Salah satu faktor yang membedakan seleksi mahasiswa baru PTN Kedinasan dengan perguruan tinggi lainnya adalah adanya seleksi lanjutan atau yang acap kali disebut dengan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Berbeda dengan tes CPNS, SKB sekolah kedinasan seringkali tidak hanya berupa computer based test, tetapi juga tes fisik. Hal ini khususnya untuk sekolah kedinasan berbasis militer seperti Akmil maupun Akpol.
Ketahui lebih lanjut informasi mengenai tahapan tes kedinasan yang satu ini dengan membaca artikel berikut:
Apa Itu Tes SKB Sekolah Kedinasan?
Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sekolah kedinasan adalah tes yang bertujuan untuk menyeleksi kecocokan calon mahasiswa dengan kemampuan akademik dan non-akademik yang dibutuhkan oleh PTN Kedinasan terkait. Tahapan tes sekdin ini umumnya jatuh setelah calon mahasiswa dinyatakan lolos seleksi SKD.
Berbeda dengan tes SKD yang dilaksanakan secara serentak oleh Badan kepegawaian negara (BKN), sistem dan mekanisme pelaksanaan tes SKB kedinasan sepenuhnya berada di tangan instansi pendidikan terkait. Jadi, jadwal dan skema pelaksanaan tes SKB antara satu kampus dengan kampus lain bisa berbeda.
Materi yang Diujikan di Tes SKB Sekolah Kedinasan
Berikut ini rincian materi yang diujikan dalam tahap tes SKB di masing-masing PTN kedinasan tahun 2026:
1. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
STIN akan menyelenggarakan tes SKB secara terpusat di Jakarta pada Bulan Oktober 2026. Tes SKB di kampus STIN ini terdiri dari:
Tes Psikologi: Tes Psikologi ini terbagi menjadi tiga jenis yaitu tes secara digital, tes wawancara dan tes tertulis. Peserta dengan nilai di bawah 54/100 akan dinyatakan gugur.
Tes Kesehatan: Calon taruna dan taruni STIN akan menjalankan tes kesehatan secara komprehensif, mulai dari cek darah, fungsi ginjal, tes HIV/AIDS, tes kehamilan (untuk perempuan) sampai tes narkoba dan tes kesehatan jiwa yang akan dilaksanakan secara tertulis maupun wawancara. Peserta dengan nilai di bawah 54/100 akan dinyatakan gugur.
Tes Kesegaran Jasmani: Tes ini termasuk lari 12 menit, shuttle run, sit up, push up dan pull up. Peserta dengan nilai di bawah 40/100 akan dinyatakan gugur.
Tes Pendalaman Mental dan Ideologi: Tahapan tes ini terdiri dari tes wawancara dan tertulis. Materinya seperti materi pelajaran PPKN, yaitu pemahaman Pancasila dan UUD 1945, nilai-nilai moralitas, toleransi, SARA dan lain sebagainya.
Tes Minat dan Bakat.
2. STMKG
Sama seperti STIN, STMKG juga akan melaksanakan tes SKB pada akhir Bulan Oktober nanti. Tes SKB di kampus ini terdiri dari 2 komponen yaitu:
Tes Akademik: Tes Akademik di STMKG terdiri dari 3 mata pelajaran yaitu Fisika (32 soal), Matematika (28 soal) dan Bahasa Inggris (20 soal) dengan skema penilaian benar nilai 5, salah nilai 0. Peserta kemudian akan dirangking berdasarkan nilai dan kuota masing-masing formasi. Peserta dengan nilai tertinggi-lah yang akan masuk ke tahap tes kebugaran.
Tes Kebugaran, Kesehatan, dan Wawancara:
Tes Kebugaran : Jalan cepat sejauh 2,4 kilometer.
Tes Kesehatan : Tes ini akan dilaksanakan di fasilitas kesehatan atau rumah sakit yang telah ditunjuk oleh BMKG.
Tes Wawancara: Tes ini akan dilaksanakan di UPT BMKG terdekat.
Selain harus membayar biaya tes akademik sebesar Rp100.000, peserta yang lolos ke tahap tes kesehatan juga harus membayar sendiri biaya tes kesehatan tersebut.
3. Politeknik Statistika STIS
Politeknik Statistika atau yang biasa kita kenal dengan sebutan STIS juga menyelenggarakan tes SKB tiga tahap, antara lain sebagai berikut:
Tes Akademik: Mata pelajaran yang diujikan adalah Matematika dengan jumlah soal 40 butir dan sistem penilaian benar skor 5, salah -1, tidak menjawab 0. Passing grade tes ini adalah nilai 65 untuk jalur reguler dan 55 untuk jalur afirmasi. Tidak hanya passing grade, calon mahasiswa juga akan dinyatakan lulus apabila masuk ke dalam pemeringkatan nasional berdasarkan formasi dan jurusan.
