Berbeda dengan perguruan tinggi pada umumnya, calon mahasiswa sekolah kedinasan tidak hanya diuji berdasarkan kemampuan akademiknya saja, tetapi juga kondisi fisiknya. Hal ini khususnya untuk sekolah kedinasan yang menawarkan ikatan dinas, seperti STAN atau IPDN dan sekolah kemiliteran, seperti AKMIL dan AKPOL.
Di beberapa PTN Kedinasan, tes fisik kedinasan disebut tes kesamaptaan. Tidak hanya sekali, beberapa sekolah kedinasan juga menyelenggarakan tes ini sebanyak 2 tahap dengan calon taruna yang tidak dinyatakan lolos pada tahap pertama, tidak akan bisa mengikuti tahap kedua.
Berikut ini jenis-jenis tes fisik masuk sekolah kedinasan untuk kamu, supaya kamu bisa mempersiapkan diri sejak dini:
Macam-macam Tes Fisik Masuk Sekolah Kedinasan
1. Tes lari
Terdapat tiga jenis tes lari yang akan diujikan saat seleksi masuk kedinasan, yaitu ada:
- Tes lari 12 menit. Dalam tes yang satu ini, kamu akan diuji seberapa jauh kamu berlari dan sebarapa kuat daya tahan dan stamina kamu saat lari. Semakin kamu bisa lari jauh, maka semakin baik pula nilai kamu;
- Lari 2.400 meter (2,4 km). Dalam tes ini, kamu akan diminta untuk lari sejauh 2,4 km dalam waktu kurang lebih 12 menit;
- Shuttle run. Dalam tes ini, kamu akan diminta untuk lari secara zigzag (menyilang) selama 10 menit. Tes ini bertujuan untuk mengukur kelincahan dan stamina kamu saat harus berlari pindah arah.Â
Setiap PTN Kedinasan memiliki rincian berbeda mengenai jenis tes lari mana saja yang akan digunakan. Jangan lupa untuk cek website kampus kedinasan tujuan kamu untuk mengetahui rincian-rinciannya.
2. Tes kekuatan tubuh
Jenis tes fisik masuk sekolah kedinasan lainnya adalah tes kekuatan tubuh, yang berupa push up, pull up, sit up dan chinning. Berikut ini rinciannya:
- Push up bertujuan untuk mengukur kekuatan otot lengan, dada dan bahu. Calon mahasiswa PTN Kedinasan akan diminta untuk melakukan olahraga ini sebanyak-banyaknya dalam waktu 1 menit;
- Pull up. Pull up bertujuan untuk mengukur kekuatan otot lengan, punggung dan bahu. Umumnya, uji pull up hanya untuk calon mahasiswa laki-laki di sekolah kedinasan militer. Calon taruna akan diminta untuk melakukan pull up sebanyak 5-10 kali.Â
-  Chinning up. Jika calon taruna diminta untuk pull up, maka calon taruni akan diminta untuk chinning up. Agak beda dengan pull up, chinning up dilakukan dengan cara menggenggam palang menggunakan telapak tangan yang menghadap ke bagian tubuh kamu untuk kemudian mengangkatnya ke atas. Calon taruna akan diminta untuk melakukan chinning up sebanyak 3-5 kali kali.Â
- Sit up. Diujikan untuk mengukur kekuatan otot perut, kamu wajib bisa sit up setidaknya 30-40 kali dalam satu menit untuk lolos sekolah kedinasan.
3. Tes renang
PTN Kedinasan militer juga memiliki tes renang untuk menyaring calon taruna dan taruni kualitas terbaik. Dalam tes renang PTN Kedinasan ini, kamu akan diminta untuk renang sejauh 50 meter dengan gaya apapun (bisa bebas, bisa dada). Semakin singkat waktu yang kamu tempuh, maka semakin bagus pula nilai kamu.
Menurut beberapa sumber, kamu akan diberi nilai yang cukup bagus jika bisa renang 50 meter dalam waktu kurang dari 40 detik, nilai biasa-biasa saja kalau kamu membutuhkan waktu kurang dari 1 menit dan nilai jelek kalau kamu perlu waktu 2 menit lebih untuk renang sejauh 50 meter.
