simulasi tryout UTBK online, Skuling Battle untuk adu cepat menjawab soal dengan pengguna lain, serta Skuling Freestyle yang memungkinkan kamu berlatih soal sesuai topik pilihanmu. 

Salah satu fitur unggulan yang wajib kamu coba adalah Campus Success Probability, yaitu fitur yang bisa membantumu melihat kemungkinan lolos ke jurusan dan kampus impian berdasarkan hasil tryout-mu. Fitur ini sangat membantu dalam mengambil keputusan secara lebih realistis dan terarah. 

Kalau kamu belum punya akun, langsung saja daftar akun Skuling. Begitu daftar kamu bisa langsung tryout UTBK online gratis kapan dan dimana saja.

Supaya lebih semangat belajarnya, upgrade ke Skuling Pro dan manfaatkan semua fitur yang ada! Jangan lupa untuk stay tune di blog Skuling supaya kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar UTBK, masuk PTN, dan dunia kampus, serta langsung coba fitur Campus Success Probability di Skuling untuk bantu kamu pilih jurusan dengan lebih percaya diri!