Pernahkah kamu merasakan capeknya belajar berjam-jam tapi materi yang kamu pelajari susah sekali masuk ke otak? Atau mungkin saat kamu sedang niat-niatnya belajar, tiba-tiba terlintas pikiran “Ah, mending scroll TikTok aja, deh…“? Kalau iya, tenang saja. Berarti kamu nggak sendirian!
Masalah fokus belajar ini sangat umum terjadi. Untuk mengatasinya, kamu bisa menerapkan teknik Pomodoro untuk belajar. Gimana, sih cara menerapkannya? Yuk, simak bacaan berikut!
Apa Itu Teknik Belajar Pomodoro?
Berdasarkan sejarahnya, teknik belajar Pomodoro ditemukan dan diperkenalkan pertama kali oleh Francesco Cirillo pada akhir tahun 80-an. Beliau yang berkebangsaan Italia itu menganggap bahwa diperlukan manajemen waktu yang memiliki interval atau keselarasan dengan tujuan belajar yang diselingi waktu istirahat.
Jadi, secara umum, teknik belajar Pomodoro adalah sistem manajemen waktu yang mengarahkan kamu untuk fokus mengerjakan 1 pekerjaan dalam jangka waktu tertentu. Teknik ini meminta kamu untuk memanfaatkan waktu selama 2 jam secara optimal. Tentunya kamu tetap bisa memiliki waktu istirahat di sela-sela belajar.Â
Capaian atau goals yang ingin dituju adalah bagaimana kamu bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Dengan begitu, kamu tidak memiliki waktu untuk teralihkan pikirannya dengan kegiatan atau permasalahan lain. Fokus kamu hanyalah belajar dan menyelesaikan tugas.
Manfaat Teknik Belajar Pomodoro
Penerapan teknik tentu berikan sejumlah manfaat bagi siswa/i atau mahasiswa yang banyak belajar dan mengerjakan tugas. Berikut adalah beberapa manfaatnya:
1. Tingkatkan konsentrasi dan fokus
Dengan terpaku pada waktu yang sudah diatur, kamu bisa lebih fokus dan konsentrasi dalam mengejar target. Kamu bisa mengarahkan tubuh dan otak kamu agar bisa menyelesaikan tugas yang ada di hadapan kamu lebih cepat dan tepat lagi.
Kamu akan berpacu dengan waktu dan target yang akan dicapai sehingga memaksa kamu untuk tetap fokus.
2. Efisiensi waktu belajar
Semakin lama waktu belajar tidak menjamin bahwa kamu bisa menyelesaikan dan memahami materi yang dipelajari secara utuh. Tidak adanya batasan waktu justru membuat kamu lebih banyak menunda (procrastination) karena merasa masih banyak waktu yang tersisa.
Dengan menerapkan teknik pomodoro dalam belajar, kamu bisa belajar lebih efisien karena ada target waktu yang harus dicapai. Efisiensi ini pun bisa membuat kamu memiliki waktu istirahat yang cukup sehingga menghindari belajar sampai larut malam.
3. Mengurangi rasa lelah dan jenuh
Salah satu penyebab utama belajar kurang efektif adalah kebiasaan multitasking sampai membuat pikiran lelah yang juga membuatmu gampang jenuh. Ini terjadi karena multitasking akan meminta otak untuk bekerja lebih ekstra karena harus mengerjakan beberapa tugas dalam satu waktu.Â
Walaupun terlihat lebih efektif, terlalu sering multitasking justru bukanlah cara belajar efektif. Dengan teknik pomodoro ini, kamu bisa mengurangi multitasking karena diarahkan untuk berfokus menyelesaikan 1 pekerjaan.
4. Mengurangi kebiasaan menunda-nunda pekerjaan
Adanya teknik belajar Podomoro dapat membantumu mengurangi kebiasaan menunda-nunda pekerjaan, sebab kamu sudah membaginya menjadi beberapa sesi atau tugas penting. Sehingga, tugas berat yang bikin kamu malas memulai, akan terasa lebih ringan saat dijalani.
Cara Melakukan Teknik Belajar Pomodoro
Jika ingin merasakan manfaat-manfaat di atas, kamu bisa mulai menerapkan teknik belajar Pomodoro melalui langkah-langkah di bawah ini:
1. Tentukan tugas yang ingin diselesaikanÂ
Fokus utama teknik timer ini adalah kamu bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan maksimal. Oleh karena itu, kamu harus tentukan dahulu tugas mana yang ingin diselesaikan lebih awal. Dengan kata lain, kamu bisa membuat skala prioritas terhadap materi yang ingin dipelajari atau pekerjaan.
Misalnya, kamu ingin belajar tentang materi kosakata dalam Bahasa Inggris karena kesusahan dalam bidang tersebut. Nah, kamu bisa membuat jadwal belajar Bahasa Inggris sebagai prioritas utama yang kemudian dilanjutkan dengan materi lainnya.
2. Atur timerÂ
Poin penting dalam penerapan teknik ini adalah mengatur timer. Atur waktu selama 25 menit untuk fokus mengerjakan tugas atau belajar materi. Pastikan kamu fokus pada pekerjaan tersebut hingga timer berbunyi. Agar lebih efektif, kamu bisa menggunakan tools timer di smartphone atau gadget agar bisa berbunyi otomatis.
Waktu tersebut ini dirasa efektif karena kemampuan otak untuk berkonsentrasi penuh adalah setiap 25 menit pertama. Selain itu, jika kamu perhatikan juga, rata-rata waktu pengerjaan setiap subtes adalah 10 menit hingga 20 menit.
Jadi, secara tidak langsung, dengan menerapkan teknik pomodoro timer ini, kamu bisa lebih terbiasa ketika mengerjakan soal ujian. Selain itu, untuk mendukung proses belajar, kamu juga bisa asah dengan berlatih soal yang sudah disesuaikan dengan waktu ujian real.
Kamu bisa menggunakan aplikasi Skuling.id sebagai media belajar ujian. Aplikasi ini menyediakan ribuan soal yang bisa diakses dengan subtes sesuai UTBK SNBT. Selain itu, kamu juga bisa mengukur kemampuan belajarmu dengan mengikuti tryout UTBK secara online. Tunggu apa lagi?
3. Istirahat selama 5 Menit
Setelah 25 menit pertama sudah dilalui, istirahatlah selama 5 menit. Rilekskanlah tubuh kamu dengan merenggangkan tubuh, melihat ke luar ruangan, berjalan mengelilingi ruangan, atau menyiapkan teh atau kopi agar lebih semangat.
4. Ulangi langkah di atas selama 4 kaliÂ
Jika sudah 5 menit, ulangi kembali mengatur timer 25 menit selama 4 kali untuk pengerjaan tugas dan 5 menit untuk istirahat.
Apabila pekerjaan kamu belum selesai setelah mengulang 4 kali, kamu bisa beristirahat dahulu selama 15 – 30 menit. Setelah cukup beristirahat, barulah kamu ulangi kembali langkah tadi dari awal.Â
Demikianlah beberapa langkah melakukan teknik belajar Pomodoro yang bisa dilakukan. Rasakan manfaat dari penerapan teknik ini agar lebih efektif dan produktif dalam belajar. Selamat mencoba!