4. Tes fisik lainnya
Selain uji fisik di atas, tes kesamaptaan di PTN kedinasan juga melibatkan tes fisik lainnya, seperti:
- Tes postur, Â yaitu tes yang menguji apakah postur kamu sudah tegap atau belum, atau apakah fisik kamu memiliki kelainan lainnya dan lain sebagainya;
- Tes ketangkasan. Beberapa jenis sekolah kedinasan juga memiliki tes ketangkasan, seperti lari halang rintang, membentuk segitiga, memanjat tembok menggunakan tali dan lain sebagainya.Â
5. Tes kesehatan
Tidak hanya kondisi fisik luar yang prima, calon mahasiswa PTN kedinasan juga akan diuji berdasarkan kondisi kesehatan dalamnya. Pertama, melalui medical check up, seperti cek gigi, kondisi penglihatan dan yang kedua melalui tes kesehatan psikologis. Namun umumnya, tahapan ini menjadi tahapan terpisah dan tidak termasuk ke dalam tes kesamaptaan.
Tips Lolos Tes Fisik untuk Masuk Sekolah Kedinasan
1. Ketahui jenis dan peraturan tes
Karena setiap PTN Kedinasan memiliki rincian tes yang berbeda, maka sebelum mengikuti tes kesamaptaan, kamu wajib tahu terlebih dahulu jenis-jenis tes yang akan diujikan. Misalnya, kalau kamu ingin masuk AKMIL, maka kamu wajib mempersiapkan tes renang dan uji ketangkasan juga selain push up, pull up dan sit up.
Informasi mengenai jenis tes ini bisa kamu cek di website masing-masing PTN Kedinasan. Mitos bahwasannya masuk kedinasan perlu uang milyaran itu sudah basi. Kini masing-masing sekolah kedinasan sudah mencoba transparan terhadap proses seleksi dan aspek penilaiannya di website masing-masing kampus.
2. Latihan sejak dini
Tes fisik masuk sekolah kedinasan tidak bisa dipersiapkan secara mendadak. Kalau ingin hasil yang bagus, setidaknya kamu harus fokus mempersiapkan ujian masuk PTN ini sejak 6 bulan sebelum tes.
Caranya, buat jadwal latihan rutin sesuai kemampuan. Misalnya, di bulan pertama cukup 2-3 kali 1 jam dalam seminggu untuk latihan, sementara di bulan kedua dan selanjutnya bisa 4-5 kali satu jam atau bahkan setiap hari untuk latihan.
Hal ini bertujuan supaya tubuh kamu tidak kaget dengan perubahan gaya hidup kamu. Selain itu, membangun kebiasaan baru secara bertahap juga bisa membuat kebiasaan tersebut lebih awet dipertahankan di masa depan.
3. Bangun pola hidup sehat
Karena tes jasmani PTN Kedinasan tidak hanya mencakup kondisi fisik luar, tetapi juga kondisi fisik dalam, maka kamu juga harus bisa membangun gaya hidup sehat. Caranya adalah dengan makan makanan bergizi, memiliki jam tidur yang cukup dan mengelola stres dengan baik.
4. Jangan lupa gym dan les renang
Kalau target kamu adalah AKPOL, AKMIL, AAU, atau AAL, maka kamu wajib daftar gym dan (usahakan) ikut les renang. Pasalnya, tes fisik di sekolah kedinasan militer seperti ini cukup intensif, sehingga perlu alat dan pengawasan khusus. Hal ini khususnya jika kamu sebelumnya nggak bisa renang. Tentu les renang yang komprehensif dengan ahli sangat dibutuhkan.
Yuk, Belajar Bareng Skuling!
Kamu nggak akan bisa masuk tes fisik sekolah kedinasan kalau nggak lolos tes SKD. Pasalnya, tes fisik ini umumnya terletak setelah dinyatakan lolos SKD dan sebelum Pantukhir. Jadi, pastikan kamu lolos SKD dulu.
Caranya adalah dengan belajar SKD Kedinasan bersama Skuling sejak dini, lalu tunggu dan kerjakan tryout gratis kedinasannya. Skuling dilengkapi dengan pembahasan dan materi SKD singkat, jadi sangat cocok buat kamu yang ingin masuk kedinasan tapi nggak punya waktu yang cukup untuk belajar teori. Unduh Skuling sekarang dan dapatkan manfaatnya di masa depan!

