Table of Contents

Tips Belajar

Tutorial Lengkap Membuat Daftar Pustaka untuk Makalah dan Skripsi

Table of Contents

Daftar pustaka memiliki peran penting dalam sebuah makalah atau pun karya skripsi. Sebab sumber yang jelas membuat pembaca yakin bahwa tulisan kamu punya dasar ilmiah, bukan sekadar opini pribadi.

Bagaimana sih cara membuat daftar pustaka? Tenang, berikut ini tutorial lengkap membuatnya untuk makalah dan skripsi. Simak sampai akhir ya!

Apa Itu Daftar Pustaka?

Daftar pustaka adalah bagian penting dalam karya tulis ilmiah, seperti makalah, skripsi, tesis, atau artikel akademik, yang berisi kumpulan sumber referensi yang digunakan penulis. Sumber tersebut bisa berupa buku, jurnal, artikel, dokumen resmi, maupun situs web. Fungsinya adalah memberikan pengakuan kepada penulis asli, memudahkan pembaca mencari sumber rujukan, serta menunjukkan bahwa karya tersebut disusun berdasarkan referensi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan adanya daftar pustaka, karya tulis jadi lebih kredibel karena tidak hanya bersumber dari opini pribadi, melainkan juga didukung oleh literatur atau penelitian sebelumnya. Selain itu, daftar pustaka juga membantu penulis terhindar dari plagiarisme, karena setiap ide atau data yang dikutip jelas tercatat asal-usulnya.

Struktur Daftar Pustaka

Sebenarnya, daftar pustaka memiliki banyak struktur, tergantung gaya penulisan yang dipakai seperti APA, MLA, Chicago, IEEE, Harvard, dan lain-lain. Tapi, kali ini dipaparkan gaya APA Style karena struktur ini yang paling umum digunakan di Indonesia, terutama dalam penulisan makalah, skripsi, dan karya ilmiah lainnya.

Dalam APA Style, struktur dasarnya seperti adalah sebagai berikut:

  1. Nama penulis → ditulis nama belakang, nama depan.
  2. Tahun terbit → dalam tanda kurung.
  3. Judul buku/artikel → judul buku dimiringkan, judul artikel ditulis biasa.
  4. Keterangan penerbit → untuk buku ditulis kota & nama penerbit, untuk jurnal ditulis nama jurnal (italic), volume, nomor, dan halaman.
  5. Alamat web → kalau sumbernya dari internet.

Cara Membuat Daftar Pustaka yang Benar untuk Makalah dan Skripsi

Membuat daftar pustaka yang benar bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan, kamu bisa ikuti langkah-langkah berikut ini!

1. Kumpulkan semua sumber rujukan 

Cara membuat daftar pustaka yang pertama adalah terlebih dahulu mengumpulkan semua sumber rujukan. Mulai dari buku, artikel jurnal, laporan penelitian, dokumen resmi, hingga website yang benar-benar kamu pakai dalam penulisan makalah atau skripsi. 

2. Catat identitas sumber dengan lengkap

Setelah semua sumber terkumpul, langkah berikutnya adalah mencatat identitas sumber dengan lengkap. Jangan hanya menuliskan judul atau nama penulis saja, tetapi sertakan juga informasi penting lain yang dibutuhkan. Misalnya, jika sumbernya dari buku, catat nama penulis, tahun terbit, judul buku, kota terbit, dan nama penerbit. Kalau dari artikel jurnal, tuliskan nama penulis, tahun, judul artikel, nama jurnal, volume, nomor, serta halaman tempat artikel dimuat. 

Sedangkan untuk sumber dari internet, pastikan mencatat nama penulis atau lembaga, tahun (jika ada), judul artikel atau halaman, alamat URL, dan bila perlu tambahkan tanggal akses. Dengan begitu, ketika menyusun daftar pustaka nanti, semua data sudah lengkap tanpa harus bolak-balik membuka sumber aslinya lagi.

3. Tulis referensi sesuai struktur yang benar

Cara menulis daftar pustaka yang benar adalah dengan menyesuaikan penulisan referensi berdasarkan struktur yang berlaku. Struktur yang paling sering digunakan di Indonesia adalah APA Style, namun kamu juga bisa mengikuti gaya lain sesuai ketentuan kampus atau jurnal. Yang terpenting, pastikan setiap unsur dalam struktur penulisan seperti nama penulis, tahun terbit, judul, hingga penerbit atau sumber tertulis lengkap tanpa ada yang terlewat.

