Berbeda dengan liburan sekolah yang biasanya “hanya” dua atau tiga minggu, liburan kuliah bisa mencapai 1 atau bahkan 3 bulan lamanya. Maka dari itu, nggak heran apabila banyak mahasiswa yang merasa bosan jika tidak melakukan apa-apa. Berikut ini beberapa rekomendasi kegiatan yang bisa kamu lakukan selama libur kuliah:
Rekomendasi Kegiatan Selama Libur Kuliah
1. Magang
Liburan peralihan antara semester genap ke semester ganjil biasanya sampai 3 bulan lamanya. Tidak jarang, momen ini dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk mengambil program magang mandiri di berbagai perusahaan maupun instansi pemerintahan.
Magang atau internship dapat membantu kamu mendapatkan eksposur ke dunia kerja sejak dini. Hal ini khususnya jika kamu ingin bekerja di sektor industri setelah lulus, alih-alih menjadi akademisi atau dosen.
Untuk mengisi liburan kuliah dengan magang, kamu harus mempersiapkan diri dari jauh-jauh hari. Hal ini karena magang umumnya membutuhkan banyak dokumen tambahan dan tidak jarang membutuhkan uang saku juga.
2. Traveling
Liburan kuliah biasanya juga dimanfaatkan oleh mahasiswa yang tidak pulang kampung untuk menjelajah tempat-tempat baru. Misalnya, mendaki gunung tertentu, ke pantai daerah tertentu atau sekedar main ke rumah teman yang terletak dekat dengan kampus.
Traveling selama liburan tidak hanya mengasyikkan, tetapi juga dapat digunakan sebagai pelampiasan burnt out selama kuliah, dengan harapan ketika masa perkuliahan kembali dimulai, mereka sudah segar dan siap menambah ilmu kembali.
3. Belajar Bahasa Inggris
Libur semester kuliah juga bisa dimanfaatkan untuk belajar skill-skill baru, seperti belajar Bahasa Inggris. Selama liburan, kamu bisa mengambil program intensif pembelajaran Bahasa Inggris selama 1 atau 2 bulan di Pare, Kediri, Jawa Timur.
Berbeda dengan program kursus lain, ketika mengambil kursus di Pare, Jawa Timur, kamu akan tinggal di asrama yang wajib menggunakan Bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari. Dengan demikian, kamu tidak hanya bisa belajar Bahasa Inggris dari ahlinya, tetapi juga menerapkannya secara langsung.
Beberapa lembaga kursus yang berasal dari Pare, kini juga membuka cabang di beberapa daerah lain, seperti Bogor atau Yogyakarta. Jadi, kamu nggak perlu khawatir jika tidak bisa ke Jawa Timur.
Selain kursus Bahasa Inggris, kamu juga bisa mengambil kursus lain yang memiliki jenjang waktu program selama 1-3 bulan, seperti kursus mengemudi, kursus vokal sampai les Tes Potensi Skolastik BAPPENAS (jika diperlukan).
4. Ikut semester pendek
Kegiatan libur kuliah yang keempat adalah mengikuti semester pendek atau semester perantara. Biasanya, program ini diselenggarakan saat liburan semester genap ke semester ganjil tahun ajaran berikutnya. Program ini cocok untuk kamu yang ingin memperbaiki nilai mata kuliah tertentu atau ingin lulus lebih cepat.
Program semester pendek biasanya hanya terbatas hingga 9 SKS (3 mata kuliah) dengan jumlah pertemuan maksimal 14 kali dan tidak semua kampus menyelenggarakan program ini. Manfaatkan semester pendek sebaik mungkin jika kampus kamu menyelenggarakannya ya!.
5. Mengikuti kegiatan volunteering
Kegiatan kerelawanan atau volunteering juga cocok untuk mengisi liburan kuliah. Kamu bisa bergabung dengan lembaga lokal di kota tempat kamu belajar atau mendaftar program volunteering khusus yang diadakan oleh organisasi luar kampus.
Nggak hanya mengajar anak-anak jalanan loh, beberapa jenis progra, volunteering juga menawarkan program relawan terjun ke lapangan di berbagai daerah di Indonesia. Tentunya, program volunteer seperti ini umumnya berbayar dengan jumlah biaya yang tidak sedikit. Jadi, jika kamu tertarik untuk mengikuti program volunteer seperti ini, kamu sebaiknya mempersiapkan diri sejak jauh-jauh hari.
6. Mengeksekusi bisnis
Liburan kuliah juga merupakan waktu yang tepat bagi mahasiswa produktif untuk mengeksekusi ide bisnis yang sudah direncanakan. Misalnya, kamu bisa membuka program les khusus untuk adik angkatan SMA yang ingin masuk kuliah atau menjual paket perlengkapan ospek khusus untuk mahasiswa baru.
Tidak hanya bisa untuk mengisi waktu, mengeksekusi bisnis saat liburan kuliah juga bisa mendatangkan penghasilan tambahan yang lumayan. Menarik, bukan?
7. Mengikuti kegiatan organisasi luar kampus
Meskipun umumnya organisasi kampus berhenti beroperasi sementara waktu saat liburan semester, tetapi ada juga kegiatan organisasi dalam maupun luar kampus yang diselenggarakan saat liburan. Misalnya, beberapa organisasi terkait sejarah Indonesia sering mengadakan tour bersama mahasiswa dan volunteer saat liburan kuliah atau UKM Silat yang aktivitasnya tidak berhenti meskipun perkuliahan sedang sepi.
8. Ikut lomba atau konferensi
Rekomendasi kegiatan libur kuliah yang selanjutnya adalah mengikuti lomba atau konferensi karya ilmiah baik dengan difasilitasi oleh pihak kampus maupun tidak. Misalnya, mengikuti lomba essay, lomba debat Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris sampai lomba robot.
Mengikuti kompetisi apapun di tingkat lokal maupun nasional tidak hanya akan menambah cerita libur semester kamu, tetapi juga bisa menambah relasi dengan mahasiswa dari jurusan maupun fakultas lain atau bahkan mahasiswa dari kampus lain.
9. Melakukan hal produktif yang disukai
Selama liburan, kamu juga bisa melakukan banyak hal produktif yang kamu sukai. Misalnya, jika kamu hobi memasak, maka kamu bisa mencoba membuat menu baru atau jika kamu hobi olahraga, maka kamu bisa set target olahraga sesuai keinginan kamu, dan masih banyak lainnya.
Melakukan hal produktif yang disukai secara mandiri memang mengasyikkan karena kamu nggak terikat jadwal. Tapi, supaya berhasil dan nggak sia-sia, kamu juga harus menentukan jadwal sendiri dan disiplin.
Yuk, Temukan Informasi Menarik Seputar Perkuliahan Lainnya di Skuling!
Kuliah bukan hanya soal belajar, tetapi juga menambah relasi dan membentuk pola pikir diri. Ketahui informasi menarik seputar dunia perkuliahan lainnya dengan follow blog dan sosial media Skuling! Kerjakan tryout gratisnya, dan latihan soal UTBK online yang tersedia untuk meningkatkan kemampuanmu dalam mengerjakan soal-soal seleksi mandiri kedepannya! Yuk, Skulingin aja!

