Jurusan Teknik Informatika adalah jurusan yang mempelajari sistem pengelolaan informasi menggunakan logika matematika. Di sini kamu akan mempelajari hal-hal terkait komputer, mulai dari pemrograman, desain UI/UX, struktur data dan lain sebagainya dari dasar. Beberapa kampus negeri dan swasta, seperti ITS dan Bina Nusantara (BINUS) membuka program studi ini.
Namun, sebelum masuk ke jurusan ini, yuk ketahui terlebih dahulu mitos dan fakta kuliah Jurusan Informatika berikut ini:
Mitos dan Fakta Kuliah Jurusan Informatika
1. Jurusan Informatika hanya untuk anak jenius
Mitos bahwa jurusan informatika hanya untuk anak jenius itu salah, ya teman-teman. Program studi ini memang terbilang susah karena beberapa faktor, seperti menggabungkan logika dan pemahaman matematika dengan bahasa komputer, adanya mata kuliah lain yang penting meskipun tidak terkait IT, tugas-tugas yang seringkali berbentuk proyek, dan tugas akhir berbentuk skripsi yang seringkali menuntut mahasiswa untuk bisa mengkomunikasikan ide-ide nya dalam bentuk tulisan.
Namun, hal ini bukan berarti mahasiswa jurusan ini hanya anak-anak jenius saja. Selama kamu suka matematika dan semua hal terkait komputer, kamu tetap berpeluang untuk masuk ke jurusan ini. Apalagi, di semester-semester awal nanti, kamu juga akan diajari berbagai topik dari dasar banget.
2. Mahasiswa Jurusan Informatika adalah anak anti sosial
Tidak dapat dipungkiri kalau tugas-tugas teknik informatika seringkali menuntut mahasiswa untuk bekerja secara mandiri. Meskipun demikian, bukan berarti mereka enggan untuk berinteraksi sosial. Hanya saja, seringkali tuntutan tugas menuntut mereka untuk tetap bekerja di depan komputer dan laptop semalaman.
Maka dari itu, tidak heran juga kalau laptop untuk kuliah Teknik Informatika perlu cukup advance supaya tidak mati dikala proses koding sedang berlangsung.
3. Lulusan Teknik Informatika hanya bisa menjadi programmer
Salah satu desas desus yang salah mengenai program studi ini adalah lulusan Jurusan Teknik Informatika hanya bisa bekerja sebagai seorang programmer. Memang benar mahasiswa jurusan ini mempelajari teknik dan bahasa pemrograman, tetapi mereka juga mempelajari hal-hal lain, seperti struktur data, machine learning, bahkan manajemen.
Oleh karena itu, prospek kerja jurusan ini juga sangat luas mulai menjadi programmer, UI/UX designer, data scientist, network engineer dan lain sebagainya. Hal inilah yang menjadi pembeda antara kuliah D3 atau S1 Teknik Informatika dengan bootcamp pemrograman. Kamu akan mempelajari banyak hal selama 3 sampai 4 tahun masa studi kamu.
4. Lulusan Jurusan Teknik Informatika cepat dapat kerja
Masih terkait dengan mitos sebelumnya, meskipun peluang kerja para lulusan jurusan ini terbilang luas, namun bukan berarti mereka cepat dapat kerja. Sebab, perusahaan tidak hanya akan mempertimbangkan faktor pendidikan, tetapi juga faktor-faktor lain, seperti pengalaman, portofolio sampai karakteristik kamu sebagai seorang individu.
Tapi, kamu nggak perlu khawatir. Sebab, menjelang lulus nanti, kamu bisa mengikuti berbagai job fair yang diselenggarakan oleh pihak kampus, atau mendaftar jadi peserta company goes to campus jika ada kunjungan perusahaan. Selain itu, saat ini Beasiswa LPDP juga menaruh perhatian lebih untuk generasi muda Indonesia yang menempuh pendidikan di bidang saintek.
