Table of Contents

Dunia Perkuliahan

Cuti Kuliah Apakah Masih Tetap Membayar UKT? Begini Penjelasannya!

Table of Contents

Pernah nggak sih, SkulChamps, kamu merasa perlu mengambil jeda sejenak dari perkuliahanmu karena ada alasan pribadi, kesehatan, atau pekerjaan? Nah, di sinilah opsi cuti kuliah menjadi solusi yang tepat untukmu! Akan tetapi, banyak juga yang masih bingung, kira-kira kalau kita cuti, apakah kita masih tetap harus membayar UKT (Uang Kuliah Tunggal?)

Jawabannya tergantung pada kebijakan masing-masing kampus, ya, SkulChamps! Namun, secara umum, menurut Permendikbud No. 25 Tahun 2020 tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi, mahasiswa yang cuti bisa diberikan keringanan atau bahkan dibebaskan dari kewajiban membayar UKT selama pengajuan cutinya sesuai dengan prosedur yang telah disetujui oleh pihak kampus. Supaya makin jelas, yuk kita bahas!

Apakah Cuti Kuliah Tetap Membayar UKT?

Pertanyaan ini sebenarnya sering banget muncul di kalangan mahasiswa, terutama saat sedang mempertimbangkan untuk cuti. Hal ini wajar, ya, karena UKT juga jumlahnya tidak sedikit dan sayang banget kalau kamu harus tetap membayar penuh kuliah padahal nggak ikut kelas.

Nah, kalau merujuk pada Permendikbud No. 25 Tahun 2020 tepatnya pada Pasal 9 Ayat (4), dijelaskan bahwa mahasiswa yang mengambil cuti dapat dibebaskan dari kewajiban membayar UKT. Namun, catat ya, dapat dibebaskan bukan artinya otomatis kamu akan dibebaskan untuk tidak membayar UKT! Semua tergantung pada kebijakan masing-masing perguruan tinggi.

Ada kampus yang membebaskan 100% UKT selama kamu cuti, ada juga yang tetap menetapkan pembayaran sebagian (biasanya untuk menutupi biaya administrasi). Bahkan, ada juga kampus yang meminta mahasiswanya untuk tetap membayar penuh jika cutinya diajukan di luar waktu yang telah ditentukan, dan ada pula yang mewajibkan mahasiswanya untuk membayar biaya cutinya saja, kemudian dibebaskan untuk tidak membayar UKT selama satu semester penuh.

Sebelum mengajukan cuti, penting banget buat kamu untuk mencari tahu terlebih dahulu kebijakan kampusmu. Jangan ragu untuk konsultasi langsung ke bagian akademik atau Biro Administrasi Akademik (BAA) dari pada kamu berasumsi dan salah jalan, lebih baik kamu yang pastikan sendiri, ya, SkulChamps!

Syarat dan Prosedur Cuti Kuliah

Mengajukan cuti kuliah itu sebenarnya nggak sesulit yang dibayangkan, kok. Namun, tetap ada syarat dan langkah-langkah yang harus kamu ikuti agar prosesnya lancar dan status mahasiswa kamu tetap aman. Nah, berikut ini beberapa syarat dan prosedur umum yang biasanya berlaku di banyak perguruan tinggi:

Syarat Umum Mengajukan Cuti Kuliah:

1. Minimal sudah menempuh 1 atau 2 semester

Umumnya, kampus hanya mengizinkan cuti setelah mahasiswa menyelesaikan semester pertama atau kedua. Mahasiswa baru biasanya belum diperbolehkan untuk langsung cuti.

2. Tidak sedang dalam masa sanksi akademik atau pelanggaran disiplin

Mahasiswa yang sedang dikenai sanksi (misalnya DO bersyarat atau skorsing dan NA atau Non Aktif) biasanya tidak diperbolehkan mengajukan cuti.

3. Alasan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan

Misalnya: alasan kesehatan (dengan surat dokter), alasan ekonomi, keluarga, pekerjaan, atau urusan pribadi lainnya yang memang mendesak.

4. Mengajukan pada waktu yang ditentukan kampus

Biasanya sebelum masa KRS atau pengisian jadwal perkuliahan dimulai. Kalau diajukan terlalu mepet atau setelah perkuliahan dimulai, besar kemungkinan ditolak atau tetap dikenai UKT.

5. Pastikan status cuti tercatat di sistem akademik

Jangan sampai namamu tetap muncul sebagai mahasiswa aktif padahal sudah cuti. Ini bisa bikin kamu tetap ditagih UKT dan dianggap mangkir.

Informasi Tambahan Penting:

  • Durasi cuti biasanya dibatasi 1–2 semester berturut-turut, tapi bisa diperpanjang dengan pengajuan baru.
  • Cuti tetap dihitung dalam masa studi, kecuali jika kampus menyatakan sebaliknya.
  • Selama cuti, kamu tidak bisa mengakses fasilitas akademik kampus, termasuk ikut kelas, KRS, atau mengurus skripsi.

Jadi, buat SkulChamps yang sedang mempertimbangkan cuti kuliah, pastikan semua persyaratan dipenuhi dan prosedurnya dijalani dengan benar. Jangan asal ambil jeda tanpa izin resmi, karena bisa berisiko terhadap status akademikmu!

Temukan Informasi Dunia Perkuliahan Lainnya di Skuling!

Masih ingin tahu info beasiswa lainnya? Tenang, kamu bisa temukan berbagai jenis beasiswa, tips lolos seleksi, cara mendapatkan beasiswa kuliah S1 dalam negeri, hingga panduan membuat berkas di Skuling. Pantau terus website dan media sosial Skuling biar kamu nggak ketinggalan peluang beasiswa terbaik untuk masa depanmu.

Karena di Skuling, kami percaya semua anak muda berhak punya akses pendidikan yang layak dan kesempatan untuk sukses!

Tidak hanya itu saja, kamu pun bisa sambil mempersiapkan diri untuk mendapatkan kampus impian dengan mengakses ribuan latihan soal yang ada di aplikasi Skuling.

Gimana caranya? Caranya yaitu kamu hanya perlu mendaftar akun Skuling, akses ribuan soalnya, dan taklukan tantangannya! Di Skuling, kamu bisa belajar dengan cara lebih menyenangkan hingga bisa bersaing dengan teman lewat fitur Skuling Battle.

Nggak cuman itu aja, kamu juga bisa, loh, tahu kampus mana yang akan menerima kamu dengan skema nilai try out di Skuling. Caranya lewat fitur Campus Success Probability. Kamu bisa tahu potensi kampus mana yang bisa dituju bahkan ada rekomendasi (referensi) kampus yang bisa dipilih. 

Yuk, jelajahi lebih banyak peluang dan jangan lewatkan info penting seputar dunia perkuliahan hanya di Skuling!