Tes Psikotes dan Wawancara Online. Peserta yang nilai tes nya sama akan diperingkatkan berdasarkan nilai SKD, Tes Matematika dan Tes Psikotes dan Wawancara.
Tes Kesehatan dan Kebugaran Jasmani. Materi tes ini termasuk lari mengelilingi lintasan dan shuttle run serta tes kesehatan di laboratorium rumah sakit.
Adapun biaya mengikuti tahapan tes SKB STIS adalah sebesar Rp300.000.
4. Politeknik Pengayoman Indonesia (POLTEKPIN)
Untuk kamu yang ingin kuliah di POLTEKPIN, kamu harus mempersiapkan 4 tahapan tes SKB yang terdiri dari:
Tes Kesehatan: Tes ini meliputi tes tinggi dan berat badan serta berbagai tes kesehatan di laboratorium rumah sakit. Tes ini bersifat menggugurkan. Calon mahasiswa yang dinyatakan lulus dalam tahap tes ini akan masuk ke tahapan tes selanjutnya. Bobot nilai tes kesehatan adalah 25% dari total seluruh tes SKB.
Tes Psikologi (Psikotes): Calon mahasiswa dengan nilai psikotes di bawah 60 dari 100 poin akan dinyatakan gugur. Bobot penilaian tes ini adalah 30% dari total seluruh tes SKB.
Tes Kesamaptaan : Materi tes kesamaptaan di POLTEKPIN terdiri dari shuttle run 6x10 meter, lari lintasan selama 12 menit, serta pull up, push up dan sit up masing-masing selama 1 menit. Bobot penilaian tes ini adalah 15% dari total seluruh tes SKB.
Tes Manajerial, Sosial, Kultural (Mansoskul) dan Keterampilan. Tes ini dilakukan dengan metode wawancara bersama pejabat pimpinan tinggi dan asesor di 5 lingkungan Kementerian Hukum. Materinya termasuk kemampuan akademik dan non-akademik. Bobot tes ini adalah 30% dari total seluruh tes SKB.
Biaya pelaksanaan tes SKB kedinasan di POLTEKPIN adalah sebesar Rp100.000.
5. PKN STAN
Kamu ingin kuliah di STAN? Maka, selain menguasai materi SKD kedinasan dan lolos tes tersebut, kamu juga harus lolos tes SKB atau seleksi lanjutan yang terdiri dari:
Tes Potensi Akademik (TPA): Sama seperti materi latihan soal UTBK, komponen tes ini terdiri dari tes verbal, figural dan numerik. Bobotnya adalah 42% dari keseluruhan nilai seleksi lanjutan.
Tes Bahasa Inggris: Skill yang diujikan adalah reading, writing dan listening. Bobot tes ini adalah 28% dari total keseluruhan nilai seleksi lanjutan.
Tes Psikologi: Tes ini menguji kemampuanmu untuk:
Resiliency and perseverance (tahan banting);
Mengatur emosi (emotion regulation);
Consciousness and academic self-efficacy (kemampuan untuk belajar dari pengalaman);
Motivasi kamu dalam belajar dan bekerja.
Tes Kesehatan: Materi tes kesehatan STAN sangat komprehensif, mulai dari pemeriksaan tinggi dan berat badan, tekanan darah, gigi dan mulut, hingga sikap kamu selama proses pemeriksaan. Bobot nilai tes ini adalah 15% dari total nilai seleksi lanjutan.
Tes Kesamaptaan yang terdiri dari lari mengelilingi lintasan selama 12 menit dan shuttle run.
Termasuk tes SKD, total keseluruhan biaya tes di STAN adalah sebesar Rp400.000. Adapun keseluruhan seleksi lanjutan ini akan dilaksanakan pada tanggal 20-25 Oktober 2026.
Yuk, Belajar Bareng Skuling!
Mumpung masih ada waktu, yuk siapkan tes SKD dan SKB Kedinasan sejak dini!
Salah satu caranya adalah dengan mengerjakan soal tryout gratis kedinasan di aplikasi Skuling! Setidaknya, dengan belajar di aplikasi ini, kamu sudah mempersiapkan diri untuk seleksi lanjutan jenis tes akademik dan psikologi atau psikotes. Setelah itu, baru siapkan tes kesehatan, kesamaptaan dan wawancara.
Unduh dan buat akun Skuling kamu sekarang juga!