5. Semua kampus informatika sama saja
Mitos selanjutnya adalah adanya anggapan bahwa semua kampus informatika memiliki kurikulum yang sama. Menurut Dea Afrizal dalam channel Youtube-nya setiap kampus yang menawarkan Jurusan Teknik Informatika memiliki kurikulum yang berbeda. Sederhananya, Kampus A bisa menawarkan pengajaran bahasa komputer Javascript, sementara Kampus B bisa lebih dominan di Phyton.
Oleh karena itu, sebelum memilih Jurusan Informatika di kampus tertentu, pastikan kamu tahu kuliah informatika belajar apa aja di kampus tersebut.
6. Jago Nge-hack dan memperbaiki Handphone dan Komputer
Publik seringkali beranggapan bahwa mahasiswa orang yang kuliah Teknik Informatika itu jago nge-hack atau meretas alat elektronik dan atau memperbaikinya. Mitos ini tentu tidak benar ya teman-teman. Menjadi seorang peretas dan teknisi komputer atau handphone itu perlu pengetahuan dan skill sendiri yang bisa jadi tidak diajarkan terlalu dalam saat kuliah S1 nanti.
Untuk menjadi peretas misalnya. Di kuliah Teknik Informatika, bisa jadi kamu akan mempelajari sistem keamanan digital. Tapi untuk menjadi seorang peretas yang handal, tentunya kamu harus praktik terlebih dahulu dengan mengevaluasi keamanan yang ada dalam sebuah komputer. Tapi, tentunya hal ini perlu pembelajaran yang panjang dan lama.
7. Teknik Informatika hanya untuk anak IPA
Mitos selanjutnya adalah bahawa Teknik Informatika hanya untuk anak IPA. Anak IPS dan lulusan SMK, khususnya yang terkait pemrograman dan teknik komputer jaringan, masih berpeluang untuk masuk ke jurusan ini kok. Hanya saja, kamu memang perlu menguasai materi-materi dasar, seperti Matematik Diskrit, Aljabar, Kalkulus dan lain-lain yang notabene tentu akan lebih kuat jika dipelajari di Jurusan IPA.
Nggak cuma itu, jurusan ini juga tidak hanya ditawarkan oleh PTN. Beberapa perguruan tinggi swasta juga membuka jurusan ini dan bisa dimasuki oleh anak Jurusan IPS. Tapi, pastikan memang passion kamu di bidang komputer ya.
8. Masuk Teknik Informatika itu Sulit
Kalau ini sih fakta ya. Hal ini karena peminat jurusan ini banyak. Jurusan Teknik Informatika dan Teknik Informasi di ITS dan UGM misalnya, rata-rata memiliki keketatan 1,4% sampai 4% saja. Ini artinya, dari 100 orang calon mahasiswa yang mendaftar di jurusan ini baik melalui jalur SNBT maupun SNBP, hanya akan ada 1 mahasiswa sampai 4 orang mahasiswa yang diterima.
Oleh karena itu, kalau kamu ingin masuk ke jurusan ini, kamu harus belajar dari sekarang. Gunakan fitur Campus Success Probability di website belajar UTBK gratis Skuling untuk mengetahui kans kamu masuk ke jurusan favorite ini. Kerjakan juga latihan soal UTBK dan tryout UTBK online nya supaya peluang kamu masuk ke jurusan ini melalui SNBP, SNBT atau seleksi mandiri jadi lebih besar.
Yuk, Belajar Bareng Skuling!
Mempersiapkan diri untuk masuk ke jurusan favorit itu harus dilakukan sejak dini!
Kuasai berbagai materi UTBK SNBT dan seleksi mandiri dengan mengerjakan latihan soal UTBK dan seleksi mandiri serta tryout gratis dari UTBK sampai kedinasan di Skuling! UTBK tinggal 6 bulan lagi! Jangan tunggu gagal SNBP baru belajar! Asah kemampuanmu sejak dini menggunakan game yang ada di aplikasi Skuling supaya proses belajar kamu tetap asyik dan menarik.
Login dan download Skuling sekarang! Jangan sampai kelewatan!