4. Susun semua referensi secara alfabetis

Cara membuat daftar pustaka di womenyusunnya secara alfabetis berdasarkan nama belakang penulis. Misalnya, Anderson (2019) ditulis lebih dahulu daripada Brown (2020), dan keduanya tetap didahulukan sebelum Sugiyono (2017). Jika ada penulis yang sama dengan beberapa karya, maka urutkan berdasarkan tahun terbit, mulai dari yang paling lama hingga yang terbaru. Dengan begitu, daftar pustaka akan rapi, mudah dibaca, dan sesuai dengan kaidah penulisan akademik.

5. Gunakan bantuan reference manager 

Terakhir, jika tidak ingin membuat daftar pustaka secara manual, kamu bisa manfaatkan reference manager. Reference manager dapat diakses melalui Microsoft Word, cukup buka menu References. Kemudian pilih gaya penulisan bisa APA, MLA, atau Chicago, klik Insert Citation > Add New Source untuk memasukkan detail sumber. Setiap kali melakukan kutipan, cukup pilih Insert Citation, dan pada bagian akhir penulisan tekan Insert Bibliography. Dengan demikian, daftar pustaka akan tersusun otomatis sesuai gaya penulisan yang dipilih.

Selain itu, terdapat pula pilihan menggunakan Mendeley Reference Manager. Melalui daftar pustaka Mendeley, seluruh referensi dapat disimpan dengan lebih rapi, baik melalui file PDF yang diunggah maupun dengan menambahkan data secara manual. Saat menulis di Word, kamu cukup menggunakan plugin Mendeley Cite, lalu memilih Insert Citation untuk menambahkan kutipan. Setelah selesai, cukup tekan Insert Bibliography, maka daftar pustaka akan langsung tersusun otomatis dan dapat diubah format sitasinya hanya dengan sekali klik.

Contoh Daftar Pustaka

Kini kamu sudah tahu cara membuat daftar pustaka yang benar, menulis daftar pustaka yang tepat merupakan bagian dari karya ilmiah yang baik. Supaya lebih jelas, berikut beberapa contoh daftar pustaka dari berbagai sumber!

Sumber buku

  • Creswell, J. W. (2014). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran (Edisi ke-4). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  • Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Manajemen Pemasaran (Edisi ke-15). Jakarta: Erlangga.
  • Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sumber jurnal

  • Johnson, R. B., & Onwuegbuzie, A. J. (2004). Mixed methods research: Paradigma penelitian yang sudah waktunya. Educational Researcher, 33(7), 14–26. https://doi.org/10.3102/0013189X033007014
  • Smith, J. A., & Osborn, M. (2015). Interpretative phenomenological analysis sebagai metodologi penelitian pengalaman hidup terhadap rasa sakit. British Journal of Pain, 9(1), 41–42. https://doi.org/10.1177/2049463714541642
  • Zhang, Y., & Wildemuth, B. M. (2009). Analisis kualitatif konten. Applications of Social Research Methods to Questions in Information and Library Science, 308, 319.

Sumber website

  • Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik Indonesia 2021. Diakses dari https://www.bps.go.id/publication/2021/02/26/statistik-indonesia-2021.html
  • Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Situasi terkini perkembangan COVID-19. Diakses dari https://www.kemkes.go.id/
  • Kompas.com. (2022). Tren digital marketing di Indonesia tahun 2022. Diakses dari https://www.kompas.com/

Temukan Informasi Dunia Perkuliahan Lainnya di Skuling!

Materi tentang daftar pustaka ini penting sekali kamu kuasai sejak awal kuliah, karena hampir setiap tugas dan karya ilmiah pasti butuh daftar pustaka yang benar. Nah, kalau kamu ingin mencari referensi lebih luas soal perkuliahan, beasiswa, sampai hasil riset pendidikan, kamu bisa mulai dari Skuling Blog di Skuling.id. Di sana ada banyak artikel yang bisa jadi panduan belajar sekaligus sumber inspirasi untuk riset pribadi kamu.

Selain itu, di Skuling sendiri kamu bisa lebih dari sekadar baca artikel. Ada ribuan latihan soal tryout gratis yang bisa kamu pakai untuk mengukur kemampuan, sistem ranking yang bikin kamu bisa bandingin hasil belajar sama pelajar lain, sampai puzzle soal interaktif yang mengasah logika. Semua ini bisa jadi sarana latihan soal UTBK yang fleksibel sesuai gaya kamu. Tinggal daftar akun Skuling untuk memanfaatkannya!Tunggu apalagi? Yuk gabung ke website belahar UTBK Skuling.id dan manfaatkan semua fiturnya!