Table of Contents

Persiapan Kuliah

Jurusan Mikrobiologi: Info Kuliah, Prospek Kerja, dan Rekomendasi Kampus

Table of Contents

Dalam hidup ini, ada banyak hal yang ada namun tak kasat mata. Salah satunya adalah mikroorganisme, seperti bakteri, kuman, virus dan lain sebagainya. Meskipun tak terlihat oleh mata telanjang, namun dampak dari mikroorganisme ini bisa sangat vital untuk kehidupan manusia, mulai dari pembuatan bahan makanan penting seperti tempe dan yoghurt sampai menyebarkan penyakit tipes dan covid. 

Maka dari itu, hal-hal tak kasat mata ini wajib dipelajari. Salah satunya adalah di Jurusan Mikrobiologi. 

Mengenal Jurusan Mikrobiologi Pertanian

Secara sederhana, Jurusan Mikrobiologi Pertanian adalah jurusan yang mempelajari mikroorganisme dan bagaimana ia bisa dikelola dengan baik dan dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Program studi ini tidak hanya cocok untuk kamu yang suka berkutat di laboratorium, tetapi juga suka berinovasi dengan bahan pangan maupun obat-obatan. 

Apa yang Dipelajari di Jurusan Mikrobiologi Pertanian

Mata kuliah yang dipelajari di Jurusan Mikrobiologi Pertanian bervariasi tergantung dengan fokus yang ditawarkan oleh universitas. Namun secara umum, selain mata kuliah dasar, seperti Kimia, Fisika, Biologi dan Matematika, berikut ini beberapa mata kuliah yang akan dipelajari di jurusan ini:

  1. Mikrobiologi Dasar;
  2. Fisiologi Mikroba;
  3. Kimia Organik;
  4. Kimia Analitik;
  5. Biologi Sel dan Molekuler;
  6. Biokimia. 

Prospek Kerja Jurusan Mikrobiologi Pertanian

Saat ini, mikroorganisme banyak dimanfaatkan dalam kehidupan umat manusia. Maka dari itu, tidak heran jika prospek kerja jurusan ini juga luas. Berikut ini diantaranya:

1. Quality Control

Lulusan jurusan ini banyak dibutuhkan di bidang quality control di perusahaan-perusahaan produsen makanan dan obat-obatan. Posisi ini penting untuk memastikan mikroorganisme yang dimanfaatkan di produk perusahaan tersebut tidak berdampak buruk ke produk dan ke citra perusahaan. 

2. Waste Management

Waste management atau pengelolaan limbah di Indonesia juga membutuhkan lulusan jurusan ini. Departemen pengelolaan limbah tidak hanya ada di perusahaan, melainkan juga di sektor publik khususnya Kementerian Lingkungan Hidup.

3. Research and Development (R&D)

Untuk kamu yang suka berinovasi dengan produk-produk baru, maka Jurusan Mikrobiologi Pertanian adalah pilihan yang cocok. Dengan masuk ke jurusan ini, kamu bisa terlibat dalam pembuatan produk yang terkait dengan mikroorganisme, seperti pembuatan produk obat-obatan terbaru atau inovasi produk pangan terbaru. 

4. Peneliti

Lulusan Jurusan Mikrobiologi Pertanian juga bisa bekerja sebagai peneliti. Tidak hanya di BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), tetapi juga di BPOM, atau  organisasi swasta yang bergerak di bidang lingkungan. 

5. Wirausahawan

Banyak lulusan jurusan ini, khususnya Mikrobiologi Pertanian yang membuka bisnis sendiri. Hal ini karena Jurusan Mikrobiologi Pertanian mempelajari tentang mikroorganisme yang berperan di sektor pertanian, termasuk hasil pertanian, seperti pakan dan makanan. Misalnya, teh dengan berbagai varian rasa yang dihasilkan dari mikroorganisme. 

Kampus yang Ada Jurusan Mikrobiologi Pertanian

Saat ini, Jurusan Mikrobiologi hanya ditawarkan di sejumlah kecil perguruan tinggi di Indonesia saja, yaitu:

1. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Program Sarjana Mikrobiologi Pertanian di ITB masuk ke Sekolah Tinggi Ilmu Tanah dan Hayati (SITH). Di Mikrobiologi ITB, kamu akan mempelajari mikroorganisme dan pemanfaatannya di kehidupan manusia secara umum, mulai dari mikrobiologi dasar, biologi sel dan molekuler sampai mikrobiologi lingkungan. Program Sarjana Mikrobiologi di SITH ITB cocok untuk kamu yang ingin mempelajari mikroorganisme tapi belum pasti ingin menempuh karir di bidang apa. 

2. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Jurusan Mikrobiologi Pertanian termasuk ke DALAM Fakultas Pertanian di Universitas Gadjah Mada (UGM). Sesuai dengan namanya, Jurusan Mikrobiologi Pertanian adalah jurusan yang mempelajari mikroorganisme yang tumbuh di daerah pertanian dan cara memanfaatkannya untuk keberlanjutan hidup umat manusia. Jurusan ini cocok untuk kamu yang ingin mempelajari mikroorganisme dan ingin bekerja di sektor pertanian dan pangan. 

Selain dua perguruan tinggi di atas, ada IPB University juga membuka program studi Mikrobiologi Pertanian untuk jenjang S2 dan S3. 

Yuk, Belajar Bareng Skuling!

Tidak dapat dipungkiri bahwa dengan minimnya jumlah kampus yang membuka jurusan ini, semakin minim pula peluang kamu masuk ke kampus tersebut. Tercatat, daya tampung UGM untuk Program Studi Mikrobiologi Pertanian hanya 35 orang mahasiswa, sementara di ITB hanya menerima 125 mahasiswa untuk keseluruhan Sekolah Tinggi Ilmu Hayati-Sains (SITH-S). 

Tapi, kamu nggak perlu khawatir. Kini ada Skuling Pro yang siap membantu kamu mempelajari semua materi seleksi masuk perguruan tinggi negeri, mulai dari latihan soal UTBK dan TKA, tryout gratis untuk seleksi mandiri PTN terkemuka Indonesia sampai tryout UTBK online semuanya ada hanya di satu aplikasi. Dapatkan aplikasi ini sekarang juga!