Persiapan tes sekolah kedinasan cukup berbeda dengan persiapan seleksi masuk perguruan tinggi lainnya. Hal ini khususnya untuk perguruan tinggi kedinasan dengan ikatan dinas, seperti PKN STAN, STMKG atau Politeknik Statistika STIS. Hal ini karena lulusan dari sekolah kedinasan ini langsung akan menjadi ASN yang harus siap ditempatkan di berbagai daerah di Indonesia. Maka dari itu, tidak heran jika masing-masing kementerian ingin mendapatkan individu-individu terbaik.
Berikut ini 7 hal yang perlu kamu persiapkan dan pertimbangkan sebelum mendaftar sekolah kedinasan:
1. Pilihan Jurusan dan Kampus yang Sesuai
Memilih jurusan dan kampus kedinasan tidak hanya harus sesuai minat dan bakat, tetapi juga harus sesuai dengan aspirasi karir dan kondisi fisik kamu. Pertama, pilihan jurusan harus sesuai dengan aspirasi karir karena setelah lulus kamu akan ditempatkan sebagai ASN di kementerian atau lembaga terkait dengan sistem kontrak bahkan hingga 15 tahun (tergantung instansi). Kedua, pemilihan jurusan harus sesuai dengan kondisi fisik karena beberapa PT Kedinasan mempersyaratkan kondisi fisik, seperti tinggi badan minimal, berat badan minimal hingga mata tidak boleh minus.
Selain itu, ada juga sekolah kedinasan yang membatasi sekolah asal calon mahasiswa baru dari jenis sekolah tertentu, misalnya dari SMA IPA saja atau SMA dan SMK bisa semua. Ketahui semua informasi mengenai hal ini di laman resmi masing-masing PTN Kedinasan.
2. Kesehatan Fisik dan Mental
Seleksi masuk sekolah kedinasan biasanya memiliki 2 tahap tes terkait kondisi fisik dan mental, yaitu tes kesehatan dan tes kesamaptaan. Kedua tes ini tidak bisa dipersiapkan secara mendadak. Siapkan diri kamu untuk masuk PTN Kedinasan favorit dengan mempersiapkan kondisi fisik dan mental sejak dini.
Pertama, kamu bisa lakukan medical check up sendiri terlebih dahulu untuk mengetahui apakah ada kondisi fisik yang perlu diperbaiki. Kedua, bangun kebiasaan sehat dengan melakukan olahraga secara teratur dan makan makanan bergizi. Ketiga, bangun sikap disiplin dalam menjalani rutinitas-rutinitas tersebut. Sebab, diterima di sekolah kedinasan nanti, mau tidak mau kamu harus bersikap disiplin setiap hari karena jadwal belajar dan kehidupan sehari-hari kamu akan diatur.
3. Syarat Administrasi
Hal lain yang tidak bisa disiapkan secara mendadak saat mengikuti tes sekolah kedinasan adalah syarat administrasi. Sebab, syarat administrasi setiap kementerian dan lembaga berbeda-beda. Misalnya, jika kamu memilih PTB STIN, kamu harus mempersiapkan surat izin orang tua. Beberapa jenis syarat administrasi, seperti SKCK dan surat keterangan sehat dari rumah sakit juga tidak bisa selesai dibuat dalam sehari dua hari. Maka dari itu, persiapkan dokumen syarat administrasi ini sejak dini.
4. Persiapan Tes SKD
Sama seperti ASN pada umumnya, calon taruna dan taruni PTN Kedinasan juga harus menghadapi tes SKD (Seleksi Kompetensi Dasar). Teknis tes nya juga sama yaitu 110 soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) yang harus diselesaikan dalam waktu 100 menit.
Meskipun tampak sederhana, namun banyak calon taruna taruni kedinasan yang gagal di tahap ini. Salah satu penyebabnya adalah mereka belum terbiasa mengerjakan sejumlah besar soal dalam waktu yang mepet, sehingga ketika waktu akan habis, mereka sudah panik terlebih dahulu.
5. Persiapan Tes Akademik
Beberapa jenis sekolah kedinasan juga menerapkan tahapan tes akademik. PTN Kedinasan dibawah naungan Kementerian perhubungan misalnya, memberlakukan tes fisika dan matematika. Ada juga PTN Kedinasan yang bisa didaftari dengan menggunakan sertifikat hasil UTBK. Oleh karena itu, jika sekolah kedinasan tujuan kamu menerapkan jenis tes ini, pastikan kamu mempersiapkannya juga.
Tenang, dengan aplikasi Skuling kamu bisa mempersiapkan keduanya sekaligus! Untuk lolos SKD, kamu bisa mengerjakan latihan soal di Skuling freestyle khusus kedinasan. Lalu, untuk lolos tes akademik ini, kamu bisa mengerjakan Skuling freestyle UTBK biasa. Jadi, satu aplikasi bisa dipakai untuk semua jenis tes masuk perguruan tinggi.
6. Persiapan Tes Wawancara
Salah satu pembeda antara seleksi masuk sekolah kedinasan dan perguruan tinggi negeri lainnya adalah adanya tes wawancara. Saat tes wawancara ini kamu akan ditanyai seputar sekolah kedinasan dan jurusan yang kamu pilih, sikap kamu sebagai seorang calon ASN dan juga materi-materi pelajaran yang sekiranya penting untuk jurusan tersebut.
Maka dari itu, persiapan tes sekolah kedinasan yang satu ini juga tidak bisa dilakukan secara mendadak. Apalagi tak jarang tes ini dilaksanakan secara bersamaan dengan tes kesamaptaan. Kamu perlu menyusun strategi belajar seleksi kedinasan yang pas supaya tidak terbata-bata saat menjawab tes wawancara ini.
7. Persiapan Biaya
Seluruh rangkaian seleksi sekolah kedinasan memang bisa diikuti dengan tanpa biaya sepeserpun, tapi biaya-biaya penunjangnya yang tidak murah. Biaya-biaya penunjang tersebut, seperti:
- Biaya les. Biaya les sekolah kedinasan offline bisa mencapai jutaan rupiah. Untungnya, saat ini di Skuling.id, kamu bisa mengerjakan latihan soal UTBK dan tryout UTBK dan kedinasan hanya dengan Rp59.000 per bulan.Â
- Biaya medical check up pre-test. Seperti yang telah disebutkan di atas, ada baiknya kamu melakukan medical check up terlebih dahulu sebelum ikut seleksi PTN Kedinasan, supaya bisa segera tahu jika ada kondisi fisik yang perlu diperbaiki. Nah, biaya medical check up sebelum tes dan biaya perbaikan fisik ini tak jarang tidak murah.Â
- Biaya perjalanan dan penginapan. Beberapa jenis tes sekolah kedinasan hanya akan dilakukan di kota-kota besar, sehingga mau tidak mau kamu harus mempersiapkan biaya khusus untuk transportasi dan akomodasi selama mengikuti tahapan tes tersebut.Â
Yuk, Belajar Bareng Skuling!
PTN Akademik atau Kedinasan? Tenang!, apapun pilihannya, Skuling punya solusinya! Kerjakan latihan soal UTBK dan tryout UTBK di Skuling dan jangan lupa follow media sosialnya di Skuling.id dan Skuling Kedinasan untuk dapatkan voucher tryout gratis! Raih mimpi kamu setinggi mungkin dan dapatkan ia bersama Skuling! Karena dengan Skuling, kamu pasti bisa!

